Ketahui Penyebab Kepala Kesemutan dan Kapan Perlu Diwaspadai
Kesehatan Tubuh

Ketahui Penyebab Kepala Kesemutan dan Kapan Perlu Diwaspadai

07 Desember 2024 4 menit waktu baca
mengenal kepala kesemutan

 

Kepala kesemutan adalah suatu kondisi ketika muncul sensasi seperti tersengat listrik atau tusukan pada kepala. Kondisi ini sebenarnya cukup umum terjadi dan biasanya tidak mengkhawatirkan. Kepala kesemutan merupakan kondisi yang kerap dialami oleh penderita migrain. Namun, beberapa kondisi lainnya seperti kurang tidur, stres, atau mengonsumsi kafein, juga dapat menyebabkan kondisi tersebut. Simak penjelasan selengkapnya mengenai penyebab kepala kesemutan di bawah ini.

 

Penyebab Kepala Kesemutan

 

Kepala kesemutan atau yang dikenal juga sebagai parestesia dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari hal ringan, seperti salah posisi tidur, hingga penyakit tertentu, misalnya migrain hingga stroke. Berikut uraian selengkapnya mengenai berbagai penyebab kepala kesemutan.

 

1. Posisi Tidur yang Salah

 

Posisi tidur yang tidak biasa atau tidur di tempat yang tidak biasa, seperti di dalam pesawat dan kereta api, bisa menyebabkan munculnya sensasi kesemutan pada kepala. Bahkan, tidur dalam posisi telentang juga bisa membuat seseorang mengalami keluhan tersebut. Sebagai informasi, beberapa serabut saraf yang naik ke bagian belakang kepala berasal dari tulang belakang. Sehingga adanya pekanan pada tulang belakang akibat posisi tidur yang salah dapat menyebabkan kesemutan.

 

2. Obat-obatan

 

Kepala kesemutan juga bisa disebabkan oleh konsumsi obat-obatan tertentu. Adapun beberapa jenis obat yang paling umum menjadi penyebab parestesia adalah sebagai berikut:

 

  • Obat jantung atau tekanan darah tinggi.

  • Obat kemoterapi untuk mengobati kanker.

  • Obat untuk melawan infeksi (antibiotik).

  • Obat untuk penyakit autoimun.

  • Antikonvulsan (antikejang).

  • Obat antiretroviral untuk HIV dan AIDS.

 

3. Sakit Kepala

 

Parestesia juga bisa menjadi salah satu tanda dari beberapa jenis sakit kepala, seperti migrain. Kesemutan di kepala bisa muncul sebelum serangan sakit kepala terjadi. Selain migrain, kesemutan pada kepala mungkin juga menjadi tanda-tanda jenis sakit kepala berikut ini:

 

  • Sakit kepala cluster.

  • Sakit kepala tegang karena mata lelah, stres, atau mengalami ketegangan otot.

 

4. Diabetes

 

Diabetes terjadi ketika tubuh tidak dapat memproduksi hormon insulin yang cukup untuk memproses gula dalam darah. Akibatnya, kadar gula dalam darah menjadi terlalu tinggi. Tanpa pengobatan, diabetes dapat menyebabkan kerusakan saraf, termasuk kerusakan saraf fokal yang memengaruhi wajah dan kepala. Hal inilah yang bisa menyebabkan kesemutan di kepala pada penderita diabetes.

 

5. Infeksi Pernapasan Atas atau Sinus

 

Infeksi saluran pernapasan juga bisa memicu munculnya sensasi kesemutan pada kepala. Kondisi ini menyebabkan peradangan jaringan yang menekan saraf di kepala dan wajah hingga terjadi parestesia. Infeksi pernapasan atas yang biasanya menyebabkan kepala kesemutan adalah flu biasa, influenza, dan sinusitis.

 

6. Cemas dan Stres

 

Kepala kesemutan juga kerap dikaitkan dengan masalah kesehatan mental, seperti gangguan cemas dan stres. Ketika tingkat kecemasan tinggi atau terjadi serangan panik (panic attack), tubuh akan memulai serangkaian respons fisik, salah satunya adalah penyempitan pembuluh darah. Respons inilah yang bisa mengganggu fungsi saraf dan menyebabkan parestesia.

 

7. Cedera Kepala

 

Cedera kepala akibat terjatuh, terbentur, atau tertusuk juga dapat menyebabkan kerusakan saraf yang menimbulkan kesemutan di kepala. Pada kondisi ini, parestesia biasanya muncul ketika jalur saraf yang mengalami kerusakan mulai pulih dan sembuh.

