Kesehatan Tubuh
Labirinitis - Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobatinya

Table of Contents
Labirinitis atau labyrinthitis adalah gangguan pada telinga yang menyerang labirin atau saluran di bagian telinga dalam. Kondisi ini dapat menyebabkan terjadinya vertigo, gangguan pendengaran, serta beberapa gejala lain yang membuat penderitanya merasa tidak nyaman.
Kondisi labirinitis juga berisiko menyebabkan masalah keseimbangan jangka panjang hingga gangguan pendengaran permanen, sehingga membutuhkan penanganan dengan cepat. Lantas, apa penyebab labirinitis dan bagaimana penanganannya? Mari simak penjelasannya di bawah ini.
Apa itu Labirinitis?
Labyrinthitis atau labirinitis adalah kondisi ketika saluran yang berada di telinga bagian dalam mengalami peradangan. Labirin telinga sendiri terdiri dari saluran setengah lingkaran (kanalis semisirkularis) dan koklea. Kedua bagian tersebut dihubungkan oleh saluran vestibulum.
Adapun fungsi labirin adalah mengirimkan sinyal suara ke otak serta mengatur keseimbangan tubuh. Apabila salah satu saraf pada labirin mengalami peradangan, maka proses penyaluran informasi ke otak pun menjadi terganggu, akibatnya fungsi pendengaran dan keseimbangan tubuh juga akan terpengaruh.
Penyebab Labirinitis
Labirinitis adalah infeksi pada telinga bagian dalam, tepatnya di saraf kranial ke-8 atau di labirin telinga itu sendiri. Labirinitis umumnya disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus. Labirinitis akibat infeksi bakteri biasanya terjadi pada anak-anak yang mengalami otitis media. Pada kasus yang jarang terjadi, labirinitis juga dapat dipicu oleh bakteri penyebab meningitis.
Sementara itu, sejumlah virus yang dapat menyebabkan labirinitis adalah virus yang juga menyebabkan beberapa penyakit berikut ini:
Adapun beberapa faktor lainnya yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami labirinitis adalah sebagai berikut:
-
Flu dan batuk pilek.
-
Merokok.
-
Stres berat.
-
Kecanduan alkohol.
-
Kelelahan.
-
Alergi.
-
Mengonsumsi obat-obatan tertentu, seperti obat golongan antidepresan.
Gejala Labirinitis
Gejala labirinitis bisa berkembang dengan cepat dan intens selama beberapa hari. Gejala tersebut dapat berkurang, namun akan muncul lagi ketika penderita menggerakkan kepala secara tiba-tiba. Adapun beberapa gejala umum labirinitis adalah sebagai berikut:
-
Pusing.
-
Kehilangan keseimbangan.
-
Mual dan muntah.
-
Muncul dengungan di telinga (tinnitus).
-
Kehilangan pendengaran dalam rentang frekuensi tinggi di salah satu telinga.
-
Mata sulit fokus.
-
Gangguan pendengaran permanen (jarang terjadi).
Diagnosis Labirinitis
Sebelum menegakkan diagnosis, dokter akan melakukan wawancara medis (anamnesis) terlebih dahulu guna mengetahui tentang gejala dan riwayat kesehatan pasien. Kemudian, dilanjutkan dengan melakukan pemeriksaan fisik dan THT yang meliputi tes pendengaran, keseimbangan, dan fungsi sistem saraf lainnya. Untuk membantu penegakan diagnosis, dokter akan melakukan pemeriksaan lanjutan, yakni:
-
MRI: Pemeriksaan ini dapat digunakan untuk mendeteksi stroke, tumor otak, atau penyakit serupa lainnya yang dapat menyebabkan labirinitis.
-
EKG (elektrokardiogram): pemeriksaan ini dapat digunakan untuk mendeteksi masalah kardiovaskular.
-
Vestibular test battery: Rangkaian tes ini dirancang untuk mengevaluasi fungsi keseimbangan bagian labirin/saraf vestibulocochlear. Tes ini menggunakan elektroda untuk memeriksa gerakan mata. Biasanya, dokter menggunakan ENG untuk mengevaluasi masalah pada sistem vestibular dan menentukan penyebab dari gejala yang dialami pasien.
Pengobatan Labirinitis
Pengobatan labirinitis akan disesuaikan dengan penyebab yang mendasarinya. Jika disebabkan oleh virus, maka dokter akan memberikan resep obat antivirus kepada pasien. Bila disebabkan oleh bakteri, maka dokter akan meresepkan obat antibiotik.
Selain itu, dokter juga dapat meresepkan obat kortikosteroid untuk mengurangi peradangan pada saraf, serta obat untuk mengendalikan gejala pusing dan mual, seperti antihistamin dan antimual. Obat-obatan ini biasanya diresepkan dalam jangka waktu pendek. Jika pasien kesulitan untuk tidur, dokter dapat memberikan obat penenang agar pasien bisa beristirahat dan tidur malam dengan nyaman.
Di samping menjalani perawatan medis, penderita juga dapat meredakan gejala labirinitis dengan melakukan perawatan mandiri di rumah, seperti:
-
Memberikan kompres hangat pada sisi telinga yang nyeri.
-
Hindari mengubah posisi kepala secara tiba-tiba.
-
Hindari merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol.
-
Segera berbaring atau duduk ketika vertigo kambuh.
-
Hindari sinar yang terlalu terang dari HP, komputer, atau TV.
Komplikasi Labirinitis
Labirinitis adalah suatu kondisi yang umumnya tidak berbahaya, kecuali jika tidak segera mendapatkan penanganan secara tepat. Apabila tidak segera ditangani, kondisi ini dapat memicu sejumlah komplikasi serius, seperti:
-
Gangguan penglihatan yang membuat penderitanya melihat benda diam seolah bergerak.
-
Gangguan pendengaran.
-
Penyakit meningitis, terutama bila kedua telinga terdampak labirinitis.
Labirinitis adalah kondisi yang memerlukan penanganan dengan cepat dan tepat untuk menghindari sejumlah komplikasi serius seperti di atas. Karenanya, jangan ragu berkonsultasi dengan dokter jika mengalami beberapa keluhan yang mengarah ke kondisi tersebut. Kunjungi Siloam Hospitals terdekat untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan secara tepat.
Anda dapat memanfaatkan fitur Cari Dokter untuk memudahkan akses pelayanan kesehatan di Siloam Hospitals. Fitur tersebut telah dilengkapi dengan informasi mengenai jadwal dokter dan pembuatan janji temu dengan dokter terkait.
Selain itu, Anda juga bisa menggunakan aplikasi MySiloam untuk mendapatkan berbagai fitur kesehatan yang mudah dan cepat. Segera unduh aplikasinya sekarang dan jaga selalu kesehatan Anda dan keluarga #BersamaSiloam.
Artikel Terkait
Dokter Kami
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Agustinus Sony Yudianto, SpTHT-KL
Otorinolaringologi (THTBKL)
Spesialis Telinga-Hidung-Tenggorok-Kepala-Leher
Siloam Hospitals Balikpapan
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Ropi Affandi, SpTHT-KL
Otorinolaringologi (THTBKL)
Spesialis Telinga-Hidung-Tenggorok-Kepala-Leher
Siloam Sriwijaya Palembang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Emanuel Quadarusman, SpTHT-KL
Otorinolaringologi (THTBKL)
Spesialis Telinga-Hidung-Tenggorok-Kepala-Leher
Siloam Hospitals Makassar
Tersedia :
Tersedia hari ini
TERPOPULER
Kunjungan Dokter Umum - Homecare
Kunjungan Dokter Umum
Rp650.000
Paket Hidup Sehat 2 - Homecare
Tes Laboratorium & Medical Check Up Homecare
6 Service/Item
Rp875.000
TERPOPULER
MRI Head Non-CNTRS / MRI Kepala
MRI / MRA
Rp2.870.000
TERPOPULER
Kunjungan Dokter Umum dan Perawat - Homecare
Kunjungan Dokter Umum
Rp1.100.000







