Mengenal Antinuclear Antibody (ANA) Test pada Anak-Anak
Ibu dan Anak

Mengenal Antinuclear Antibody (ANA) Test pada Anak-Anak

21 Agustus 2025 3 menit waktu baca
ana test adalah

Antinuclear antibody atau ANA test adalah pemeriksaan yang dilakukan untuk mendeteksi antibodi antinuklear di dalam darah. Tujuan pemeriksaan ini adalah mengetahui adanya reaksi autoimun atau kondisi ketika sistem kekebalan tubuh menyerang sel-sel sehat di dalam tubuh. Untuk memahami lebih lanjut tentang ANA test, mari simak ulasan di bawah ini.

 

Apa itu ANA Test?

 

Seperti yang sudah dijelaskan bahwa ANA (antinuclear antibody) test adalah pemeriksaan yang dilakukan untuk melihat ada atau tidaknya antibodi antinuklear di dalam darah. Sebagai informasi, antibodi adalah protein yang dibuat oleh sistem kekebalan tubuh. Antibodi berfungsi untuk membantu tubuh mempertahankan diri dari virus dan bakteri yang menyebabkan penyakit atau infeksi.

 

Pada beberapa kasus, antibodi dapat secara keliru menyerang sel-sel di dalam tubuh. Kondisi ini disebut sebagai autoantibodi. Antibodi antinuklear adalah autoantibodi yang menargetkan inti (nukleus) sel. Apabila ada terlalu banyak antibodi antinuklear, sistem kekebalan tubuh anak akan menyerang tubuhnya sendiri.

 

Tujuan ANA Test

 

ANA test adalah pemeriksaan yang biasanya disarankan kepada pasien yang dicurigai mengidap penyakit autoimun. Pasalnya, dalam kebanyakan kasus, hasil positif dalam tes ANA menandakan adanya reaksi autoimun. Namun, perlu dipahami bahwa tenaga medis tidak hanya menggunakan ANA test untuk menegakkan diagnosis gangguan autoimun.

 

Tenaga medis bisa menggunakan hasil tes ANA untuk menentukan jenis penyakit yang diderita oleh pasien. Adapun beberapa jenis penyakit autoimun yang dapat menyebabkan hasil positif pada ANA test adalah sebagai berikut:

 

 

Beberapa gejala pada seseorang yang dapat mengarah pada gangguan autoimun dan mungkin membutuhkan ANA test adalah sebagai berikut:

 

  • Demam lama tanpa sebab yang jelas.

  • Ruam merah berbentuk kupu-kupu.

  • Kelelahan ekstrem.

  • Nyeri, bengkak, dan kekakuan pada sendi.

  • Nyeri otot.

 

Prosedur ANA Test

 

Tes ANA menggunakan sampel darah yang diambil melalui jarum suntik. Sebenarnya, tidak ada pantangan khusus sebelum melakukan tes ini. Hanya saja, bila sampel darah juga digunakan untuk tes tambahan lainnya, dokter akan meminta pasien untuk berpuasa sementara waktu sebelum pemeriksaan dilakukan.

 

Selain itu, dokter mungkin akan menanyakan mengenai obat-obatan yang dikonsumsi oleh anak. Jika diperlukan, dokter akan meminta pasien untuk menghentikan konsumsi obat-obatan tertentu, mengingat beberapa jenis obat dapat menyebabkan tes ANA tidak akurat. 

 

Sampel darah yang sudah diambil melalui suntikan akan dikirim ke laboratorium untuk dianalisis. Setelah prosedur, pasien bisa kembali beraktivitas seperti biasa. Prosedur ini hanya memakan waktu yang singkat, bahkan mungkin kurang dari 5 menit.

 

Apabila terdapat antibodi antinuklear di dalam tubuh, hasil pemeriksaannya akan dinyatakan positif. Namun, hasil positif tidak selalu berarti pasien menderita suatu penyakit tertentu. Jika dokter mencurigai adanya penyakit autoimun, dibutuhkan tes penunjang lainnya guna mengonfirmasi diagnosis.

 

Efek Samping ANA Test

 

ANA test adalah prosedur yang aman dilakukan. Sama halnya dengan tes darah lainnya, terdapat beberapa risiko yang terjadi akibat ANA test. Pasien mungkin akan mengalami rasa ketidaknyamanan ringan atau memar di area pengambilan darah. Namun, keluhan ini biasanya dapat segera hilang dengan sendirinya.

 

Perlu diketahui bahwa pemeriksaan ini baru bisa dilakukan ketika dokter merekomendasikannya, misalnya untuk mendiagnosis kondisi medis tertentu. Dokter tentu akan mempertimbangkan kondisi kesehatan pasien guna memastikan apakah pasien perlu melakukan ANA test atau tidak.

 

Apabila Anda ingin memperoleh informasi lebih lanjut mengenai pemeriksaan ini atau si kecil menunjukkan keluhan atau gejala yang mengarah pada beberapa kondisi medis yang disebutkan di atas, Anda bisa mengunjungi Dokter Spesialis Anak di Siloam Hospitals terdekat.

 

Sebagai informasi, tahapan pemeriksaan dan langkah pengobatan di setiap rumah sakit mungkin berbeda-beda, tergantung dari fasilitas kesehatan yang tersedia. Kendati demikian, tenaga medis profesional akan menentukan pemeriksaan dan pengobatan sesuai dengan kondisi kesehatan pasien.


Jika sudah mendapatkan rekomendasi, Anda dapat memanfaatkaan paket laboratorium ANA Profile yang bisa dipesan secara praktis melalui aplikasi MySiloam. Anda dapat melakukan transaksi di aplikasi MySiloam dari mana saja, lalu tinggal datang ke rumah sakit sesuai tanggal janji temu yang sudah dijadwalkan.

 

Digital Booking Laboratorium

Dokter Kami
dr-liem-eremius-arifin-spa

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Liem Eremius Arifin, SpA

Pediatrik (Anak)

Spesialis Ilmu Kesehatan Anak


Siloam Sriwijaya Palembang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-ifo-faujiah-sihite-mked-ped-spa

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Ifo Faujiah Sihite, M.Ked (Ped), SpA

Pediatrik (Anak)

Spesialis Ilmu Kesehatan Anak


Siloam Hospitals Jambi

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-anggun-kusumasari-spa-msc

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Anggun Kusumasari, SpA, MSc, AIFO-K

Pediatrik (Anak)

Spesialis Ilmu Kesehatan Anak


Siloam Hospitals Balikpapan

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail