Apakah Bisa Kaki Bengkak karena Penyakit Jantung? Pahami Penyebabnya!
Kesehatan Tubuh

Apakah Bisa Kaki Bengkak karena Penyakit Jantung? Pahami Penyebabnya!

03 Juni 2025 3 menit waktu baca
kaki bengkak karena penyakit jantung

 

Salah satu gejala penyakit jantung yang dapat dialami penderitanya adalah pembengkakan pada kaki. Kaki bengkak karena penyakit jantung terjadi karena darah tidak dapat mengalir ke jantung dengan optimal sehingga terjadi penumpukan cairan pada kaki yang merupakan titik terendah tubuh.

 

Kondisi ini perlu diwaspadai terlebih jika disertai dengan gejala lainnya, seperti sesak napas, detak jantung tidak teratur, rasa nyeri yang menyebar ke lengan, pusing, hingga penurunan kesadaran. Mari kenali ciri-ciri kaki bengkak karena penyakit jantung dan cara mengatasinya melalui ulasan berikut.

 

Penyebab Kaki Bengkak karena Penyakit Jantung

 

Bengkak atau yang dikenal dengan edema adalah kondisi penumpukan cairan berlebih pada bagian tubuh tertentu. Salah satu bagian tubuh yang sering kali mengalami edema adalah kaki. Di sisi lain, perlu diketahui bahwa bengkak pada kaki juga bisa menjadi gejala dari penyakit serius, seperti gagal jantung. Lantas, apa penyebab kaki bengkak karena penyakit jantung?

 

Penyakit jantung merupakan kondisi yang ditandai dengan ketidakmampuan organ jantung dalam memompa darah secara optimal sehingga membuat darah kembali ke dalam pembuluh darah. Aliran darah yang tidak lancar pada pembuluh darah menyebabkan cairan merembes keluar dari pembuluh darah ke jaringan tubuh sekitar sehingga menyebabkan pembengkakan.

 

Gejala Penyakit Jantung Selain Kaki Bengkak

 

Selain bengkak pada kaki, terdapat sejumlah gejala yang kerap dikeluhkan oleh penderita penyakit jantung, di antaranya adalah:

 

1. Sesak Napas

 

Sesak napas merupakan salah satu gejala awal penyakit jantung yang umum terjadi. Kondisi ini dapat terjadi karena penyakit jantung membuat jantung tidak mampu memompa darah dengan optimal sehingga turut memengaruhi suplai oksigen di dalam tubuh. Namun, perlu diketahui bahwa sesak napas karena penyakit jantung ini bisa terjadi tanpa disebabkan oleh paparan zat alergen, seperti debu, asap rokok, atau udara dingin.

 

2. Detak Jantung Tidak Teratur

 

Dalam kondisi normal, jantung dapat berdetak secara tidak teratur saat sedang gugup atau setelah melakukan latihan fisik dan akan hilang dengan sendirinya. Namun, bagi penderita penyakit jantung, detak jantung yang tidak teratur (aritmia) ini dapat terjadi tanpa penyebab dan sering kali berlangsung dalam kurun waktu yang lama.

 

3. Rasa Nyeri pada Dada yang Menyebar ke Lengan Kiri

 

Salah satu gejala serangan jantung yang umum terjadi adalah rasa nyeri pada dada yang menjalar ke bahu dan lengan kiri. Pasalnya, saraf jantung dan lengan kiri dapat mengirimkan sinyal pada sel yang sama di dalam otak. Akibatnya, ketika jantung mengalami gangguan, hal tersebut juga turut memengaruhi sisi kiri tubuh.

 

4. Pusing

 

Seperti yang telah diketahui, penyakit jantung dapat mengganggu suplai oksigen di dalam tubuh, termasuk otak. Oleh karenanya, penderita penyakit jantung sering kali mengeluhkan gejala berupa pusing, lemas, hingga kehilangan kesadaran atau pingsan.

 

Cara Mengatasi Kaki Bengkak pada Penderita Penyakit Jantung 

 

Untuk mengatasi kaki bengkak karena penyakit jantung, langkah utama yang dapat dilakukan adalah dengan memperoleh tindakan medis yang tepat dari dokter. Selain itu, penderita juga dapat membantu meredakan gejala kaki bengkak karena penyakit jantung dengan menjalani pola hidup sehat dan melakukan sejumlah perawatan kesehatan secara mandiri, seperti:

 

  • Mengonsumsi makanan sehat dengan gizi seimbang.

  • Membatasi konsumsi garam berlebih.

  • Berolahraga secara rutin untuk membantu melancarkan sirkulasi darah.

  • Minum air putih yang cukup.

  • Mengompres hangat bagian kaki yang terasa nyeri.

  • Meletakkan kaki sedikit lebih tinggi dari jantung saat berbaring.

 

Melalui ulasan di atas, dapat disimpulkan bahwa kaki bengkak bisa menjadi tanda penyakit jantung apabila disertai dengan gejala lainnya, seperti detak jantung tidak teratur, rasa nyeri yang menyebar ke lengan, pusing, hingga penurunan kesadaran.

 

Namun, penting untuk diketahui bahwa terdapat kemungkinan gejala-gejala tersebut juga merujuk pada kondisi medis lainnya. Oleh karena itu, sangat penting untuk memperoleh diagnosis yang tepat dan akurat dengan mengunjungi Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah di Siloam Hospitals terdekat.

 

Sebagai informasi, tahapan prosedur pemeriksaan dan pengobatan yang dilakukan di masing-masing rumah sakit mungkin akan berbeda, mengingat hal tersebut perlu disesuaikan dengan fasilitas medis yang tersedia. Namun, tenaga medis profesional akan memastikan seluruh prosedur medis tersebut telah sesuai dengan kondisi pasien.

 

Apabila direkomendasikan oleh dokter, Anda juga dapat melakukan Skrining Jantung untuk deteksi dini berbagai masalah pada jantung. Paket skrining ini dapat dipesan secara praktis melalui fitur dalam aplikasi MySiloam. Mari unduh aplikasi MySiloam sekarang untuk menikmati berbagai fitur yang mempermudah perjalanan kesehatan Anda.

 

Digital Booking Lab&Rad - KV 2

Dokter Kami
dr-kadek-satrya-kurnia-suratna-spjp

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Kadek Satrya Kurnia Suratna, SpJP

Kardiologi (Jantung)

Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah


Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-ronald-a-ulaan

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Rinaldi Agustinus Ulaan, SpJP

Kardiologi (Jantung)

Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah


Rumah Sakit Umum Siloam Lippo Village

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-magma-purnawan-putra-spjp

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Magma Purnawan Putra, SpJP (K), FIHA, FESC

Kardiologi (Jantung)

Subspesialis Kardiologi Intervensi


Siloam Hospitals Kupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail