Kesehatan Tubuh
Ulkus Genital: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobatinya

Table of Contents
Genital sores, genital ulcers, atau ulkus genital adalah luka berbentuk kawah atau cekungan yang muncul di area organ intim, seperti vagina, penis, atau anus. Kondisi ini sering kali disebabkan oleh infeksi menular seksual. Namun, tidak menutup kemungkinan juga terjadi akibat kondisi medis lain, seperti dermatitis kontak. Untuk memahami apa itu ulkus genital selengkapnya, Anda bisa menyimak artikel di bawah ini sampai tuntas.
Apa itu Ulkus Genital?
Seperti yang telah dijelaskan bahwa ulkus genital adalah luka yang berada di area organ intim atau kulit di sekitarnya. Luka ini bisa memengaruhi bagian kulit yang lebih dalam dari epidermis (lapisan kulit paling luar). Secara umum, genital ulcers dapat sembuh dengan atau tanpa terbentuknya jaringan parut (scar tissue).
Penyebab Ulkus Genital
Ulkus genital paling sering disebabkan oleh infeksi menular seksual akibat virus, bakteri, maupun jamur yang mengiritasi area organ intim. Adapun beberapa jenis infeksi menular seksual yang kerap memicu timbulnya genital ulcers adalah:
Selain infeksi menular seksual, genital ulcers juga bisa dipicu oleh kondisi medis lain, di antaranya sebagai berikut:
-
Infeksi virus tertentu, seperti:
-
Cytomegalovirus, yaitu jenis virus yang bisa menyebabkan hepatitis, ensefalitis, dan sebagainya.
-
Epstein-Barr, yaitu jenis virus yang menyebabkan mononukleosis.
-
Influenza A.
-
Varicella zoster, jenis virus yang menyebabkan cacar air dan herpes zoster.
-
Infeksi bakteri tertentu, seperti:
-
Group A Streptococcus.
-
Mycoplasma pneumoniae.
-
Infeksi jamur di area vagina.
-
Kondisi medis tertentu, terutama yang menyebabkan peradangan kronis, seperti:
-
Pemfigoid bulosa, yaitu penyakit autoimun yang ditandai dengan munculnya lepuhan berisi cairan di kulit.
-
Dermatitis kontak.
-
Neutropenia siklik, kondisi ketika kadar sel neutrofil (salah satu jenis sel darah putih) di dalam darah menurun.
-
Kanker vulva (kanker pada permukaan luar vagina).
-
Cedera atau trauma di area organ intim, seperti trauma akibat hubungan seksual yang agresif, masuknya benda asing ke dalam organ intim, dan lain sebagainya.
Gejala Ulkus Genital
Pada tahap awal, luka di area genital berbentuk benjolan kecil atau ruam. Penderita kondisi ini mungkin juga akan menemukan pembengkakan pada kelenjar getah bening di sekitar selangkangan. Ulkus genital dapat memburuk seiring berjalannya waktu, menyebabkan kerusakan pada jaringan di permukaan kulit hingga membentuk luka berbentuk kawah (ulcer). Luka tersebut mungkin juga akan mengeluarkan cairan atau nanah.
Dalam sebagian kasus, ulkus genital tidak disertai dengan gejala tertentu. Namun, sebagian kasus lainnya dapat disertai dengan beberapa gejala yang bisa mengganggu kenyamanan penderitanya. Beberapa gejala tersebut, di antaranya:
-
Sensasi terbakar di area organ intim.
-
Demam.
-
Gatal-gatal di sekitar organ intim.
-
Nyeri saat buang air kecil (disuria) atau melakukan hubungan seksual (dispareunia).
-
Pada wanita, kondisi ini juga bisa disertai dengan keluarnya cairan keputihan yang berbau tidak sedap.
Gejala lain juga dapat menyerta ulkus genital tergantung dari penyebab yang mendasari. Selain lokasi di genital, luka ulkus juga bisa muncul di area tubuh lain, misalnya di mulut, anus, dan bagian kulit lain yang terkena kontak dengan patogen (mikroorganisme) penyebab ulkus.
Diagnosis Ulkus Genital
Penyebab genital ulcers sangat bervariasi. Karena itu, dokter perlu melakukan evaluasi kesehatan secara menyeluruh untuk menegakkan diagnosis kondisi ini. Pertama-tama, pasien akan menjalani wawancara medis atau anamnesis terkait dengan keluhan, riwayat kesehatan, dan gaya hidup, termasuk riwayat aktivitas seksual pasien.
Selanjutnya, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik untuk mengevaluasi luka di area genital dan kondisi kelenjar getah bening pada selangkangan. Untuk membantu menegakkan diagnosis, dokter juga dapat melakukan beberapa pemeriksaan penunjang berikut ini:
-
Tes darah.
-
Pemeriksaan gram (tes laboratorium yang memeriksa bakteri penyebab ulkus genital).
-
Deteksi antigen atau antibodi penyebab ulkus genital.
Pengobatan Ulkus Genital
Pengobatan ulkus genital dapat disesuaikan dengan penyebab yang mendasarinya. Misalnya, dokter dapat meresepkan antibiotik untuk menangani genital ulcers akibat infeksi bakteri atau antivirus guna mengobati genital ulcers yang disebabkan oleh infeksi virus. Pengobatan ulkus genital mungkin juga termasuk penggunaan salep topikal yang dioleskan ke area luka untuk mempercepat proses pemulihan.
Pencegahan Ulkus Genital
Pada dasarnya, genital ulcers dapat dicegah dengan menjaga kebersihan organ intim dan menghindari penyebab yang mendasarinya. Secara umum, beberapa upaya yang bisa dilakukan untuk meminimalkan risiko terjadinya genital ulcers adalah sebagai berikut:
-
Menerapkan praktik hubungan seksual yang sehat, seperti tidak bergonta-ganti pasangan seksual dan menggunakan kondom.
-
Menghindari menggunakan pakaian dalam atau celana yang terlalu ketat.
-
Rutin membersihkan organ intim dengan air bersih yang mengalir. Pastikan untuk membersihkan vagina dari arah depan ke belakang, bukan sebaliknya.
-
Menjalani pengobatan secara rutin jika menderita kondisi medis tertentu yang bisa menyebabkan terjadinya genital ulcers.
-
Menjalani pengobatan dengan pasangan seksual untuk mencegah penyebaran lebih lanjut.
Penting untuk diketahui bahwa penyebab serta gejala yang disebutkan di atas tidak spesifik mewakili kondisi ulkus genital. Artinya, penyebab atau gejala tersebut bisa serupa dengan kondisi medis atau penyakit lainnya. Oleh karenanya, sangat penting untuk memperoleh diagnosis yang tepat dan akurat dengan mengunjungi Dokter Spesialis Dermatologi, Venereologi, dan Estetika di Siloam Hospitals terdekat.
Sebagai informasi, tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang Anda jalani terkait kondisi ulkus genital dapat berbeda bergantung pada fasilitas kesehatan masing-masing rumah sakit. Tenaga medis profesional akan menentukan tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang disesuaikan dengan kondisi medis setiap pasien.
Anda bisa menggunakan aplikasi MySiloam untuk melihat jadwal praktik dokter, membuat janji temu dengan dokter terkait, serta memantau hasil pemeriksaan kesehatan secara online. Mari unduh aplikasi MySiloam sekarang untuk menikmati berbagai fitur yang memudahkan perjalanan kesehatan Anda.
Artikel Terkait
Dokter Kami
Online & Kunjungi Rumah Sakit
dr. Marsia Rusfianti, SpKK, M.Kes
Dermatologi (Kulit)
Spesialis Dermatologi Venereologi Estetika
Siloam Hospitals Lippo Cikarang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Armina Haramaini, SpKK
Dermatologi (Kulit)
Spesialis Dermatologi Venereologi Estetika
Siloam Hospitals Purwakarta
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Epi Panjaitan, MSc, SpKK
Dermatologi (Kulit)
Spesialis Dermatologi Venereologi Estetika
Siloam Hospitals Purwakarta
Tersedia :
Tersedia hari ini
TERPOPULER
Skrining Organ Tubuh Vital
Skrining Jantung
26 Service/Item
Rp20.000.000
TERPOPULER
CRP / Penanda Infeksi Akut
Darah, Infeksi, Jantung
1 Service/Item
Rp185.400
TERPOPULER
CRP-High Sensitive / Penanda Infeksi Akut
Darah, Infeksi, Jantung
1 Service/Item
Rp341.100
TERPOPULER
Complete Urinalysis (Chem & Sed) / Urine Lengkap
Infeksi, Skrining Ginjal, Urin
1 Service/Item
Rp76.500
TERPOPULER
Complete Blood Count + Diff / Pemeriksaan Darah Lengkap
1 Service/Item
Rp123.300







