Ibu dan Anak
Kenali Oliguria pada Anak, Ditandai Jarang Buang Air Kecil

Table of Contents
Oliguria pada anak adalah suatu kondisi ketika produksi urine menurun secara signifikan dibandingkan dengan jumlah normal sesuai dengan usianya. Kondisi ini sering kali menandakan adanya masalah serius pada fungsi ginjal atau gangguan sirkulasi tubuh.
Berbagai faktor dapat menjadi penyebab oliguria, mulai dari dehidrasi, infeksi berat, hingga cedera ginjal. Meskipun terlihat sepele, penurunan volume urine pada anak perlu diwaspadai karena dapat mengarah pada kondisi yang lebih berat jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat. Mari simak ulasan selengkapnya di bawah ini.
Apa Itu Oliguria pada Anak?
Oliguria pada anak adalah kondisi ketika frekuensi buang air kecil anak lebih sedikit dari normal. Dilansir dari Encyclopedia of Intensive Care, oliguria pada anak-anak terjadi bila volume urine kurang dari 0,5 mL/kilogram berat badan per jam. Menurut artikel dalam Frontiers in Pediatrics, oliguria meningkatkan risiko penumpukan cairan (fluid overload), yang berhubungan dengan morbiditas (angka kesakitan) dan mortalitas (angka kematian) tinggi pada anak-anak dengan penyakit kritis.
Jika tidak mendapatkan penanganan, oliguria dapat menyebabkan kondisi serius yang disebut sebagai anuria. Anuria adalah kondisi ketika ginjal hanya menghasilkan sedikit atau bahkan tidak menghasilkan urine sama sekali. Kondisi ini disebabkan oleh masalah yang memengaruhi kemampuan ginjal untuk menyaring darah.
Jenis-Jenis Oliguria pada Anak
Oliguria diklasifikasikan menjadi dua berdasarkan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk berkembang. Berikut masing-masing penjelasannya:
-
Oliguria kronis: Jenis oliguria yang membutuhkan waktu lebih lama untuk berkembang. Kondisi ini lebih mungkin terjadi pada orang yang menjalani dialisis (cuci darah) jangka panjang.
-
Oliguria akut: Jenis oliguria yang berkembang secara tiba-tiba.
Penyebab Oliguria pada Anak
Penyebab oliguria pada anak bisa berbeda-beda, tergantung dari lokasi gangguan dalam sistem kemih. Oliguria dapat terjadi:
-
Prerenal: Terjadi sebelum darah mencapai ginjal yang disebabkan oleh berkurangnya suplai atau aliran darah ke ginjal. Kondisi ini umumnya disebabkan oleh:
-
Masalah pada jantung dan paru-paru, misalnya gagal jantung.
-
Hipovolemia yang bisa diakibatkan oleh:
-
Kehilangan darah dalam jumlah besar.
-
Dehidrasi berat.
-
Luka bakar parah.
-
Sepsis.
-
Gagal hati.
-
Operasi besar.
-
Penyakit pembuluh darah ginjal.
-
Renal (intrarenal): Gangguan terjadi langsung pada ginjal, yakni kerusakan struktur ginjal itu sendiri. Penyebab umumnya adalah:
-
Kerusakan ginjal akibat efek samping dari obat-obatan atau racun.
-
Penyakit ginjal, seperti glomerulonefritis dan nekrosis tubular akut.
-
Postrenal: Gangguan terjadi di area setelah ginjal akibat adanya penyumbatan pada saluran kemih yang mencegah urine keluar dari tubuh. Kondisi ini bisa terjadi akibat:
-
Obstruksi kandung kemih.
-
Batu di ureter (saluran yang menghubungkan ginjal dengan kandung kemih).
Penting untuk dicatat bahwa pada kasus oliguria postrenal, ginjal tetap memproduksi urine namun urine tidak bisa keluar dari tubuh karena terhambat. Kondisi ini dapat menyebabkan nyeri, pembengkakan ginjal, dan kerusakan ginjal jika tidak segera ditangani.
Gejala Oliguria pada Anak
Secara umum, gejala oliguria pada anak adalah sebagai berikut:
-
Volume urine lebih sedikit dari biasanya.
-
Nyeri perut.
-
Tangan dan kaki terasa dingin.
-
Nyeri pinggang.
-
Takikardia (denyut jantung cepat).
-
Edema (pembengkakan).
Diagnosis Oliguria pada Anak
Sebelum menegakkan diagnosis, dokter akan melakukan anamnesis (wawancara medis) mengenai gejala dan riwayat kesehatan medis pasien beserta keluarganya. Selanjutnya, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dimulai dari tanda-tanda vital (tekanan darah, laju nadi, laju napas, suhu tubuh) dan memeriksa tanda-tanda dehidrasi, edema, nyeri tekan di area pinggang atau perut bawah, dan lain-lain.
Untuk mengonfirmasi diagnosis, dokter mungkin meminta pasien melakukan pemeriksaan penunjang. Pemeriksaan ini meliputi:
-
Tes urine (urinalisis).
-
Tes darah.
-
Tes pencitraan, seperti USG ginjal dan kandung kemih atau CT scan.
-
Cystoscopy, untuk melihat adanya sumbatan, tumor, atau kelainan struktural.
Pengobatan Oliguria pada Anak
Umumnya tidak hanya sekadar menambah asupan cairan atau obat-obatan, pengobatan oliguria pada anak akan disesuaikan dengan penyebab spesifik yang mendasarinya. Berikut uraian selengkapnya mengenai pengobatan oliguria berdasarkan penyebabnya:
-
Oliguria karena sumbatan: Menghilangkan sumbatan secepatnya melalui prosedur medis tertentu, seperti pemasangan kateter, pembedahan, atau tindakan urologis lainnya.
-
Oliguria karena infeksi: Pemberian antibiotik atau antijamur sesuai dengan penyebab infeksi.
-
Oliguria karena obat yang merusak ginjal: Menghentikan obat-obatan yang menyebabkan oliguria dan menggantinya dengan obat alternatif yang lebih aman untuk ginjal.
-
Oliguria karena dehidrasi: Menambah asupan cairan atau pemasangan infus.
-
Oliguria karena gagal ginjal: Mungkin diperlukan dialisis jika ginjal sudah tidak mampu menyaring limbah tubuh.
Di samping itu, penderita juga dianjurkan untuk melakukan penyesuaian pola makan serta menjalani pemantauan urine dan fungsi ginjal secara berkala. Penanganan yang cepat dapat mencegah kerusakan ginjal lebih lanjut yang berisiko menjadi permanen.
Itulah penjelasan mengenai oliguria pada anak yang perlu Anda ketahui. Namun, perlu diingat bahwa informasi di atas hanya bersifat edukatif dan tidak dapat menggantikan diagnosis yang akurat secara medis. Oleh sebab itu, bila Anda mengalami sejumlah gejala yang mengarah pada kondisi ini, jangan ragu berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Pediatrik Subspesialis Nefrologi di Siloam Hospitals terdekat.
Namun, tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang Anda jalani terkait kondisi ini mungkin berbeda di satu fasilitas kesehatan dengan yang lain. Tenaga medis akan menentukan tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang tepat sesuai dengan kondisi medis setiap pasien.
Untuk membuat janji temu dengan Dokter Spesialis Pediatrik, Anda bisa memanfaatkan fitur yang tersedia di aplikasi MySiloam. Melalui aplikasi ini, Anda juga dapat melihat riwayat kesehatan secara online. Mari unduh aplikasi MySiloam sekarang untuk menikmati berbagai fitur yang memudahkan perjalanan kesehatan Anda.
Sumber
Cleveland Clinic. Oliguria (Low Urine Output). Diakses pada 2025 | WebMD. What Is Oliguria?. Diakses pada 2025 | Encyclopedia of Intensive Care Medicine. Oliguria in Children. Diakses pada 2025 | Frontiers in Pediatrics. Urine Output Assessment in Acute Kidney Injury: The Cheapest and Most Impactful Biomarker. Diakses pada 2025 |
Artikel Terkait
Dokter Kami
Siloam Sriwijaya Palembang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Online & Kunjungi Rumah Sakit
dr. Ifo Faujiah Sihite, M.Ked (Ped), SpA
Pediatrik (Anak)
Spesialis Ilmu Kesehatan Anak
Siloam Hospitals Jambi
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Anggun Kusumasari, SpA, MSc, AIFO-K
Pediatrik (Anak)
Spesialis Ilmu Kesehatan Anak
Siloam Hospitals Balikpapan
Tersedia :
Tersedia hari ini
TERPOPULER
Paket Ginjal Basic
Skrining Ginjal, Skrining Lite
7 Service/Item
Rp400.000
TERPOPULER
Paket Ginjal Prima
Skrining Lite
8 Service/Item
Rp700.000
TERPOPULER
Paket Ginjal Sehat
Skrining Ginjal, Skrining Pria & Wanita
7 Service/Item
Rp3.000.000
TERPOPULER
Paket Cek Fungsi Ginjal
Darah, Skrining Ginjal
3 Service/Item
Rp189.550






