Kesehatan Tubuh
Penyebab Nyeri Dada Seperti Ditusuk, Apakah Penyakit Jantung?

Table of Contents
Nyeri dada, terutama yang terasa tajam seperti ditusuk, sering kali menimbulkan kekhawatiran yang serius, mengingat dada merupakan bagian tubuh yang terdapat organ-organ vital seperti jantung dan paru-paru. Meski demikian, penyebab nyeri dada seperti ditusuk tidak selalu berkaitan dengan masalah jantung dan paru-paru. Terdapat beberapa kondisi lain yang dapat menimbulkan gejala tersebut. Apa saja itu? Mari simak informasinya dalam artikel berikut ini.
Penyebab Dada seperti Ditusuk
Terdapat sejumlah penyebab nyeri dada seperti ditusuk yang kerap terjadi, mulai dari serangan jantung, GERD, perikarditis, precordial catch syndrome, angina, masalah otot atau tulang, masalah paru-paru, hingga panic attack. Berikut adalah masing-masing penjelasannya:
1. Serangan Jantung (Infark Miokard)
Salah satu penyebab umum nyeri dada seperti ditusuk adalah serangan jantung atau infark miokard. Kondisi ini terjadi ketika terdapat gangguan aliran darah ke otot jantung sehingga dapat menyebabkan kematian otot jantung.
Infark miokard sering kali digambarkan dengan nyeri dada terasa seperti ditekan atau dada terasa berat. Rasa nyeri dapat menjalar ke lengan kiri, leher, rahang, punggung bagian atas, bahu, atau perut bagian atas. Nyeri dirasakan hilang timbul dalam beberapa menit, atau dapat berlangsung lama (lebih dari 20 menit). Keluhan juga disertai gejala lain, seperti keluar keringat dingin, mual atau muntah, sakit perut, sesak napas, atau penurunan kesadaran.
Diagnosis serangan jantung menjadi lebih kuat apabila gejala disertai faktor risiko tertentu, seperti:
-
Usia lanjut.
-
Hipertensi.
-
Merokok.
-
Dislipidemia.
-
Diabetes mellitus.
-
Memiliki keluarga dengan riwayat penyakit jantung koroner.
2. GERD
GERD atau gastroesophageal reflux disease juga menjadi salah satu penyebab umum nyeri dada yang kerap disalahartikan sebagai masalah jantung. Asam lambung yang naik ke kerongkongan dapat menyebabkan sensasi terbakar yang menyebar ke area dada.
Hal inilah yang kerap menimbulkan rasa nyeri seperti menusuk atau tertekan di daerah dada. Rasa nyeri ini bisa memburuk setelah makan, saat berbaring, atau membungkuk. Di samping itu, beberapa gejala lain dari GERD meliputi rasa asam di mulut, batuk-batuk, dan kesulitan menelan.
3. Perikarditis
Perikarditis adalah kondisi medis yang ditandai dengan peradangan pada perikardium, yaitu kantong tipis berisi cairan yang mengelilingi jantung. Peradangan ini dapat menyebabkan nyeri dada yang tajam dan menusuk, serta sering kali memburuk saat penderitanya menarik napas dalam, batuk, atau berbaring telentang.
Nyeri dada akibat perikarditis umumnya akan terasa membaik ketika duduk dan membungkuk ke arah depan. Kondisi ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti infeksi virus, infeksi bakteri, atau penyakit autoimun yang membuat sistem imun secara keliru menyerang jaringan sehat di perikardium.
4. Precordial Catch Syndrome
Precordial catch syndrome adalah kondisi yang ditandai dengan rasa nyeri mendadak, singkat, dan tajam yang muncul karena saraf-saraf di dada terhimpit atau mendapatkan stimulasi yang kuat. Kondisi ini kerap dialami oleh anak-anak dan remaja, namun tidak menutup kemungkinan juga terjadi pada orang dewasa.
Nyeri dada akibat PCS biasanya terasa seperti tertusuk, muncul di sisi kiri dada, dan dapat memburuk ketika seseorang sedang menarik napas dalam. Rasa nyeri ini umumnya tidak berbahaya, hanya berlangsung antara 30 detik hingga 3 menit, dan dapat hilang dengan sendirinya.
Belum diketahui secara pasti apa penyebab terjadinya PCS. Sebagai informasi, PCS kerap dikaitkan dengan iritasi pada saraf di dinding dada yang kemungkinan terjadi karena lonjakan pertumbuhan pada anak-anak dan remaja, cedera atau trauma pada dada, postur tubuh yang buruk atau membungkuk, serta spasme (kekakuan) otot.
5. Angina
Angina adalah salah satu jenis nyeri yang disebabkan oleh berkurangnya aliran darah ke jantung. Hal ini kerap muncul sebagai salah satu gejala dari penyakit jantung koroner. Nyeri akibat angina umumnya digambarkan sebagai rasa nyeri, tertekan, atau sensasi seperti diremas di bagian dada yang dapat menyebar ke bahu, lengan, leher, rahang, atau punggung.
Meskipun rasa nyerinya lebih sering tidak setajam nyeri seperti ditusuk, angina bisa saja menimbulkan sensasi nyeri yang bervariasi. Kondisi ini juga kerap dipicu oleh aktivitas fisik atau stres emosional, dan bisa mereda dengan beristirahat atau konsumsi obat-obatan tertentu.
6. Masalah Otot atau Tulang
Nyeri dada yang terasa tajam dan menusuk juga bisa berasal dari masalah pada otot atau tulang di area dada. Kondisi ini bisa terjadi karena kondisi tertentu, seperti kostokondritis (peradangan pada tulang rawan yang menghubungkan tulang rusuk dengan tulang dada) atau cedera otot dada akibat batuk berlebihan. Nyeri ini dapat memburuk ketika penderitanya bergerak, menekan area yang terasa nyeri, atau menarik napas dalam.
7. Panic Attack
Serangan panik atau panic attack dapat menimbulkan gejala yang mirip dengan serangan jantung, termasuk nyeri dada yang tajam seperti ditusuk. Ketika mengalami serangan panik, tubuh akan melepaskan hormon adrenalin dalam jumlah besar, menyebabkan jantung berdetak cepat, sesak napas, pusing, berkeringat, dan nyeri di area dada. Nyeri dada akibat serangan panik juga bisa terasa sangat menusuk, tertekan, atau seperti tercekik.
8. Masalah Paru-Paru
Penyebab nyeri dada seperti ditusuk selanjutnya adalah masalah paru-paru, seperti pleuritis atau peradangan dan iritasi pada lapisan paru-paru serta dada. Kondisi ini bisa menimbulkan nyeri dada yang singkat dan tajam, terutama ketika penderitanya sedang menarik napas, batuk, atau bersin. Pleuritis sendiri bisa disebabkan oleh beberapa kondisi, seperti infeksi bakteri atau virus, rheumatoid arthritis, atau penyumbatan arteri di paru-paru.
9. Masalah Jantung Lainnya
Selain kondisi medis yang disebutkan di atas, nyeri dada seperti ditusuk juga bisa muncul akibat masalah jantung lain, seperti miokarditis (peradangan otot jantung) atau diseksi aorta (kondisi ketika terdapat dinding aorta yang robek). Namun, kondisi ini cukup jarang terjadi.
Apakah Dada seperti Ditusuk Sudah Pasti Serangan Jantung?
Perlu diingat bahwa nyeri dada yang seperti ditusuk tidak selalu muncul akibat serangan jantung. Seperti yang sudah dijelaskan di atas, ada banyak kondisi lain yang dapat menyebabkan nyeri dada seperti ditusuk. Namun, jangan ragu untuk segera mengunjungi dokter apabila mengalami gejala yang mengindikasikan serangan jantung seperti yang disebutkan Harvard Health Publishing berikut ini:
-
Rasa tertekan, tidak nyaman, terbakar, atau nyeri pada bagian tengah dada.
-
Rasa tidak nyaman atau nyeri yang menyebar ke bahu, lengan, punggung, leher, rahang, atau perut.
-
Sesak napas.
-
Pusing atau sakit kepala ringan.
-
Mual atau muntah.
-
Keringat dingin.
-
Kelelahan yang tidak biasa.
-
Rasa berat atau lelah pada satu atau kedua lengan.
Perlu dipahami bahwa informasi yang disebutkan di atas hanya ditujukan sebagai edukasi dan tidak dapat menggantikan saran medis profesional. Oleh karena itu, apabila Anda mengalami nyeri dada seperti ditusuk dan disertai gejala lain seperti detak jantung tidak teratur atau sesak napas, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah di Siloam Hospitals terdekat.
Seluruh tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang dijalani pasien mungkin dapat berbeda, tergantung pada kondisi medis setiap pasien dan fasilitas yang tersedia. Dalam memilih rumah sakit jantung terbaik, pertimbangkan rekam jejak dan layanan kesehatan unggulan sebagai bagian dari proses pengambilan keputusan Anda.
Anda juga dapat menggunakan aplikasi MySiloam untuk memeriksa jadwal praktik dokter, membuat janji temu dengan dokter terkait, serta memantau hasil pemeriksaan kesehatan secara online. Unduh aplikasi MySiloam sekarang untuk menikmati berbagai fitur yang dapat memudahkan perjalanan kesehatan Anda.
Sumber
Healthline. What Causes Sudden, Sharp Chest Pain That Goes Away?. Diakses pada 2025 | Medical News Today. What Causes A Sharp Stabbing Pain in the Chest That Comes and Goes. Diakses pada 2025 | Harvard Health Publishing. Chest Pain: A Heart Attack or Something Else?. Diakses pada 2025 | NHS. Chest Pain. Diakses pada 2025 | Cleveland Clinic. Precordial Catch Syndrome. Diakses pada 2025 | PERKI. Pedoman Tata Laksana Sindrom Koroner Akut. Diakses pada 2025 |
Artikel Terkait
Dokter Kami
Online & Kunjungi Rumah Sakit
dr. Kadek Satrya Kurnia Suratna, SpJP
Kardiologi (Jantung)
Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah
Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya
Tersedia :
Tersedia hari ini
Online & Kunjungi Rumah Sakit
dr. Rinaldi Agustinus Ulaan, SpJP
Kardiologi (Jantung)
Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah
Rumah Sakit Umum Siloam Lippo Village
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Magma Purnawan Putra, SpJP (K), FIHA, FESC
Kardiologi (Jantung)
Subspesialis Kardiologi Intervensi
Siloam Hospitals Kupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Skrining Premium Gagal Jantung
Skrining Jantung
13 Service/Item
Rp6.000.000
TERPOPULER
Skrining Premium Biomarker Jantung Koroner
Skrining Jantung
17 Service/Item
Rp8.000.000
TERPOPULER
Skrining Premium Kesehatan Jantung
Skrining Jantung
13 Service/Item
Rp5.400.000
TERPOPULER
Paket Spesial Skrining Jantung
Skrining Jantung
6 Service/Item
Rp1.200.000
TERPOPULER
Skrining Jantung Advance
Skrining Jantung
9 Service/Item
Rp2.950.000
TERPOPULER
Jantung Kuat
Skrining Jantung
2 Service/Item
Rp499.000
TERPOPULER
Jantung Sehat
Skrining Jantung
6 Service/Item
Rp999.000
TERPOPULER
Jantung Prima
Skrining Jantung
7 Service/Item
Rp1.399.000
TERPOPULER
Jantung Ultima
Skrining Jantung
8 Service/Item
Rp1.900.000
TERPOPULER
Paket Aritmia (Gangguan Irama Jantung) Basic
Skrining Jantung
7 Service/Item
Rp888.000
Paket Aritmia (Gangguan Irama Jantung) Complete
Skrining Jantung
8 Service/Item
Rp2.388.000
Paket Pemeriksaan Jantung dengan Telekonsultasi
Jantung, Penawaran Spesial, Skrining Jantung, Tes Laboratorium & Medical Check Up Homecare
Rp3.750.000
TERPOPULER
Troponin T / Penanda Fungsi Jantung
Darah, Jantung
1 Service/Item
Rp374.400
CK-MB / Penanda Fungsi Jantung
Darah, Jantung
1 Service/Item
Rp355.500
TERPOPULER
Rontgen Dada
Rontgen / X-Ray
Rp191.000
TERPOPULER
Rontgen Dada/Thorax PA + Lateral
Rontgen / X-Ray
Rp382.000
TERPOPULER
CT Thorax Non-CNTRS / CT Scan Dada
CT Scan
Rp2.079.000






