Pentingnya Kehamilan Aterm untuk Kesehatan Ibu dan Bayi
Ibu dan Anak

Pentingnya Kehamilan Aterm untuk Kesehatan Ibu dan Bayi

02 Oktober 2025 4 menit waktu baca
mengenal kehamilan aterm

Aterm adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan usia kehamilan yang ideal dan matang dengan durasi waktu kehamilan sekitar 37–40 minggu. Secara umum, kehamilan aterm atau cukup bulan diketahui merupakan durasi yang optimal untuk janin berkembang di dalam kandungan.

 

Untuk mengenal apa itu kehamilan aterm selengkapnya, mari simak pembahasan berikut ini sampai tuntas.

 

Apa itu Kehamilan Aterm?

 

Seperti yang telah disebutkan di atas, kehamilan aterm adalah kondisi ketika kehamilan sudah mencapai usia cukup bulan. Umumnya, kehamilan cukup bulan berlangsung sekitar 37–40 minggu (280 hari) yang dihitung dari hari pertama menstruasi terakhir sampai dengan hari perkiraan lahir (HPL).

 

Menurut The American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), durasi kehamilan  aterm penuh (full term), yaitu di antara usia 39 minggu 0 hari sampai dengan 40 minggu 6/7 hari.

 

Awalnya, istilah hamil aterm digunakan untuk menjelaskan periode dari 3 minggu sebelum sampai dengan 2 minggu setelah HPL atau pada rentang usia kehamilan 37–42 minggu.

 

Namun saat ini, para ahli menemukan bahwa bayi-bayi yang lahir pada rentang waktu tersebut memiliki kondisi yang beragam. Oleh karenanya, ACOG dan para ahli lainnya telah memperbarui definisi kehamilan aterm seperti berikut ini.

 

  • Aterm awal (early term): 37 minggu 0/7 hari–38 minggu 6/7 hari.

  • Aterm penuh (full term): 39 minggu 0/7 hari–40 minggu 6/7 hari.

  • Aterm akhir (late term): 41 minggu 0/7 hari–41 minggu 6/7 hari.

  • Postterm: Lebih dari 42 minggu 0/7 hari.

 

Namun, perlu diketahui bahwa ibu yang melahirkan pada usia kehamilan 37–42 minggu tetap dianggap sebagai kehamilan yang cukup bulan. Jika bayi lahir sebelum kehamilan memasuki usia 37 minggu, hal ini disebut sebagai kelahiran prematur. Kondisi tersebut diketahui dapat meningkatkan risiko terjadinya berbagai masalah kesehatan pada bayi.

 

Sementara itu, bayi yang lahir pada usia kehamilan lebih dari 42 minggu dianggap sebagai kelahiran postmatur. Kondisi ini juga dapat menimbulkan sejumlah komplikasi, baik bagi ibu maupun janin.

 

Karena itu, ibu yang mencapai usia kehamilan tersebut biasanya disarankan untuk menjalani induksi persalinan untuk merangsang kontraksi rahim sebelum kontraksi alami terjadi dan mempercepat proses melahirkan.

 

Pentingnya Mendapatkan Kehamilan Aterm

 

Kehamilan aterm adalah durasi kehamilan yang ideal karena dapat memberikan waktu yang cukup untuk janin agar dapat berkembang secara optimal di dalam kandungan. Adapun sejumlah manfaat yang bisa diperoleh dengan mendapatkan kehamilan aterm adalah sebagai berikut.

 

1. Menunjang Kesehatan Bayi

 

Manfaat pertama dari mencapai kehamilan aterm adalah dapat menunjang kesehatan bayi secara optimal. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, bayi yang lahir pada usia kehamilan aterm akan mendapatkan waktu yang cukup untuk berkembang.

 

Misalnya, pada usia kehamilan 37–39 minggu, proses perkembangan otak, paru-paru, dan hati janin dalam kandungan sudah berkembang secara optimal.

 

Selain itu, kehamilan aterm juga dapat meminimalkan risiko masalah kesehatan yang kerap terjadi pada bayi saat lahir secara prematur ataupun postmatur, seperti gangguan pernapasan, hipotermia, gangguan fungsi kognitif, sindrom aspirasi mekonium, dan lain sebagainya.

 

2. Mempermudah Proses Persalinan

 

Salah satu alasan dari pentingnya mendapatkan kehamilan aterm adalah dapat memudahkan proses persalinan yang dilalui oleh ibu maupun janin. Pasalnya, jika persalinan terjadi setelah diberikan induksi persalinan, proses persalinan lebih berisiko mengalami sejumlah komplikasi karena ibu dapat mengalami kontraksi rahim yang lebih kuat dan sering.

 

Selain itu, induksi persalinan juga dapat menyebabkan waktu pemulihan pascamelahirkan cenderung lebih lama.

 

3. Bayi Lebih Mudah Menyusui

 

Bayi yang lahir cukup bulan biasanya akan memiliki kemampuan mengisap dan menelan dengan lebih baik. Sebab, proses belajar mengisap, bernapas, dan menelan pada janin biasanya berlangsung saat kehamilan memasuki usia 34–36 minggu. Hal ini tentu dapat membuat proses menyusui bayi cenderung lebih mudah saat sudah dilahirkan.

 

Tips Mendapatkan Kehamilan Aterm

 

Sebetulnya, kehamilan aterm adalah hal yang tidak bisa dipaksakan, terutama jika ibu mengalami sejumlah komplikasi kehamilan yang memerlukan induksi persalinan ataupun operasi caesar sebelum mencapai usia kehamilan aterm.

 

Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kondisi yang dapat membahayakan keselamatan ibu dan bayi. Karena itu, sebaiknya selalu konsultasikan dengan dokter mengenai waktu dan proses persalinan yang tepat serta sesuai dengan kondisi tubuh.

 

Meski demikian, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mendapatkan kehamilan aterm dan meminimalkan risiko terjadinya kelahiran prematur, yaitu:

 

  • Melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin.

  • Mengelola stres sebaik mungkin.

  • Mengontrol dan mengendalikan gangguan kesehatan tertentu selama hamil, seperti diabetes gestasional atau hipertensi.

  • Mengonsumsi makanan sehat dengan gizi seimbang saat hamil.

  • Mengontrol kenaikan berat badan saat hamil.

  • Rutin berolahraga dan melakukan aktivitas fisik ringan.

  • Melindungi diri dari penyakit infeksi selama masa kehamilan. Hal ini dapat dilakukan dengan rutin mencuci tangan, tidak mengonsumsi makanan mentah, dan menggunakan kondom ketika berhubungan seksual saat hamil.



Jika Anda ingin mendapatkan layanan kesehatan dan perawatan selama kehamilan, persalinan, hingga pascamelahirkan, jangan ragu untuk mengunjungi NEST yang tersedia di Siloam Hospitals TB Simatupang dan Siloam Hospitals Sriwijaya Palembang.

 

Bersama NEST, Anda bisa mendapatkan perawatan saat hamil, persalinan, hingga pascamelahirkan yang aman dan nyaman karena didukung dengan tim dokter multidisiplin serta fasilitas medis mutakhir dan berteknologi canggih.


Selain itu, Anda juga dapat memanfaatkan aplikasi MySiloam untuk mendapatkan kemudahan dalam mengakses layanan kesehatan, mulai dari melihat informasi jadwal praktik, membuat appointment dengan dokter terkait, hingga memantau hasil pemeriksaan. Download MySiloam sekarang dan jaga selalu kesehatan Anda#BersamaSiloam!

 

Nest Artikel Banner (1)

Dokter Kami
dr-lenny-khosal-spog

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Lenny Khosal, M.Kes, SpOG

Obstetri dan Ginekologi (Kandungan)

Spesialis Obstetri dan Ginekologi


Siloam Hospitals Makassar

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-tia-indriana-spog

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Tia Indriana, SpOG

Obstetri dan Ginekologi (Kandungan)

Spesialis Obstetri dan Ginekologi


Siloam Hospitals Purwakarta

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-danny-wiguna-spog

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Danny Wiguna, SpOG

Obstetri dan Ginekologi (Kandungan)

Spesialis Obstetri dan Ginekologi


Siloam Hospitals Yogyakarta

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail