8 Efek Puasa Tanpa Sahur bagi Kesehatan, Perlu Diwaspadai!
Pola Hidup Sehat

8 Efek Puasa Tanpa Sahur bagi Kesehatan, Perlu Diwaspadai!

22 Agustus 2024 3 menit waktu baca
Puasa tanpa sahur bagi kesehatan

Sahur adalah kegiatan mengonsumsi makanan pada dini hari untuk mengisi kebutuhan energi tubuh agar siap menjalani puasa. Oleh karenanya, ada beberapa bahaya puasa tanpa sahur bagi kesehatan yang perlu diwaspadai, seperti peningkatan risiko dehidrasi, penurunan daya tahan tubuh, hingga kemungkinan terjadinya hipoglikemia.

 

Mari simak ulasan tentang bahaya puasa tanpa sahur bagi kesehatan tubuh melalui artikel di bawah ini.

Bahaya Puasa Tanpa Sahur bagi Kesehatan

 

Sebelum menjalani puasa, penting bagi setiap individu untuk mengonsumsi makanan sehat dengan gizi seimbang saat sahur agar kesehatan tubuh tetap terjaga. Di sisi lain, apa bahaya jika menjalani puasa tanpa sahur bagi kesehatan tubuh? Berikut penjelasannya.

 

1. Meningkatkan Risiko Dehidrasi

 

Bahaya sahur tanpa puasa bagi kesehatan yang pertama adalah dapat meningkatkan risiko dehidrasi selama berpuasa. Dehidrasi merupakan suatu kondisi ketika tubuh tidak mendapatkan asupan cairan yang cukup. Dehidrasi dapat mengakibatkan tubuh terasa lemas, kurang fokus, serta penurunan tekanan darah.

 

Sebagai upaya mencegah hal tersebut, Anda dianjurkan untuk minum air putih minimal 2 gelas saat sahur dan mengonsumsi makanan yang mengandung banyak air, seperti sup ayam, sayur, dan buah segar.

 

2. Kebutuhan Energi Tubuh Tidak Tercukupi

 

Selama berpuasa, Anda perlu menahan diri untuk tidak mengonsumsi makanan maupun minuman selama beberapa jam. Karena itulah, jika tidak mengonsumsi makanan saat sahur, tubuh akan kekurangan energi yang menyebabkan mudah lemas dan lelah.

 

Untuk mengoptimalkan kebutuhan energi tubuh selama berpuasa, Anda dapat mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat kompleks saat sahur, di antaranya kentang, nasi merah, oatmeal, dan ubi jalar. Mengonsumsi makanan tinggi serat, seperti buah dan sayur, juga dianjurkan karena makanan tersebut cenderung dicerna secara perlahan sehingga tubuh akan merasa kenyang lebih lama saat menjalani puasa.

 

3. Memicu Turunnya Berat Badan secara Drastis

 

Bahaya puasa tanpa sahur bagi kesehatan berikutnya adalah dapat memicu penurunan berat badan secara drastis. Ketika tidak mendapatkan asupan kalori yang cukup selama puasa, tubuh akan memecah lemak dan protein untuk dijadikan sebagai sumber energi. Jika terjadi secara terus-menerus, kondisi ini berisiko menyebabkan berat badan turun drastis yang dapat mengganggu kesehatan tubuh.

 

4. Daya Tahan Tubuh Menurun

 

Bahaya puasa tanpa sahur bagi kesehatan yang perlu diwaspadai selanjutnya adalah penurunan sistem imun karena tidak terpenuhinya kebutuhan nutrisi tubuh. Akibatnya, Anda lebih berisiko mengalami berbagai macam penyakit saat puasa, seperti nyeri tenggorokan, diare, flu, dan sembelit.

 

Di samping itu, manfaat sahur saat puasa juga mampu mencegah terjadinya sindrom metabolik atau kondisi medis yang berkaitan dengan gangguan gula darah, obesitas, tekanan darah, dan kolesterol.

 

Oleh karenanya, penting untuk mengonsumsi menu sahur sehat yang mengandung gizi seimbang, di antaranya karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral.

 

5. Memicu Hipoglikemia

 

Salah satu akibat tidak sahur saat puasa yang berbahaya adalah dapat menurunkan kadar gula darah secara drastis. Apabila dibiarkan berlarut-larut, hal tersebut berisiko menyebabkan hipoglikemia, yaitu kondisi medis ketika kadar gula darah berada di bawah batas normal. Kondisi ini tentu berbahaya bagi kesehatan tubuh karena dapat menimbulkan gejala berupa pusing, lemas, tubuh gemetar, keringat dingin, kejang, hingga penurunan kesadaran.

 

6. Meningkatkan Risiko Asam Lambung Naik

 

Bahaya tidak sahur saat puasa yang perlu diwaspadai berikutnya adalah dapat memicu asam lambung naik. Pasalnya, mengonsumsi makanan sehat saat sahur turut memperlambat proses pengosongan lambung yang menurunkan risiko asam lambung naik selama berpuasa. Anda juga dianjurkan untuk mengunyah makanan dengan perlahan serta menghindari tidur setelah makan sebagai upaya mencegah asam lambung naik saat puasa.

 

7. Menurunkan Massa Otot

 

Salah satu nutrisi yang penting untuk disediakan dalam menu sahur adalah protein. Protein dapat memberikan energi yang cukup serta membuat tubuh merasa kenyang lebih lama saat berpuasa. Tidak hanya itu, protein juga dibutuhkan oleh tubuh untuk proses pembentukan dan perbaikan jaringan otot sehingga turut mencegah terjadinya penurunan massa otot yang signifikan.

 

8. Terganggunya Keseimbangan Tubuh

 

Gangguan keseimbangan tubuh merupakan dampak dari puasa tanpa sahur bagi kesehatan yang perlu diwaspadai. Hal ini dikarenakan kebutuhan energi yang tidak tercukupi selama berpuasa menyebabkan tubuh mudah goyah dan lemas. Bila dibiarkan, kondisi ini dapat memicu pusing hingga vertigo.

 

Jika Anda melewatkan sahur dan mengalami gejala seperti dehidrasi atau asam lambung naik, Anda perlu segera mengunjungi Siloam Hospitals terdekat untuk berkonsultasi dengan Dokter Umum. Nantinya, dokter akan memberikan penanganan yang tepat terkait gejala atau efek samping melewatkan sahur yang Anda alami.

 

Digital Booking Lab&Rad - KV 1

Dokter Kami
dr-lanny-christiawati-spgk

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Lanny Christiawati, SpGK

Gizi Klinik

Spesialis Gizi Klinik


Siloam Hospitals TB Simatupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-samuel-oetoro-spgk

Kunjungi Rumah Sakit

Dr. dr. Samuel Oetoro, MS, SpGK (K)

Gizi Klinik

Subspesialis Nutrisi pada Kelainan Metabolisme Gizi


MRCCC Siloam Hospitals Semanggi

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-christopher-andrian-mgizi-spgk

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Christopher Andrian, M.Gizi, SpGK

Gizi Klinik

Spesialis Gizi Klinik


Siloam Hospitals TB Simatupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail