Kesehatan Tubuh
Gejala Awal Penyakit Jantung yang Jarang Disadari, Waspada!

Table of Contents
- Apa Saja Gejala Penyakit Jantung?
- 1. Sesak Napas dan Nyeri Dada
- 2. Kelelahan yang Ekstrem
- 3. Pembengkakan pada Kaki
- 4. Jantung Berdebar-debar (Palpitasi)
- 5. Pusing dan Berkeringat
- 6. Nyeri Perut, Mual, dan Heartburn
- 7. Perubahan Warna Kulit
- 8. Nyeri pada Lengan, Rahang, atau Punggung
- 9. Perubahan pada Bentuk Kuku
- 10. Gejala yang Menyerupai Serangan Panik
Penyakit jantung terkadang tidak disadari atau disalahartikan sebagai keluhan yang ringan. Padahal, kondisi ini memerlukan penanganan sejak dini karena berisiko menimbulkan komplikasi yang berbahaya. Karenanya, penting untuk mengenali gejala awal penyakit jantung agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat. Simak informasi selengkapnya melalui artikel di bawah ini.
Apa Saja Gejala Penyakit Jantung?
Ciri-ciri penyakit jantung pada setiap orang bisa berbeda-beda, tergantung dari jenis penyakit jantung yang dialami. Namun, secara umum, beberapa kondisi yang dapat mengindikasikan gejala awal penyakit jantung adalah sebagai berikut:
1. Sesak Napas dan Nyeri Dada
Pada dasarnya, sesak napas bukanlah gejala spesifik yang hanya terjadi akibat penyakit jantung. Namun, sesak napas dapat mengindikasikan adanya masalah pada katup jantung atau penurunan kemampuan jantung untuk memompa darah ke seluruh tubuh, terutama jika muncul saat aktivitas ringan atau saat berbaring. Pada kondisi gagal jantung, penumpukan cairan di paru-paru dapat menyebabkan penderitanya merasa sulit bernapas.
Selain itu, gejala awal penyakit jantung juga bisa ditandai dengan keluhan nyeri dada. Terutama jika nyeri dada terasa berat, sesak, atau terasa tertekan di dada. Jika nyeri dada tidak membaik, kondisi ini memerlukan evaluasi medis segera.
2. Kelelahan yang Ekstrem
Merasa sangat lelah tanpa penyebab yang jelas sepanjang waktu bisa menjadi salah satu ciri-ciri penyakit jantung. Berbeda dengan kelelahan akibat kurang istirahat, kelelahan terkait gangguan jantung umumnya tetap terasa meski sudah cukup tidur atau tidak melakukan aktivitas berat. Jika rasa lelah yang ekstrem muncul secara terus-menerus tanpa pemicu yang jelas, sebaiknya dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
3. Pembengkakan pada Kaki
Ciri-ciri penyakit jantung lainnya adalah pembengkakan pada kaki. Kaki bengkak karena penyakit jantung terjadi ketika jantung tidak bisa memompa darah secara efisien. Namun, selain diakibatkan oleh penyakit jantung, pembengkakan pada kaki juga bisa disebabkan oleh faktor lain, seperti kehamilan, varises, kurang aktif bergerak, infeksi, penyakit ginjal, dan lain-lain. Segera periksakan diri ke dokter untuk mengetahui penyebab pasti dari pembengkakan pada kaki.
4. Jantung Berdebar-debar (Palpitasi)
Palpitasi atau jantung berdebar-debar sebenarnya tidak selalu menandakan serangan jantung. Kondisi ini mungkin disebabkan oleh faktor lain, seperti stres, konsumsi kafein, atau perubahan hormon. Namun, jika jantung berdetak dengan sangat cepat dan melompat-lompat tidak menentu, segera periksakan diri ke dokter. Palpitasi bisa menjadi tanda aritmia (gangguan irama jantung), seperti fibrilasi atrium. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko terjadinya stroke.
5. Pusing dan Berkeringat
Pusing juga bisa dikaitkan dengan gangguan irama jantung (aritmia), yaitu kondisi ketika detak jantung tidak teratur yang disebabkan oleh gangguan kelistrikan dalam jantung, jika pusing disertai dengan jantung berdebar dan sesak napas. Selain pusing, berkeringat berlebihan yang terjadi secara bersamaan dengan nyeri dada juga dapat menjadi tanda serangan jantung dan memerlukan penanganan segera.
6. Nyeri Perut, Mual, dan Heartburn
Perlu diketahui bahwa nyeri perut, mual, dan heartburn juga bisa menjadi gejala awal penyakit jantung. Pada beberapa kondisi, terutama pada wanita, serangan jantung dapat menimbulkan gejala yang tidak khas, seperti nyeri perut, mual, atau sensasi seperti heartburn (rasa terbakar di dada). Namun, keluhan ini perlu diwaspadai jika:
-
Muncul tiba-tiba.
-
Tidak membaik dengan obat lambung.
-
Disertai gejala lain seperti nyeri dada, sesak napas, atau keringat dingin.
Dalam kondisi tersebut, pemeriksaan medis sebaiknya tidak ditunda.
7. Perubahan Warna Kulit
Pada kondisi tertentu, penyakit jantung dapat menyebabkan perubahan warna kulit menjadi kebiruan (sianosis), terutama pada bibir, ujung jari tangan, atau kaki. Hal ini terjadi karena kadar oksigen dalam darah menurun. Jika perubahan warna ini disertai dengan sesak napas atau kelelahan berat, kondisi tersebut perlu segera dievaluasi oleh tenaga medis.
8. Nyeri pada Lengan, Rahang, atau Punggung
Serangan jantung dapat menyebabkan rasa sakit dari area jantung menyebar ke bagian lain dari tubuh, seperti lengan, rahang, leher, dan punggung. Rasa nyeri di dada yang menjalar ke lengan, terutama lengan kiri dan leher dapat mengindikasikan gejala serangan jantung. Apabila keluhan ini tak kunjung sembuh, segeralah berkonsultasi dengan dokter.
9. Perubahan pada Bentuk Kuku
Perubahan bentuk jari dan kuku, seperti jari tampak membesar dan kuku melengkung (clubbing finger), dapat terjadi pada kondisi tertentu yang berkaitan dengan gangguan jantung atau paru-paru, terutama yang bersifat kronis. Namun, kondisi ini bukan merupakan gejala umum pada sebagian besar penyakit jantung, sehingga tetap diperlukan pemeriksaan medis untuk memastikan penyebabnya.
10. Gejala yang Menyerupai Serangan Panik
Kecemasan, berkeringat, dan mual adalah gejala khas panic attack yang juga bisa menyerupai tanda jantung bermasalah. Perbedaannya, pada serangan jantung, gejala tersebut biasanya disertai dengan sesak napas, rasa berat seperti ditekan, atau nyeri di dada. Segeralah mencari pertolongan medis apabila merasakan gejala-gejala tersebut.
Penting diingat bahwa tanda dan gejala yang disebutkan di atas tidak semerta-merta mewakili gejala awal penyakit jantung. Dengan kata lain, gejala tersebut mungkin saja mengarah pada kondisi medis lain. Jadi, untuk mendapatkan penanganan yang tepat, penting untuk mendapatkan diagnosis dari Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah di Siloam Hospitals terdekat apabila Anda mengalami sesak napas disertai nyeri dada, rasa lelah berlebihan, hingga pembengkakan pada kaki.
Setiap detik sangatlah berarti. Manfaatkan layanan Chest Pain Ready Hospital untuk penanganan gawat darurat jantung yang cepat dan tepat. Dengan layanan ini, pasien akan langsung menjalani pemeriksaan elektrokardiografi (EKG) dalam waktu kurang dari 10 menit sejak tiba, ditangani oleh tim jantung multidisiplin yang siaga 24/7, serta didukung fasilitas cath lab dan perawat bersertifikasi. Hubungi emergensi 1-500-911 untuk selamatkan lebih banyak jantung.
Artikel Terkait
Dokter Kami
Online & Kunjungi Rumah Sakit
dr. Kadek Satrya Kurnia Suratna, SpJP
Kardiologi (Jantung)
Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah
Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya
Tersedia :
Tersedia hari ini
Online & Kunjungi Rumah Sakit
dr. Rinaldi Agustinus Ulaan, SpJP
Kardiologi (Jantung)
Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah
Rumah Sakit Umum Siloam Lippo Village
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Magma Purnawan Putra, SpJP (K), FIHA, FESC
Kardiologi (Jantung)
Subspesialis Kardiologi Intervensi
Siloam Hospitals Kupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
TERPOPULER
Paket Skrining Jantung Dewasa Muda (20-40 Tahun)
Skrining Jantung
10 Service/Item
Rp1.600.000
TERPOPULER
Paket Skrining Jantung Lansia (Di Atas 65 Tahun)
Skrining Jantung
16 Service/Item
Rp1.900.000
TERPOPULER
Paket Skrining Jantung Resiko Metabolik
Skrining Jantung
19 Service/Item
Rp2.200.000
TERPOPULER
Paket Skrining Jantung Aritmia
Skrining Jantung
13 Service/Item
Rp6.600.000
TERPOPULER
Paket Skrining Jantung Dewasa (41-64 Tahun)
Skrining Jantung
15 Service/Item
Rp1.700.000
TERPOPULER
Paket Skrining Jantung Olahraga
Skrining Jantung, Skrining Pelari
13 Service/Item
Rp2.000.000







