Kesehatan Tubuh
Apa Itu Orchitis? Peradangan pada Testis dengan Risiko Mandul

Table of Contents
Orchitis adalah kondisi medis yang ditandai dengan peradangan pada testis (buah zakar). Kondisi ini bisa terjadi pada salah satu maupun kedua testis sekaligus. Jika tidak segera ditangani dengan tepat, orchitis bisa menyebabkan infertilitas atau kemandulan. Mari simak ulasan lengkap mengenai penyebab, gejala, serta pengobatan orchitis dalam artikel berikut ini.
Apa Itu Orchitis?
Seperti yang telah dijelaskan, orchitis adalah peradangan yang terjadi pada salah satu atau kedua testis. Sebagai informasi, testis adalah dua organ reproduksi pria berbentuk oval yang terletak di dalam skrotum. Organ ini berfungsi untuk memproduksi hormon seks pria dan sperma. Kondisi ini kerap dikaitkan dengan infeksi menular seksual (sexually transmitted infections). Penyakit lain, seperti gondongan atau epididimitis, juga sering kali menyertai orchitis.
Penyebab Orchitis
Pada dasarnya, penyebab utama terjadinya orchitis adalah infeksi bakteri atau virus. Beberapa jenis bakteri yang kerap menyebabkan orchitis adalah Escherichia coli, Staphylococcus, dan Streptococcus. Ketiga bakteri tersebut juga bisa menyebabkan infeksi saluran kemih, prostatitis, epididimitis, serta infeksi menular seksual.
Sedangkan, jenis virus yang kerap menyebabkan seseorang mengalami orchitis adalah Paramyxoviruses, yaitu virus yang menjadi penyebab gondongan (mumps). Orchitis akibat virus paling sering menyerang anak laki-laki berusia di bawah 10 tahun. Kondisi ini umumnya muncul 4–6 hari setelah terserang gondongan.
Selain karena infeksi bakteri dan virus, orchitis juga bisa terjadi tanpa diketahui penyebab pastinya (orchitis idiopatik). Namun, kondisi ini cenderung jarang terjadi. Adapun beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami orchitis adalah sebagai berikut:
-
Berusia lebih dari 45 tahun.
-
Sering bergonta-ganti pasangan seksual.
-
Melakukan hubungan seksual tanpa pengaman, seperti kondom.
-
Memiliki riwayat infeksi menular seksual atau infeksi saluran kemih dan prostat.
-
Belum mendapatkan imunisasi MMR (measles, mumps, dan rubella).
-
Pernah melakukan prosedur medis pada area kemaluan.
-
Terlahir dengan kondisi saluran kemih yang tidak normal.
-
Belum disunat (sirkumsisi).
-
Menggunakan kateter dalam jangka waktu lama.
Gejala Orchitis
Gejala orchitis biasanya muncul secara tiba-tiba. Adapun beberapa gejala dan tanda klinis yang kerap dialami oleh penderita orchitis adalah demam, meriang, mual dan muntah, malaise, pembengkakan pada salah satu atau kedua testis, nyeri pada testis dan area selangkangan, serta pembengkakan kelenjar getah bening di selangkangan.
Selain itu, kondisi ini juga dapat menyebabkan kemerahan dan bengkak pada skrotum. Penderita orchitis pun dapat mengeluhkan rasa nyeri saat buang air kecil, berhubungan seksual, maupun ejakulasi. Bahkan, kondisi ini juga bisa menyebabkan munculnya darah pada sperma.
Diagnosis Orchitis
Dokter akan terlebih dahulu melakukan wawancara medis (anamnesis) mengenai gejala dan riwayat kesehatan pasien untuk membantu menegakkan diagnosis orchitis. Kemudian, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik untuk mengevaluasi kondisi testis dan kelenjar getah bening di selangkangan.
Dokter juga akan melakukan pemeriksaan refleks kremaster dengan cara menggoreskan paha bagian dalam. Pada orchitis, refleks kremaster ditemukan positif, yaitu testis bergerak naik setelah paha digoreskan. Hal ini menandakan aliran darah testis yang baik.
Lalu, beberapa prosedur pemeriksaan penunjang yang dapat dilakukan untuk menegakkan diagnosis orchitis adalah:
-
Tes urine untuk memeriksa keberadaan bakteri penyebab orchitis.
-
Tes darah untuk memeriksa infeksi menular seksual, seperti HIV/AIDS atau sifilis.
-
USG testis untuk mengevaluasi kondisi dan aliran darah di testis.
-
Pemeriksaan sampel cairan penis untuk memeriksa jenis bakteri yang menginfeksi testis. Selain itu, prosedur ini juga dapat membantu dokter untuk melihat apakah pasien menderita infeksi menular seksual.
Pengobatan Orchitis
Pengobatan orchitis pada dasarnya bertujuan untuk meredakan gejala, mengobati infeksi, serta mencegah penyebaran infeksi ke bagian tubuh lain. Dokter akan memberikan terapi dan dosis obat sesuai dengan penyebabnya. Secara umum, beberapa pengobatan yang biasanya diberikan oleh dokter untuk menangani orchitis adalah sebagai berikut:
-
Apabila orchitis disebabkan oleh infeksi bakteri, dokter dapat memberikan obat antibiotik oral, contohnya seperti doxycycline yang perlu dikonsumsi oleh pasien selama 10 hari. Namun, jika keluhan yang dialami pasien cukup parah, dokter dapat memberikan antibiotik dengan cara injeksi melalui pembuluh darah vena.
-
Apabila disebabkan oleh infeksi virus, orchitis biasanya bersifat self-limiting disease atau dapat sembuh dengan sendirinya dan hanya perlu istirahat yang cukup serta pengobatan suportif untuk mengurangi gejala.
-
Pemberian obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS), seperti ibuprofen dan naproxen untuk mengurangi peradangan dan gejala nyeri.
-
Jika orchitis disebabkan oleh infeksi menular seksual, pasangan pasien juga harus diperiksa dan diobati.
Selain itu, untuk membantu meredakan gejala dan mempercepat proses pemulihan, pasien juga dianjurkan untuk melakukan perawatan mandiri yang meliputi:
-
Meletakkan kompres dingin pada testis selama 15–20 menit sehari.
-
Menggunakan celana khusus yang dapat menyangga testis.
-
Tidak melakukan hubungan seksual sampai benar-benar sembuh.
-
Menghindari mengangkat beban berat untuk sementara waktu.
-
Istirahat yang cukup.
-
Memijat bagian testis yang bengkak secara perlahan.
Komplikasi Orchitis
Orchitis adalah kondisi yang perlu ditangani dengan tepat sesegera mungkin. Sebab, jika dibiarkan tanpa penanganan yang tepat, orchitis berisiko menimbulkan sejumlah komplikasi serius, seperti atrofi testis (testis mengecil) hingga kemandulan. Berikut selengkapnya.
-
Hipogonadisme (penurunan produksi hormon testosteron).
-
Terbentuknya lepuhan atau abses (kumpulan nanah) pada testis.
-
Atrofi testis (kondisi ketika ukuran testis mengecil).
-
Epididimitis (peradangan pada tempat penyimpanan sperma).
-
Kerusakan permanen hingga kematian jaringan testis.
-
Torsio testis (testis terpuntir).
-
Infertilitas (mandul).
Pencegahan Orchitis
Langkah utama yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya orchitis adalah menjalani sunat (sirkumsisi), menghindari bergonta-ganti pasangan seksual, serta menggunakan pengaman (kondom) saat melakukan hubungan seksual. Selain itu, anak-anak disarankan untuk memperoleh vaksinasi MMR (measles, mumps, dan rubella) sesuai dengan jadwal guna menghindari risiko penyakit gondongan yang bisa menyebabkan orchitis.
Penting untuk diketahui bahwa tanda dan gejala yang disebutkan pada artikel ini tidak spesifik mewakili kondisi orchitis. Artinya, terdapat kemungkinan gejala-gejala tersebut mengindikasikan kondisi medis lainnya. Oleh karena itu, segera berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Urologi di Siloam Hospitals terdekat apabila Anda mengalami pembengkakan pada testis.
Sebagai informasi, tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang direkomendasikan oleh dokter bisa berbeda-beda di setiap rumah sakit, tergantung dari fasilitas yang tersedia. Kendati demikian, tenaga medis akan memastikan tahapan pemeriksaan dan pengobatan telah sesuai dengan kondisi medis setiap pasien.
Gunakan aplikasi MySiloam untuk mengakses berbagai fitur kesehatan, mulai dari melihat jadwal dokter, membuat janji temu dengan dokter terkait, hingga memantau hasil pemeriksaan kesehatan secara online. Mari unduh aplikasi MySiloam dan nikmati berbagai fitur untuk mempermudah perjalanan kesehatan Anda.
Artikel Terkait
Dokter Kami
Siloam Hospitals Kupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Kupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Ambon
Tersedia :
Tersedia hari ini
TERPOPULER
Skrining Pranikah Basic (Pria)
Skrining Pranikah, Skrining Pria & Wanita
15 Service/Item
Rp3.500.000
TERPOPULER
Skrining Pranikah Basic (Wanita)
Skrining Pranikah, Skrining Pria & Wanita
18 Service/Item
Rp8.500.000
TERPOPULER
Skrining Pranikah Advance (Wanita)
Skrining Pranikah, Skrining Pria & Wanita
25 Service/Item
Rp11.000.000
TERPOPULER
Skrining Pranikah Advance (Pria)
Skrining Pranikah, Skrining Pria & Wanita
22 Service/Item
Rp8.500.000







