Pola Hidup Sehat
Berbagai Titik Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

Table of Contents
Pijat refleksi adalah salah satu metode pengobatan tradisional yang dilakukan dengan memijat titik-titik tertentu di beberapa bagian tubuh, salah satunya pada kaki. Memberikan pijatan pada titik refleksi kaki tertentu diketahui dapat membantu menstimulasi saraf serta peredaran darah pada tubuh. Untuk mengetahui titik pijatan refleksi kaki selengkapnya, Anda bisa menyimak artikel berikut ini.
Macam-Macam Titik Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

Pijat refleksi kaki adalah salah satu pengobatan tradisional yang telah dipraktikkan selama berabad-abad. Hal ini melibatkan pemberian tekanan ke berbagai titik di bagian bawah kaki. Menurut pengobatan tradisional Tiongkok atau Traditional Chinese Medicine (TCM), titik-titik ini berhubungan dengan area tubuh yang berbeda. Pijat refleksi diyakini memiliki banyak manfaat, termasuk mengurangi stres, membantu pencernaan, dan meningkatkan kualitas tidur.
Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa pijat refleksi kaki dapat menunjang kesehatan fisik maupun psikologis secara keseluruhan. Pasalnya, terdapat beberapa titik refleksi kaki yang diyakini berhubungan dengan organ tubuh tertentu. Titik refleksi kaki tersebut, di antaranya:
1. Ujung Jempol Kaki
Titik refleksi kaki yang pertama adalah bagian ujung jempol kaki, baik pada kaki kiri maupun kanan. Bagian tersebut dipercaya berhubungan dengan otak serta kelenjar-kelenjar yang ada di otak, seperti kelenjar hipotalamus, pituitari, pineal, serta tiroid. Karena itu, memijat ujung jempol kaki diyakini bisa meningkatkan fungsi otak yang berkaitan dengan pengaturan hormon serta stres.
2. Antara Jempol dan Jari Telunjuk Kaki
Memberikan pijatan lembut di antara jempol dan jari telunjuk kaki bisa membantu meringankan nyeri pada area wajah, sinus, serta dagu. Di samping itu, memijat bagian kaki tersebut juga dipercaya dapat membantu meringankan stres, cemas, gejala sinusitis (nyeri kepala dan pipi,hidung mampet), hingga insomnia.
3. Pangkal Jempol Kaki
Titik refleksi kaki berikutnya adalah di pangkal jempol kaki. Memijat bagian kaki yang berada di sekitar 1–1,5 cm dari pangkal ibu jari bisa membantu menurunkan tekanan darah. Untuk itu, tekanlah titik refleksi kaki kanan tersebut dengan kuat selama kurang lebih 15 detik, kemudian lepaskan selama 5 detik.
Ulangi teknik pijatan tersebut selama 2 menit untuk memperoleh manfaatnya secara optimal. Selain itu, pangkal jempol kaki juga bermanfaat untuk membantu meredakan nyeri pada gigi, gusi, dan rahang.
4. Antara Jari Manis dan Jari Kelingking Kaki
Memijat area di antara jari manis dan jari kelingking kaki dipercaya bisa membantu mengurangi episode migrain. Cara melakukannya adalah dengan menyentuh area di antara jari manis dan jari kelingking kaki, lalu tarik area tersebut dengan jarak sekitar 2 ruas jari ke belakang. Titik refleksi kaki ini disebut sebagai GB41 (Zulinqi).
5. Tumit Kaki
Menekan area tumit kaki dengan ibu jari tangan seraya memijat lembut seluruh bagian kaki merupakan metode refleksi yang dipercaya bisa membantu meredakan pegal-pegal di bagian betis. Selain itu, cara ini juga bisa membuat kaki menjadi lebih rileks.
6. Sisi Kaki Bagian Atas Tumit
Titik refleksi kaki selanjutnya adalah pada sisi kaki di bagian atas tumit. Memijat bagian kaki tersebut dipercaya bisa membantu meredakan pegal serta sensasi tidak nyaman di area pinggul. Dalam hal ini, cobalah memijat sisi kaki di bagian atas tumit secara rutin dan perlahan guna membantu merilekskan area pinggul.
7. Telapak Kaki
Telapak kaki bagian tengah dipercaya terhubung dengan berbagai organ pencernaan, seperti lambung, hati, pankreas, serta usus halus. Jika bagian kaki ini ditekan, hal tersebut dapat membantu meningkatkan aliran darah ke organ-organ tersebut. Dengan begitu, fungsi sistem pencernaan bisa meningkat.
8. Pergelangan Kaki Belakang
Memijat area pergelangan kaki bagian belakang diyakini bisa membantu mengurangi tekanan berlebih di area tendon achilles. Sebagai informasi, tendon achilles sendiri merupakan tendon yang berfungsi menghubungkan otot-otot betis dengan tulang tumit.
Kontraindikasi Pijat Refleksi Kaki
Pada dasarnya, pijat refleksi kaki tergolong aman dilakukan dan bisa membantu menunjang kesehatan tubuh secara keseluruhan. Meski demikian, terapi tradisional tersebut sebaiknya tidak dilakukan pada orang dengan beberapa kondisi berikut ini:
-
Sedang menderita infeksi kulit yang menular, seperti cacar air, kudis, atau kutu air.
-
Cedera pada kaki, seperti patah tulang atau keseleo.
-
Gangguan peredaran darah.
-
Memiliki riwayat penggumpalan darah.
-
Terdapat luka yang sulit sembuh atau mengalami neuropati perifer (kerusakan pada sistem saraf tepi di luar otak dan sumsum tulang belakang) akibat diabetes.
Itu dia informasi mengenai berbagai titik refleksi kaki yang dapat memberikan manfaat untuk kesehatan tubuh. Namun, perlu diingat, memberikan pijatan pada titik refleksi kaki tersebut bukanlah metode utama untuk menangani masalah kesehatan. Jika mengalami gangguan kesehatan pada bagian kaki, Anda bisa berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Akunpunktur dari Siloam Hospitals guna memperoleh diagnosis dan penanganan yang tepat.
Siloam Hospitals juga menyediakan aplikasi MySiloam yang dilengkapi dengan fitur-fitur untuk mencari informasi jadwal praktik, membuat janji temu dengan dokter, check in mandiri, hingga antre secara online. Dengan begitu, Anda bisa memperoleh layanan kesehatan lebih cepat dan tidak perlu menunggu terlalu lama di rumah sakit.
Artikel Terkait
Dokter Kami
MRCCC Siloam Hospitals Semanggi
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Denpasar
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals TB Simatupang
Tersedia :
Tersedia hari ini







