Fraktur Radius Ulna - Penyebab, Gejala, & Pengobatannya
Kesehatan Tubuh

Fraktur Radius Ulna - Penyebab, Gejala, & Pengobatannya

24 April 2025 4 menit waktu baca
fraktur radius ulna

Fraktur radius ulna (forearm fracture) adalah istilah medis untuk patah tulang di lengan bawah. Kondisi ini dapat disebabkan oleh benturan langsung atau cedera tidak langsung, misalnya ketika jatuh dengan posisi lengan yang terulur. Lantas, bagaimana penanganan yang tepat untuk fraktur radius ulna? Simak penjelasan selengkapnya mengenai forearm fracture dalam ulasan di bawah ini.

Apa itu Fraktur Radius Ulna?

Fraktur radius ulna atau forearm fracture adalah suatu kondisi ketika tulang lengan bawah retak atau patah. Sebagai informasi, lengan bawah terdiri dari dua tulang, yaitu radius dan ulna. Tulang ulna terletak di sisi kelingking, sedangkan tulang radius di sisi ibu jari. Fraktur radius ulna bisa terjadi di beberapa area, seperti di dekat pergelangan tangan di ujung terjauh (distal), di tengah lengan bawah, atau di dekat siku di ujung atas (proksimal).

 

Fraktur lengan bawah ini juga bisa terjadi dalam beberapa tingkatan, mulai dari retak, patah menjadi beberapa bagian, atau tulang patah sedemikian rupa sehingga fragmen tulang menonjol keluar melalui kulit (fraktur terbuka). Fraktur terbuka membutuhkan penanganan medis secepat mungkin karena berisiko menimbulkan infeksi.

 

Patah tulang lengan bawah juga dapat terjadi sebagai patah tulang tunggal (radius atau ulna saja) atau patah tulang gabungan (kedua tulang). Ketika kedua tulang mengalami patah tulang pada tingkat yang berbeda dan terdapat cedera sendi pada pergelangan tangan atau siku, maka hal ini disebut sebagai fraktur Galeazzi atau Monteggia:

 

  • Fraktur Galeazzi: Fraktur pada sepertiga tengah distal radius yang disertai dengan dislokasi sendi radioulnar (sendi yang menghubungkan tulang radius dan ulna) bagian distal.

  • Fraktur Monteggia: Fraktur tulang ulna proksimal yang disertai dislokasi pada bagian caput (kepala) tulang radius. 

Penyebab Fraktur Radius Ulna

Penyebab paling umum dari fraktur tulang radius ulna adalah sebagai berikut:

 

  • Jatuh dengan tangan terulur, sering kali saat berolahraga atau dari ketinggian.

  • Pukulan langsung.

  • Kecelakaan mobil atau sepeda motor.

Gejala Fraktur Radius Ulna

Fraktur radius ulna umumnya menyebabkan nyeri yang langsung terasa. Selain itu, akibat adanya dua tulang yang terlibat, kondisi ini sering kali mengakibatkan deformitas atau kelainan bentuk yang bisa dilihat dengan jelas (lengan bawah mungkin tampak bengkok dan lebih pendek daripada lengan lain). Adapun beberapa gejala tambahannya adalah:

 

  • Pembengkakan.

  • Memar.

  • Tidak bisa menggerakkan lengan dengan bebas atau penurunan rentang gerak lengan.

  • Mati rasa atau kelemahan pada jari atau pergelangan tangan.

Diagnosis Fraktur Radius Ulna

Dalam proses diagnosis, penting bagi dokter untuk melakukan anamnesis (wawancara medis) guna mengetahui keadaan cedera, misalnya menanyakan seberapa jauh pasien terjatuh. Dokter juga akan menanyakan tentang riwayat kesehatan pasien, seperti obat-obatan yang dikonsumsi serta riwayat penyakit.

 

Kemudian, dilanjutkan dengan pemeriksaan fisik. Pada pemeriksaan ini, dokter akan memeriksa kulit untuk melihat ada atau tidaknya luka, meraba sekeliling lengan, memeriksa rentang gerak jari-jari dan pergelangan tangan, serta memeriksa denyut nadi di pergelangan tangan. Guna mengonfirmasi diagnosis fraktur, dokter akan meminta pasien menjalani tes pencitraan, seperti rontgen.

Komplikasi Fraktur Radius Ulna

Ujung tulang yang patah sering kali tajam sehingga berpotensi memotong atau merobek pembuluh darah dan saraf di sekitarnya. Robekan pembuluh darah ini dapat menyebabkan sindrom kompartemen (suatu kondisi ketika terjadi peningkatan tekanan berlebihan pada kompartemen otot karena adanya pembengkakan atau perdarahan).

 

Komplikasi ini bisa terjadi dalam waktu 24–48 jam setelah cedera ditandai dengan rasa nyeri yang hebat saat menggerakkan jari,mati rasa, dan hilangnya fungsi lengan bawah. Selain itu, patah tulang terbuka dapat menyebabkan tulang menembus kulit dan terekspos ke lingkungan luar dan berisiko menyebabkan infeksi tulang (osteomielitis).

Pengobatan Fraktur Radius Ulna

Prinsip dasar pengobatan patah tulang adalah mengembalikan bagian yang patah ke posisi normal dan mencegahnya agar tidak bergeser sampai sembuh. Mengingat bahwa tulang radius dan ulna saling bergantung satu sama lain, maka penting untuk menstabilkan keduanya dengan benar.

 

Jika tulang tidak sejajar secara akurat selama penyembuhan, hal tersebut dapat menyebabkan masalah pada gerakan pergelangan tangan dan siku di masa depan. Adapun metode pengobatan untuk fraktur radius ulna meliputi pengobatan nonbedah dan bedah.

 

Pada patah tulang yang stabil biasanya dapat diobati dengan gips yang dipasang selama 4–6 minggu. Kemudian, dokter akan memantau perkembangan tulang dengan pemeriksaan rontgen berkala untuk memastikan bahwa tulang tidak bergeser dan pemulihannya sudah akurat. Selama masa ini, pasien tidak diperbolehkan mengangkat beban.

 

Setelah gips dilepas, pasien akan memulai terapi fisik dengan latihan khusus untuk mendapatkan kembali rentang gerak siku dan pergelangan tangan serta rotasi lengan bawah. Seiring waktu, dokter akan mengizinkan pasien untuk mengangkat beban sesuai dengan tingkat kesembuhannya.

 

Namun, jika kondisi patah tulang cukup kompleks, dokter biasanya dapat merekomendasikan pembedahan atau operasi. Tindakan pembedahan yang biasa dilakukan adalah open reduction and internal fixation (ORIF). Pada prosedur ini, tulang yang patah akan distabilkan menggunakan pelat bedah, sekrup, dan kawat. 

 

Perlu dipahami bahwa penjelasan mengenai tanda, gejala, hingga pengobatan fraktur radius ulna di atas tidak bisa dijadikan acuan utama maupun pengganti diagnosis dari tenaga medis profesional. Untuk itu, bila mengalami sejumlah gejala yang mengarah pada kondisi ini, segera konsultasikan dengan Dokter Spesialis Ortopedi terpercaya di Siloam Hospitals terdekat.

 

Penting pula untuk dicatat bahwa proses pemeriksaan dan pengobatan di setiap rumah sakit bisa berbeda-beda, tergantung dari fasilitas kesehatan yang disediakan. Namun, tenaga medis tentu akan memastikan bahwa tahapan pemeriksaan dan pengobatan sesuai dengan kondisi masing-masing pasien.

 

Manfaatkan aplikasi MySiloam untuk mengakses berbagai fitur kesehatan yang memudahkan Anda, mulai dari melihat jadwal dokter, membuat janji temu dengan dokter terkait, hingga memantau hasil pemeriksaan. Mari unduh aplikasi MySiloam sekarang untuk menikmati berbagai fitur yang memudahkan perjalanan kesehatan Anda.

Sumber

Johns Hopkins Medicine. Ulna and Radius Fractures (Forearm Fractures). Diakses pada 2024 | OrthoInfo. Adult Forearm Fractures. Diakses pada 2024 | StatPearls Publishing. Forearm Fractures. Diakses pada 2024 |

Dokter Kami
dr-made-o-mahendra-spot-mbiomed

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Made Oka Mahendra, SpOT, M.Biomed

Ortopedi (Tulang)

Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi


Siloam Hospitals Kupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-su-djie-to-rante-m-biomed-spot

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Su Djie To Rante, M. Biomed., SpOT, Subsp. P.L(K)

Ortopedi (Tulang)

Subspesialis Panggul dan Lutut


Siloam Hospitals Kupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-henry-tanzil-spotk

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Henry Tanzil, M. Kes, SpOT (K), FICS

Ortopedi (Tulang)

Subspesialis Panggul dan Lutut


Siloam Hospitals Makassar

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail