Kesehatan Tubuh
Dokter Oftalmologi: Tugas dan Penyakit yang Ditangani

Table of Contents
Dokter oftalmologi adalah dokter spesialis mata yang dapat mendiagnosis dan menangani masalah yang berhubungan dengan mata atau penglihatan. Dokter oftalmologi juga bisa meresepkan obat, menyarankan alat bantu koreksi penglihatan (seperti kacamata), serta melakukan pembedahan. Simak ulasan di bawah ini untuk memahami tentang dokter oftalmologi lebih lanjut.
Apa itu Dokter Oftalmologi?
Dokter oftalmologi adalah sebutan untuk dokter spesialis mata. Dokter ini telah terlatih dan memiliki pengalaman khusus dalam mendiagnosis serta merawat kondisi mata dan penglihatan. Dokter oftalmologi dilatih untuk bisa menangani masalah mata serta masalah yang memerlukan pembedahan atau prosedur lainnya.
Perbedaan Dokter Oftalmologi dan Optometris
Selain oftalmologi, dalam dunia medis juga terdapat istilah optometris. Optometris merujuk pada seseorang yang memiliki keahlian pemeriksaan mata yang berkaitan dengan kelainan refraksi, serta dapat menyarankan perawatan atau ukuran kacamata yang sesuai.
Pendidikan dan Subspesialis Dokter Oftalmologi
Pendidikan untuk menjadi dokter spesialis mata (oftalmologi) dimulai dengan menempuh pendidikan kedokteran umum selama 4 tahun, diikuti dengan pendidikan profesi dokter selama 2 tahun. Setelah itu, dokter harus menjalani magang atau internship selama 1 tahun.
Selanjutnya, pendidikan spesialis mata ditempuh selama 4 tahun untuk mendapatkan gelar Sp.M (Spesialis Mata). Bagi dokter yang ingin mendalami subspesialisasi, diperlukan tambahan fellowship selama 1–2 tahun, meskipun durasi ini dapat bervariasi tergantung kebijakan institusi tempat belajar.
Adapun beberapa jenis subspesialis untuk dokter oftalmologi adalah sebagai berikut:
-
Oftalmologi Pediatri (anak): Dokter subspesialis ini menangani masalah mata pada anak-anak. Dokter ini bisa melakukan tindakan bedah pada anak-anak yang memiliki mata juling atau katarak, serta menangani masalah mata yang terjadi sejak lahir.
-
Neuro-Oftalmologi: Subspesialis ini terlatih untuk menangani masalah mata yang disebabkan oleh adanya gangguan pada saraf optik, seperti mata terkulai, kedipan mata yang tak terkendali, atau kejang kelopak mata.
-
Vitreoretina: Dokter subspesialis vitreoretina dapat mendiagnosis dan menangani penyakit retina, termasuk degenerasi makula dan penyakit mata diabetes. Mereka juga dapat melakukan pembedahan untuk memperbaiki retina yang robek dan terlepas serta mengatasi masalah pada vitreous, cairan bening tebal di belakang bola mata.
-
Katarak & Bedah Refraktif: Subspesialis ini mendiagnosis dan menangani penyakit mata katarak dan juga melakukan bedah refraktif (seperti LASIK).
-
Glaukoma: Subspesialis glaukoma menggunakan obat-obatan, laser, dan pembedahan untuk mengatur tekanan mata pada penyakit glaukoma.
Kondisi yang Ditangani Dokter Oftalmologi
Dokter spesialis mata dapat mendiagnosis dan mengobati berbagai masalah mata dan penglihatan, termasuk:
-
Posterior vitreous detachment (PVD).
-
Retinopati terkait diabetes.
-
Cedera mata serius.
Tindakan yang Dilakukan Dokter Oftalmologi
Dokter oftalmologi dapat melakukan berbagai tindakan bedah maupun nonbedah pada pasien dengan masalah mata atau penglihatan. Adapun beberapa tindakan yang biasanya dilakukan oleh dokter oftalmologi adalah:
-
Pemeriksaan mata lengkap.
-
Meresepkan kacamata atau lensa kontak.
-
Perawatan mata medis, misalnya untuk kondisi glaukoma, iritis, dan luka bakar kimia.
-
Perawatan mata bedah (operasi mata), misalnya untuk mata juling, glaukoma, dan katarak.
-
Diagnosis dan perawatan untuk kondisi mata yang berkaitan dengan penyakit lain.
Kapan Harus Mengunjungi Dokter Dokter Oftalmologi
Pada dasarnya, setiap orang dapat melakukan pemeriksaan mata rutin ke dokter spesialis mata. Hal ini bisa membantu mengidentifikasi masalah mata sejak dini sehingga perawatannya pun bisa dilakukan lebih awal. Rekomendasi jadwal pemeriksaan mata berdasarkan usia seseorang adalah sebagai berikut:
-
Anak-anak: Anak-anak bisa mengunjungi dokter mata secara rutin hingga ia cukup usia usia untuk mulai bersekolah. Setelah bersekolah, anak disarankan melakukan pemeriksaan mata 1–2 tahun sekali.
-
Orang dewasa berusia di bawah 40 tahun: Setiap 5–10 tahun sekali.
-
Orang dewasa usia 40–54 tahun: Setiap 2–4 tahun sekali.
-
Orang dewasa berusia di atas 55 tahun: Setiap 1–3 tahun sekali.
-
Penderita diabetes: Setiap 1 tahun sekali untuk memantau tanda-tanda awal retinopati terkait diabetes.
Pengguna kacamata atau kontak lensa juga disarankan melakukan pemeriksaan mata lebih sering. Selain itu, segera kunjungi dokter spesialis mata apabila Anda merasakan adanya perubahan atau gejala yang tidak biasa pada mata, seperti:
-
Nyeri mata yang tidak hilang dalam beberapa hari.
-
Penglihatan buram.
-
Penglihatan ganda.
-
Mata merah.
-
Sensitif terhadap cahaya (fotofobia).
-
Penglihatan memburuk atau sulit melihat dengan jelas.
-
Terdapat kilatan cahaya pada penglihatan.
Itu dia penjelasan mengenai dokter oftalmologi yang penting untuk dipahami. Apabila Anda mengalami sejumlah kondisi yang mengarah pada masalah mata, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Mata (Oftalmologis) di Siloam Hospitals terdekat. Bersama Siloam Hospitals, Anda juga dapat memperoleh penanganan lebih lanjut sesuai dengan kondisi tubuh.
Sebagai informasi, tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang direkomendasikan oleh dokter bisa berbeda-beda di setiap rumah sakit, tergantung dari fasilitas yang tersedia. Kendati demikian, tenaga medis akan memastikan tahapan pemeriksaan dan pengobatan telah sesuai dengan kondisi medis setiap pasien.
Bila ingin membuat janji temu dengan dokter terkait, Anda bisa memanfaatkan fitur yang tersedia di aplikasi MySiloam. Melalui aplikasi ini, Anda juga dapat melihat riwayat kesehatan secara virtual. Mari unduh aplikasi MySiloam sekarang untuk menikmati berbagai fitur yang memudahkan perjalanan kesehatan Anda.
Artikel Terkait
Dokter Kami
Siloam Hospitals Makassar
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Kupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya
Tersedia :
Tersedia hari ini
Paket Hidup Sehat 3 - Homecare
Tes Laboratorium & Medical Check Up Homecare
8 Service/Item
Rp2.199.000
TERPOPULER
Paket Hidup Sehat 1 - Homecare
Tes Laboratorium & Medical Check Up Homecare
8 Service/Item
Rp1.025.000
Paket Hidup Sehat 2 - Homecare
Tes Laboratorium & Medical Check Up Homecare
6 Service/Item
Rp875.000






