Terapi Brace, Rekomendasi Pengobatan Skoliosis Tanpa Operasi
Kesehatan Tubuh

Terapi Brace, Rekomendasi Pengobatan Skoliosis Tanpa Operasi

05 Mei 2025 4 menit waktu baca
terapi brace untuk skoliosis

Brace adalah alat ortopedi yang dirancang untuk membantu mengoreksi kelengkungan tulang belakang dan mencegah perkembangan skoliosis yang lebih lanjut. Alat ini digunakan sebagai terapi atau pengobatan skoliosis yang efektif mengendalikan perburukan perkembangan kelainan tulang belakang pada anak-anak dan remaja. 

 

Mari pahami lebih lanjut seputar terapi brace untuk skoliosis, mulai dari siapa yang memerlukannya, jenis-jenis brace yang umum digunakan, hingga bagaimana proses terapinya dilakukan.

 

Apa itu Brace untuk Skoliosis?

 

Brace adalah penyangga punggung berbentuk seperti korset yang terbuat dari plastik solid sehingga dapat menopang tulang punggung agar tetap lurus. Brace akan mengelilingi tubuh penggunanya dari bawah ketiak hingga di atas pinggul. Brace dapat dikenakan sebelum memakai pakaian sehingga tidak akan terlihat oleh orang lain.

 

Terapi brace untuk skoliosis disarankan bagi penderita yang memiliki kelengkungan tulang belakang sekitar 25–40 derajat. Apabila derajat kelengkungan tulang belakang terlalu besar (lebih dari 40 derajat) atau terlalu kecil (kurang dari 20 derajat), terapi brace mungkin tidak akan memberikan hasil yang optimal atau tidak diperlukan.

 

Siapa yang Perlu Menjalani Terapi Brace? 

 

Terapi brace umumnya direkomendasikan untuk mereka yang masih dalam tahap pertumbuhan, termasuk pengidap skoliosis anak dan remaja dengan tingkat keparahan skoliosis ringan hingga sedang.

 

Pada orang dewasa, terapi brace bukan untuk mengobati skoliosis, namun sebagai penopang tubuh dan pengurang rasa sakit pada kelainan tulang belakang, terutama jika tindakan operasi tidak dapat dilakukan. Secara umum, kriteria skoliosis yang dapat diatasi dengan brace adalah:

 

  • Lengkungan lebih dari 30 derajat saat pertama kali terdeteksi.

  • Lengkungan lebih kecil dari 25 derajat, namun terus bertambah hingga mencapai 5–10 derajat dalam kurun enam bulan (atau bertambah 1 derajat setiap bulannya).

  • Tulang yang melengkung berukuran sedang, sekitar 25–40 derajat.

  • Lengkungan yang diperkirakan akan terus bertambah seiring pertumbuhan.

 

Sebelum merekomendasikan brace, dokter akan menilai pertumbuhan dan perkembangan tubuh pasien dengan melakukan beberapa pemeriksaan. Pemeriksaan tersebut melibatkan pengukuran tinggi badan, foto rontgen pada tulang belakang, tulang pinggul, tangan, dan pergelangan tangan, serta menanyakan siklus menstruasi pada pasien perempuan.

 

Jenis-Jenis Brace untuk Skoliosis

 

Terdapat beberapa jenis brace yang dapat digunakan untuk mengatasi skoliosis, di mana setiap jenisnya memiliki desain dan fungsi berbeda. Berikut masing-masing penjelasannya.

 

1. Milwaukee Brace

 

Milwaukee brace adalah brace yang pertama kali ditemukan untuk mengelola skoliosis. Milwaukee brace terbuat dari plastik keras dengan tongkat lurus sebagai penghubung dengan cincin di bagian pinggul, pinggang, punggung atas, dan leher sebagai penopang tulang belakang agar tetap tegap. Brace ini efektif untuk mengoreksi skoliosis pada area atas tulang belakang.

 

2. Wilmington Brace dan Boston Brace

 

Terbuat dari bahan yang lebih ringan, wilmington brace dan boston brace termasuk cukup kaku untuk menopang tubuh. Wilmington brace dan boston brace cocok untuk skoliosis sedang pada tulang belakang bagian bawah dan tulang rusuk. 

 

3. Rigo-Cheneau Brace

 

Rigo-cheneau brace adalah jenis brace yang dibuat khusus untuk membantu penggunanya bernapas dan beraktivitas dengan lebih baik. Rigo-cheneau brace dapat digunakan untuk tindakan fisioterapi dengan metode Schroth (terapi rehabilitasi khusus pasien skoliosis).

 

4. Charleston Bending Brace

 

Charleston bending brace merupakan tipe brace yang hanya digunakan saat malam hari. Brace ini dibuat khusus dengan lengkungan berbentuk huruf C di punggung bawah. Selain mempertahankan posisi susunan tulang, brace ini juga dapat membuat tulang condong ke satu sisi yang arahnya berlawanan dari bagian yang melengkung.

 

5. SpineCor

 

SpineCor merupakan tipe yang lebih fleksibel dibandingkan jenis brace lainnya. Hal ini karena SpineCor didesain menyerupai rompi, sehingga memungkinkan pengguna untuk mengaturnya sesuai dengan bentuk tubuh masing-masing.

 

Terapi Brace untuk Skoliosis

 

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa tujuan terapi brace adalah untuk menghambat kelengkungan abnormal pada tulang belakang selama pertumbuhan. Fungsi brace ini terletak pada pemberian tekanan perlahan pada titik kelengkungan pada batang tubuh, yang bertujuan agar tulang punggung tetap dalam posisi lurus.

 

Penelitian juga menegaskan bahwa semakin sering pengguna melakukan terapi brace, maka akan semakin efektif juga hasilnya. Oleh karena itu, penggunaan brace selama lebih dari 16–20 jam sehari dianggap lebih efektif dalam mengurangi kemungkinan perlunya tindakan operasi serta mengurangi gejala skoliosis.

 

Adapun cara pemakaian brace untuk skoliosis akan bergantung pada jenisnya, namum umumnya adalah:

 

  • Tempatkan brace pada tubuh sambil memegang sisi ujungnya. Kemudian, balut tubuh dengan brace secara erat sampai tidak ada bagian yang kendur atau hingga brace terasa kaku. 

  • Posisikan pengikat brace di luar dan bukaan brace ada di tengah punggung.

  • Pastikan lekukan pada brace telah sesuai dengan lekukan tubuh. 

  • Mintalah bantuan orang lain untuk mengikat sabuk brace. Pastikan untuk memulainya dari bawah, atas, dan terakhir bagian tengah. Cek dan pastikan ikatan sabuk brace sudah kencang.

 

Sejauh ini, terapi brace adalah cara yang sangat efektif untuk menghambat peningkatan kelengkungan tulang belakang dan menghindari tindakan operasi. Tanpa brace, skoliosis dapat berkembang dengan cepat, sehingga dapat menyebabkan kelengkungan tulang belakang yang semakin parah. 

 

Penting untuk diingat bahwa terapi brace tidak selalu bisa memperbaiki kelengkungan tulang belakang secara permanen. Meskipun begitu, terapi brace dapat mencegah skoliosis menjadi lebih parah. Pada beberapa kasus, terutama yang terdeteksi lebih awal, terapi brace untuk skoliosis dapat menjadi pilihan pengobatan yang efektif.

 

Apabila Anda memiliki keluhan lain terkait kelengkungan tulang belakang, segera kunjungi  Siloam Hospitals Mampang untuk berkonsultasi dengan dokter dan mendapatkan penanganan terkait gangguan pada tulang, jaringan ikat, dan sendi. 

 

Sebagai pusat unggulan ortopedi, Siloam Hospitals Mampang dilengkapi dengan fasilitas medis terkini dan tim ahli ortopedi berpengalaman yang dapat memberikan diagnosis, perawatan, dan terapi rehabilitasi secara optimal.

 

Manfaatkan fitur Cari Dokter untuk mempermudah akses informasi jadwal dan membuat janji temu dengan dokter terkait. Anda juga bisa mengunduh aplikasi MySiloam yang dilengkapi dengan fitur check-in mandiri, antre secara online, hingga konsultasi virtual. Unduh MySiloam sekarang dan jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan Anda #BersamaSiloam!

 

Aplikasi My Siloam

Dokter Kami
dr-donny-argie-spbs

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Donny Argie, SpBS, NVas, FINPS, FICS

Bedah Saraf

Spesialis Bedah Saraf


Siloam Hospitals Kupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-ivanmorl-ruspanah-spbs

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Ivanmorl Ruspanah, SpBS

Bedah Saraf

Spesialis Bedah Saraf


Siloam Hospitals Ambon

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-bagus-sasongko-spbs

Online & Kunjungi Rumah Sakit

Dr. dr. Bagus Sasongko, SpBS, M.Kes, FN-TB, FINSS

Bedah Saraf

Spesialis Bedah Saraf


Siloam Hospitals Lippo Cikarang

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail