Penyebab Sakit Kepala Sebelah Kiri yang Umum hingga Serius
Kesehatan Tubuh

Penyebab Sakit Kepala Sebelah Kiri yang Umum hingga Serius

26 Mei 2025 5 menit waktu baca
sakit kepala sebelah kiri

 

Sakit kepala adalah keluhan yang umum. Hampir setiap orang dewasa mungkin pernah mengalami sakit kepala. Kondisi ini dapat disebabkan oleh hal yang paling ringan, seperti gaya hidup, namun bisa juga dipicu oleh kondisi yang lebih serius, seperti stroke. Simak ulasan selengkapnya tentang penyebab sakit kepala sebelah kiri di bawah ini.

Penyebab Sakit Kepala Sebelah Kiri

Sakit kepala adalah kondisi umum dengan berbagai faktor yang bisa mendasari penyebabnya. Kondisi ini dapat disebabkan oleh sakit kepala primer, seperti tension headache, migrain, dan sebagainya atau faktor lain, seperti gaya hidup, infeksi, atau bahkan masalah serius seperti stroke. Berikut uraian selengkapnya tentang penyebab sakit kepala sebelah kiri.

1. Sakit Kepala Primer

Sakit kepala primer adalah jenis sakit kepala yang terjadi tanpa adanya penyebab jelas yang mendasarinya, baik karena suatu penyakit tertentu maupun cedera. Sakit kepala primer terbagi menjadi beberapa jenis, di antaranya:

 

  • Tension type headache (sakit kepala tegang): Ini merupakan jenis sakit kepala primer yang paling umum. Kondisi ini ditandai dengan nyeri pada kepala selama kurang lebih 30 menit dan berlangsung hingga 7 hari. Karakteristik sakit kepala ini adalah rasa berat dan menekan di salah satu sisi atau seluruh kepala dengan intensitas ringan hingga sedang.

  • Migrain: Kondisi ini bisa dialami oleh anak-anak maupun orang dewasa. Migrain menimbulkan gejala berupa sakit kepala berdenyut di salah satu sisi kepala, misalnya sakit kepala sebelah kiri. Migrain bisa semakin memburuk jika penderita terkena paparan cahaya atau suara.

  • Cluster: Jenis sakit kepala ini cukup jarang terjadi. Kondisi ini ditandai dengan sakit kepala hebat pada area mata, samping kepala (satu sisi), atau kombinasi keduanya. Cluster headache biasanya juga disertai dengan gejala mata merah, berair, kelopak mata turun, hidung tersumbat, dahi dan wajah berkeringat, dan lain-lain.

2. Gaya Hidup

Sakit kepala sebelah kiri juga bisa dipengaruhi gaya hidup sehari-hari, seperti waktu tidur yang kurang, pola makan, stres, dan lain-lain. Penting untuk mengetahui kaitan gaya hidup dengan sakit kepala guna mencegah kondisi ini. Berikut uraiannya:

 

  • Pola makan: Sakit kepala bisa terjadi ketika seseorang melewatkan jam makan. Pada penderita migrain, makanan dan minuman tertentu dapat memicu serangan, seperti kafein, pemanis buatan, alkohol, cokelat, dan makanan fermentasi.

  • Pola tidur: Kebutuhan tidur yang tidak tercukupi dan jadwal tidur yang tidak teratur juga bisa menjadi faktor penyebab sakit kepala sebelah kiri. 

  • Stres: Kondisi stres dan tegang dapat meningkatkan risiko sakit kepala pada beberapa orang.

  • Faktor lingkungan: Polusi udara, bau, cahaya terang, atau perubahan cuaca juga bisa menyebabkan sakit kepala sebelah kiri.

  • Aktivitas fisik: Olahraga yang teratur bermanfaat untuk mencegah sakit kepala asalkan dilakukan dengan tepat. Pasalnya, olahraga yang berlebihan atau terlalu memaksakan diri justru dapat memicu munculnya sakit kepala.

3. Penyakit Infeksi

Meski jarang terjadi, infeksi bakteri dan virus yang menyerang kepala juga bisa menjadi penyebab sakit kepala yang parah di salah satu sisi kepala. Infeksi tersebut dapat meliputi meningitis (infeksi pada selaput otak) dan ensefalitis (peradangan otak) yang bisa menyebabkan sakit kepala yang sangat mengganggu hingga penderita kesulitan melakukan aktivitas sehari-hari (debilitating headache).

4. Gegar Otak

Gegar otak atau cedera otak traumatik dapat menyebabkan komplikasi jangka panjang, salah satunya sakit kepala sebelah kiri. Cedera ini biasanya terjadi setelah seorang individu mengalami benturan benda tumpul atau cedera tembus pada kepala akibat beberapa hal berikut:

 

  • Terjatuh saat beraktivitas.

  • Cedera olahraga.

  • Kecelakaan sepeda motor atau mobil.

  • Luka tembak.

  • Sakit kepala yang menetap dan tidak kunjung sembuh atau bahkan memburuk dari waktu ke waktu.

5. Sakit Kepala Sinus

Seperti namanya, sakit kepala sinus adalah sakit kepala yang disebabkan oleh infeksi pada sinus (sinusitis) dan peradangan yang menyertainya.Rasa sakitnya biasanya memiliki intensitas ringan hingga sedang dan jarang muncul dengan intensitas yang sangat parah. 

 

Selain itu, penderita sinusitis mungkin juga merasakan tekanan yang menyebar di belakang mata, di sisi hidung, dan terkadang tepat di atas gigi. Biasanya kondisi ini juga disertai dengan gejala hidung tersumbat dan keluar cairan dari hidung.

6. Kondisi Neurologis

Sakit kepala sebelah kiri juga bisa disebabkan oleh kondisi neurologis atau kerusakan saraf di tulang belakang, leher, dan kepala. Beberapa kondisi tersebut, di antaranya:

 

  • Neuralgia oksipital: Ini merupakan jenis sakit kepala langka yang umumnya memengaruhi satu sisi kepala. Kondisi ini disebabkan oleh tekanan pada saraf yang dapat mengakibatkan munculnya rasa nyeri yang bersifat tajam, berdenyut, dan adanya sensasi seperti kejutan di leher, belakang telinga, atau belakang kepala.

  • Giant cell arteritis: Peradangan pada arteri temporal di sisi dahi yang dapat menyebabkan sakit kepala sebelah kiri atau di sisi kepala lainnya. Kondisi ini bisa mengganggu aliran darah dan menjadi serius sehingga memerlukan penanganan sesegera mungkin.

  • Neuralgia trigeminal: Kondisi nyeri kronis yang terjadi karena adanya kerusakan pada saraf trigeminal. Hal ini biasanya disebabkan oleh kompresi pembuluh darah akibat multiple sclerosis, trauma kepala, atau stroke. Pada kondisi ini, nyeri kepala yang timbul bisa terasa menusuk, nyeri yang konsisten, serta sensasi seperti terbakar.

7. Stroke

Penyebab sakit kepala sebelah kiri yang perlu diwaspadai berikutnya adalah stroke. Stroke merupakan kondisi neurologis serius yang diakibatkan oleh gangguan aliran darah ke otak secara tiba-tiba, seperti penggumpalan darah atau pembuluh darah pecah.

 

Studi yang dipublikasikan dalam The Journal of Head and Face Pain menyebutkan bahwa 23% orang mengalami sakit kepala terus-menerus setelah stroke. International Headache Society juga menyebutkan bahwa seseorang bisa mengalami sakit kepala yang bertahan lebih dari 3 bulan setelah pulih dari stroke.

 

Perlu dipahami bahwa beberapa kondisi tersebut tidak dapat dijadikan sebagai satu-satunya acuan untuk menentukan apa penyebab sakit kepala sebelah kiri. Karena, tak menutup kemungkinan bahwa sakit kepala tersebut disebabkan oleh kondisi lain, sehingga dibutuhkan diagnosis yang akurat dari dokter untuk mengetahui penyebab pasti. Dalam hal ini, Anda bisa berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Neurologi di Siloam Hospitals terdekat.

 

Apabila Anda sering mengalami sakit kepala dan disarankan dokter untuk melakukan pemeriksaan kesehatan otak, Siloam Hospitals menyediakan paket Skrining Kesehatan Otak. MCU ini bermanfaat untuk mengevaluasi struktur dalam rongga kepala dan mendeteksi berbagai kelainan di otak. Anda bisa memesan paket pemeriksaan ini secara praktis melalui aplikasi MySiloam.

Sumber

Medical News Today. What causes a persistent headache?. Diakses pada 2024 | Very Well Health. Why Do I Have a Headache on the Left Side of My Head?. Diakses pada 2024 | Healthline. 11 Headaches on the Left Side of the Head. Diakses pada 2024 |

Dokter Kami
dr-kelvin-yuwanda-spn

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Kelvin Yuwanda, SpN, CIPS, AIFO-K

Neurologi (Otak dan Sistem Saraf)

Spesialis Neurologi


Siloam Hospitals Kupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-jerry-hartawan--sps

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Jerry Hartawan Saputra, SpN, M.Si.Med

Neurologi (Otak dan Sistem Saraf)

Spesialis Neurologi


Siloam Hospitals Putera Bahagia

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-dorothea-fortuna-meita-caturwulan-sps

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Dorothea Fortuna Meita Caturwulan, M.Kes, Sp.N, F.MIN, CIPS, FIPP

Neurologi (Otak dan Sistem Saraf)

Spesialis Neurologi


Siloam Hospitals Purwakarta

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail