Pola Hidup Sehat
8 Bahaya Polusi Udara bagi Kesehatan, Penting Dipahami!

Table of Contents
Polusi udara adalah terkontaminasinya udara oleh zat yang berbahaya, dan dapat menyebabkan masalah kesehatan baik bagi manusia maupun makhluk hidup lainnya. Bahaya polusi udara di antaranya dapat menyebabkan kerusakan pada paru-paru, jantung, bahkan meningkatkan risiko gangguan kehamilan pada ibu hamil.
Adapun penyebab polusi udara adalah menumpuknya partikel debu atau asap dari kendaraan bermotor, senyawa sulfur dioksida (hasil pembakaran bahan bakar), hingga partikel ozon yang berlebihan di permukaan bumi. Mari pahami lebih lanjut tentang bahaya polusi udara bagi kesehatan tubuh di bawah ini.
Bahaya Polusi Udara bagi Kesehatan Tubuh
Dampak dari polusi udara terhadap kesehatan manusia dapat menyebabkan penyakit atau gangguan pada sistem pernapasan, seperti paru-paru. Namun tak hanya itu, bahaya polusi udara juga bisa berdampak pada organ tubuh lain, berikut masing-masing penjelasannya.
1. Gangguan Mata
Efek polusi udara bagi kesehatan salah satunya berpengaruh pada mata. Pasalnya, polusi udara dapat menyebabkan masalah pada mata orang yang terpapar, seperti konjungtivitis, sindrom mata kering, bahkan glaukoma.
Untuk mencegah hal ini, gunakan kacamata atau pelindung mata ketika menjalani aktivitas di luar, terutama di lingkungan dengan kualitas udara yang buruk. Jika memiliki mata yang sensitif, usahakan untuk selalu menyediakan obat tetes mata dan hindari menyentuh mata terlalu sering.
2. Batuk
Bahaya polusi udara berikutnya adalah dapat menyebabkan gangguan pernapasan, sehingga memicu beberapa masalah kesehatan seperti mengi, pilek, sesak napas, batuk-batuk, dan napas pendek. Batuk terjadi karena adanya polutan yang masuk ke dalam sistem pernapasan bagian atas, sehingga memicu respon tubuh untuk mengeluarkan partikel tersebut.
3. Penyakit Asma
Asma adalah peradangan paru kronis yang dapat mengakibatkan saluran napas menyempit sehingga menimbulkan rasa sesak pada dada, mengi, dan batuk-batuk.
Kualitas udara yang buruk dapat menyebabkan serangan asma lebih sering terjadi. Kondisi ini terbilang cukup serius, karena jika tidak segera diatasi dapat berakibat fatal bahkan menyebabkan kematian.
4. Kanker Paru-Paru
Meski sering dikaitkan dengan kebiasaan merokok, kanker paru-paru juga menjadi salah satu dampak polusi udara yang perlu diwaspadai. Hal ini bisa terjadi akibat paparan debu dan partikel ozon yang terkandung dalam polusi udara yang terjadi secara terus-menerus dalam jangka waktu yang lama.
5. PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronik)
PPOK (penyakit paru obstruktif kronik) adalah jenis penyakit paru kronis yang disebabkan oleh penyempitan saluran napas dalam jangka panjang. PPOK bisa terjadi akibat tubuh sering menghirup polutan serta asap rokok secara terus-menerus.
Meskipun memiliki gejala yang mirip, PPOK dan asma adalah dua kondisi yang berbeda. Asma adalah obstruksi saluran pernapasan yang bersifat reversibel, menyebabkan mengi, dan sensasi terikat di dada. Sedangkan PPOK bersifat progresif dan irreversibel, gejala bersifat konstan berupa sesak napas, dan batuk yang disertai dahak.
6. Penyakit Kardiovaskular
Selain menyebabkan masalah pada paru-paru, meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular juga menjadi salah satu bahaya polusi udara yang jarang disadari. Hal ini terjadi karena polutan yang dihirup oleh tubuh bisa masuk ke aliran darah melalui jantung dan paru-paru, kemudian merusak pembuluh darah sehingga membuatnya menjadi lebih keras dan sempit. Akibatnya, risiko penyakit jantung dan pembuluh darah pun akan meningkat.
7. Kelahiran Prematur
Kualitas udara yang buruk juga perlu diwaspadai oleh ibu hamil. Pasalnya, paparan polusi udara dapat mengakibatkan berbagai masalah kehamilan mulai dari lahirnya bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR), kelahiran prematur, terhambatnya perkembangan paru-paru janin, hingga kematian.
Hal ini bisa terjadi karena partikel udara yang buruk dapat mengendap di plasenta janin. Karena itu, ibu hamil sebaiknya menggunakan masker saat melakukan aktivitas di luar rumah untuk mencegah menghirup polutan.
8. Kanker Kulit
Bahaya polusi udara berikutnya adalah meningkatnya risiko kanker kulit. Pasalnya, senyawa berbahaya yang terkandung dalam polusi udara dapat terserap oleh kulit. Apabila hal ini berlangsung dalam waktu yang lama, risiko terjadinya kanker kulit bisa semakin besar. Kondisi ini dapat diperparah dengan adanya paparan sinar UV setiap hari saat berada di luar ruangan.
Tips Mengatasi Gangguan Pernapasan akibat Polusi Udara
Gangguan pernapasan ringan akibat polusi udara dapat diatasi dengan beberapa langkah, berikut masing-masing penjelasannya.
1. Menggunakan Nasal Spray
Nasal spray adalah cairan pembersih hidung yang dapat membantu melegakan pernapasan yang terganggu akibat polusi udara. Cara menggunakannya pun cukup mudah, yaitu dengan menyemprotkan nasal spray ke lubang hidung sebanyak 2–3 kali sehari. Cairan ini dapat digunakan oleh orang dewasa dan anak-anak di atas usia 6 tahun.
2. Memperbanyak Asupan Cairan
Memperbanyak asupan cairan, terutama air hangat juga dapat menjadi salah satu langkah yang tepat untuk membuat pernapasan menjadi lebih lancar. Pasalnya, air dapat membantu mengencerkan lapisan lendir di tenggorokan. Selain itu, jika seseorang dalam kondisi dehidrasi, lendir pun dapat semakin menebal dan lengket sehingga menghambat pernapasan.
3. Menggunakan Masker
Saat sedang mengalami gangguan pernapasan, partikel-partikel di udara seperti debu dan kotoran dapat membuat kondisi tersebut semakin parah. Oleh karena itu, usahakan untuk memakai masker saat ke luar rumah untuk menghindari menghirup polusi udara.
4. Berkonsultasi dengan Dokter
Apabila gejala gangguan pernapasan yang terjadi akibat polusi udara tidak kunjung membaik sampai berhari-hari, sebaiknya segera konsultasikan kondisi tersebut dengan dokter agar bisa mendapatkan perawatan yang paling tepat.
Dalam hal ini, Anda dapat membuat janji temu dengan dokter Siloam Hospitals terdekat melalui fitur Cari Dokter atau aplikasi MySiloam. Anda pun dapat melakukan konsultasi secara virtual melalui fitur Telekonsultasi yang tersedia di aplikasi MySiloam. Mari unduh aplikasinya sekarang dan jaga kesehatan Anda #BersamaSiloam!
Artikel Terkait
Dokter Kami
MRCCC Siloam Hospitals Semanggi
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Denpasar
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals TB Simatupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
TERPOPULER
Skrining Kesehatan Paru
Penawaran Spesial
4 Service/Item
Rp650.000
TERPOPULER
Paket Siloam Ruby
Skrining Umum
21 Service/Item
Rp1.000.000
TERPOPULER
Paket Siloam Silver
Skrining Umum
22 Service/Item
Rp1.900.000
TERPOPULER
Rontgen Dada
Rontgen / X-Ray
Rp191.000
TERPOPULER
Rontgen Dada/Thorax PA + Lateral
Rontgen / X-Ray
Rp382.000







