Ibu dan Anak
Bolehkah Puasa saat Hamil Trimester 3? Ini Penjelasannya

Table of Contents
Ibu hamil yang memutuskan untuk menjalani puasa Ramadan perlu memperhatikan beberapa hal penting, salah satunya upaya pemenuhan gizi, baik bagi ibu maupun janin di dalam kandungan. Selain itu, ibu juga perlu mempertimbangkan kondisi kesehatan serta usia kehamilan. Lantas, apakah puasa saat hamil trimester 3 diperbolehkan? Temukan jawabannya melalui ulasan di bawah ini.
Bolehkah Puasa saat Hamil Trimester 3?
Memasuki trimester 3 artinya usia kehamilan ibu sudah mencapai 28 minggu. Hal ini menandakan bahwa waktu persalinan semakin dekat. Secara umum, ibu hamil tidak diwajibkan untuk menjalani puasa karena jika dilihat dari sisi medis dapat meningkatkan risiko kontraksi palsu dan kelahiran prematur.
Di samping itu, normalnya, ibu hamil memerlukan gizi lebih banyak sehari-harinya agar kebutuhan gizi janin pun tetap terpenuhi dan bisa berkembang dengan baik. Sehingga, masalah asupan nutrisi yang dapat terjadi jika ibu hamil berpuasa juga menjadi pertimbangan.
Namun, jika setelah mempertimbangkan berbagai hal tersebut dan dokter mengizinkan ibu untuk berpuasa saat hamil trimester 3, tidak ada salahnya bagi ibu untuk menjalani puasa. Saat berpuasa, ibu perlu menerapkan pola makan yang tepat selama buka dan sahur guna memastikan nutrisi ibu serta janin tetap terpenuhi.
Puasa saat hamil tua tidak disarankan apabila ibu mengalami kondisi-kondisi medis tertentu, seperti salah satunya menderita diabetes gestasional. Ibu hamil tidak dianjurkan untuk berpuasa jika menderita kondisi tersebut karena berisiko mengalami hipoglikemia dan dehidrasi.
Sebab, kadar gula darah dikhawatirkan akan turun secara drastis saat puasa. Selain itu, ibu hamil dengan komorbiditas lain, seperti tekanan darah tinggi dan penyakit jantung, juga harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum berpuasa.
Tips Puasa saat Hamil Trimester 3
Ibu hamil bisa berpuasa ketika dokter telah menyatakan bahwa kondisi ibu memungkinkan untuk menjalaninya. Penelitian mengatakan bahwa tidak ditemukan adanya efek negatif dari berpuasa saat hamil pada kesehatan ibu hamil dan tidak ditemukan perbedaan yang signifikan (misalnya, berat badan janin yang turun) antara ibu hamil yang puasa maupun tidak, kecuali pada puasa yang dijalani dengan durasi lebih dari 16 jam.
Meski begitu, agar kondisi ibu dan janin tetap terjaga selama berpuasa, berikut adalah beberapa tips aman puasa saat hamil trimester 3 yang dapat diterapkan.
1. Menghindari Minuman Manis
Minuman manis adalah menu buka puasa yang paling digemari karena dianggap bisa melegakan dahaga. Sayangnya, ibu hamil tidak dianjurkan untuk mengonsumsi minuman manis karena berisiko menyebabkan kenaikan berat badan, baik pada ibu maupun janin.
Hal ini tentu akan membuat ibu merasa tidak nyaman dan kesulitan bergerak. Mengingat bahwa di kehamilan trimester 3, berat badan ibu sudah semakin bertambah karena perut yang membesar. Jadi, sebaiknya hindari minuman manis saat berbuka puasa selama kehamilan.
Jika berat badan janin berlebih (>4 kg), bayi akan sulit dilahirkan dan berisiko menyebabkan sejumlah komplikasi seperti proses persalinan yang tidak lancar, perdarahan pasca persalinan, distosia bahu pada bayi, hipoglikemia pada bayi, dan lain-lain. Kondisi ini disebut dengan makrosomia.
2. Memperhatikan Kecukupan Gizi dan Cairan
Meski sedang berpuasa, pemenuhan gizi seimbang ibu hamil penting untuk diperhatikan. Tidak butuh waktu lama hingga persalinan ketika kehamilan sudah memasuki trimester 3. Karenanya, ibu harus mengonsumsi makanan sehat bergizi seimbang agar mendapatkan asupan yang bisa memberikan energi tambahan untuk persalinan.
Pastikan ibu tetap mendapatkan asupan lemak, protein, vitamin, dan nutrisi lainnya dari makanan yang dikonsumsi dalam waktu yang terbatas selama periode puasa. Ibu juga harus memperbanyak asupan cairan untuk mencegah dehidrasi.
Ibu disarankan untuk minum 8–10 gelas air setiap hari. Jika didapatkan tanda-tanda dehidrasi, seperti perasaan ingin pingsan dan merasa sangat lemas, ibu sebaiknya segera membatalkan puasanya.
3. Menjaga Kondisi Kesehatan Ibu Hamil
Imunitas setiap orang berbeda-beda, itulah sebabnya ada ibu hamil yang diperbolehkan puasa, namun ada pula yang tidak. Selain mengonsumsi makanan sehat bergizi seimbang, ibu yang sedang hamil trimester 3 dan menjalani puasa harus mendapatkan istirahat yang cukup. Jika ibu merasa lelah atau lemas di tengah menjalani puasa, tidak ada salahnya untuk membatalkan puasa dan berkonsultasi dengan dokter.
Manfaat Puasa saat Hamil Trimester 3
Jika dibandingkan dengan usia hamil muda (trimester 1 dan 2), puasa di trimester 3 memang relatif lebih aman. Kendati demikian, dokter tetap perlu memastikan bahwa kondisi ibu serta janin memungkinkan untuk berpuasa sebelum memberikan persetujuan.
Puasa saat hamil trimester 3 dapat membantu mengontrol kenaikan berat janin, terutama bila berat badannya sudah terlalu besar, serta mengalami penurunan tekanan darah sistolik dan kadar gula darah dalam tubuh. Di samping itu, puasa juga bermanfaat untuk meredakan gejala GERD yang sering kali dialami oleh ibu hamil.
Tidak sampai di situ, puasa juga dapat bermanfaat untuk menjaga konsentrasi dan suasana hati ibu hamil. Lantaran, puasa dapat membantu proses regenerasi dan perkembangan sel-sel di dalam otak, serta mengoptimalkan produksi hormon endorfin yang bisa memicu perasaan bahagia. Alhasil, ibu hamil terhindar dari stres.
Jadi, dibalik risikonya, puasa bagi ibu hamil juga dapat memberikan sejumlah manfaat. Namun apabila ingin menjalani ibadah puasa di saat kehamilan sudah memasuki trimester ke-3, ada baiknya untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan di Siloam Hospitals untuk mendapatkan saran dan rekomendasi puasa yang tepat.
Ibu hamil kini juga bisa memanfaatkan NEST sebuah layanan dan fasilitas kehamilan, melahirkan, dan pascamelahirkan lengkap yang didukung oleh tim dokter multidisiplin, seperti dokter spesialis kandungan dan kebidanan, dokter spesialis anak, dokter spesialis anestesi, ahli gizi klinis, konsultan laktasi, serta bidan dan tenaga medis profesional lainnya. Layanan NEST tersedia di Siloam Hospitals TB Simatupang dan Siloam Hospitals Sriwijaya Palembang.
Artikel Terkait
Dokter Kami
Siloam Hospitals TB Simatupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
Dr. dr. Samuel Oetoro, MS, SpGK (K)
Gizi Klinik
Subspesialis Nutrisi pada Kelainan Metabolisme Gizi
MRCCC Siloam Hospitals Semanggi
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals TB Simatupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
TERPOPULER
Post Birthing Basic Package - Homecare
Lainnya, Perawatan Bersalin Homecare
Rp490.000
NEST - Lab Screening Trimester 1 (PAKET A)
Lainnya
16 Service/Item
Rp4.642.000
NEST - Lab Screening Trimester 2 / Trimester 3
Lainnya
5 Service/Item
Rp1.226.000
NEST - Lab Screening Preops
Lainnya
10 Service/Item
Rp2.528.000
NEST - Lab Screening Trimester 1 (PAKET B)
Lainnya
9 Service/Item
Rp1.692.000
TERPOPULER
Post Birthing Complete Package - Homecare
Perawatan Bersalin Homecare
Rp1.350.000