 

8. Kondisi Autoimun

 

Autoimun adalah kondisi ketika sistem imun tubuh menyerang tubuh itu sendiri. Pada beberapa kasus, kondisi autoimun dapat menyerang saraf dan jaringan di sekitarnya. Kondisi ini bisa menyebabkan kesemutan di kepala. Beberapa jenis penyakit autoimun yang berkaitan dengan gejala ini adalah:

 

 

9. Stroke

 

Stroke adalah penyebab kepala kesemutan yang perlu diwaspadai. Pasalnya, kondisi ini dapat menyebabkan kematian sel di antara neuron (sel otak) yang memengaruhi efek kognitif dan fungsional jangka panjang. Adapun gejala lain yang menyertai stroke adalah sebagai berikut:

 

  • Kelemahan pada anggota gerak tubuh.

  • Bicara pelo.

  • Salah satu sisi wajah terkulai.

  • Kehilangan keseimbangan.

  • Rabun pada mata yang terjadi secara tiba-tiba.

  • Kebingungan.

 

Kapan Harus ke Dokter?

 

Seperti yang sudah dijelaskan, kepala kesemutan atau parestesia terkadang bisa menjadi tanda 

dari kondisi medis tertentu yang membutuhkan perawatan sesegera mungkin. Untuk itu, lekas konsultasikan dengan dokter apabila mengalami sejumlah gejala berikut:

 

  • Tubuh merasa lemah atau tidak bisa bergerak, disertai mati rasa atau kesemutan.

  • Kesemutan atau mati rasa terjadi setelah cedera kepala, leher, atau punggung.

  • Tidak bisa mengendalikan gerakan lengan atau kaki, serta kehilangan kendali kandung kemih atau usus.

  • Kehilangan kesadaran, meski hanya sesaat.

  • Mengalami pelo, sulit bicara, perubahan penglihatan, kesulitan berjalan, atau lemas.

  • Kesemutan atau mati rasa tidak memiliki penyebab yang jelas.

  • Nyeri pada leher, lengan bawah, atau jari-jari.

  • Lebih sering buang air kecil.

  • Timbul ruam.

  • Pusing, kejang otot, dan gejala abnormal lainnya.

 

Perlu dipahami bahwa informasi yang disebutkan hanya untuk tujuan edukasi dan tidak dapat menggantikan diagnosis maupun saran perawatan dari dokter. Berbagai kondisi yang dijelaskan di atas pun tidak secara spesifik mewakili penyebab kepala kesemutan, sehingga bisa terjadi pada kondisi medis lainnya.

 

Apabila mengalami gejala-gejala tidak biasa yang berkaitan dengan gangguan pada kepala, penting untuk memperoleh diagnosis yang akurat dengan mengunjungi Dokter Spesialis Neurologi di Siloam Hospitals terdekat. Bersama Siloam Hospitals, Anda juga dapat memperoleh penanganan lebih lanjut sesuai dengan kondisi tubuh.

 

Namun, tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang Anda jalani terkait kondisi ini mungkin berbeda di satu fasilitas kesehatan dengan yang lain. Tenaga medis akan menentukan tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang tepat sesuai dengan kondisi medis setiap pasien.


Manfaatkan aplikasi MySiloam untuk mengakses berbagai fitur kesehatan yang memudahkan Anda, mulai dari melihat jadwal dokter, membuat janji temu dengan dokter terkait, hingga memantau hasil pemeriksaan. Mari unduh aplikasi MySiloam sekarang untuk menikmati berbagai fitur yang memudahkan perjalanan kesehatan Anda.

Sumber

Health Central. The Surprising Reasons Your Head Could Be Tingling. Diakses pada 2024 | Very Well Health. Tingling, Numbness, or Cold Feeling in the Head. Diakses pada 2024 | Medical News Today. What causes tingling in the head?. Diakses pada 2024 |

Dokter Kami
dr-kelvin-yuwanda-spn

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Kelvin Yuwanda, SpN, CIPS, AIFO-K

Neurologi (Otak dan Sistem Saraf)

Spesialis Neurologi


Siloam Hospitals Kupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-jerry-hartawan--sps

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Jerry Hartawan Saputra, SpN, M.Si.Med

Neurologi (Otak dan Sistem Saraf)

Spesialis Neurologi


Siloam Hospitals Putera Bahagia

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-dorothea-fortuna-meita-caturwulan-sps

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Dorothea Fortuna Meita Caturwulan, M.Kes, Sp.N, F.MIN, CIPS, FIPP

Neurologi (Otak dan Sistem Saraf)

Spesialis Neurologi


Siloam Hospitals Purwakarta

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail