Pahami Berat Badan Ideal Balita 1–5 Tahun Menurut WHO
Ibu dan Anak

Pahami Berat Badan Ideal Balita 1–5 Tahun Menurut WHO

07 November 2025 6 menit waktu baca
berat badan ideal balita 1-5 tahun

Penting bagi orang tua untuk memantau berat badan ideal balita sesuai usianya. Pasalnya, penurunan berat badan yang berlebihan pada anak-anak yang sedang tumbuh, terutama pada rentang usia 1–5 tahun, bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan tertentu. Di sisi lain, peningkatan berat badan yang tidak wajar juga bisa berdampak negatif, seperti meningkatkan risiko obesitas atau penyakit metabolik di masa mendatang.

 

Perlu diketahui, perhitungan berat badan ideal balita tak hanya dipengaruhi oleh usia, namun juga jenis kelaminnya. Sebagai contoh, berat badan ideal balita laki-laki di usia 2 tahun adalah 9,7–15,3 kg dan untuk perempuan adalah 9–14,8 kg. Untuk memahami berat badan ideal anak selengkapnya, mari simak artikel berikut ini.

 

Berat Badan Ideal Balita

 

Selain tinggi badan, berat badan ideal balita adalah salah satu aspek yang digunakan untuk menentukan status gizi anak. Peningkatan berat badan pada anak biasanya terjadi secara signifikan pada usia 1 tahun, umumnya tiga kali lipat dari berat lahirnya. Setelahnya, penambahan berat badan anak tidak begitu signifikan, bahkan dapat mengalami penurunan. Lantas, berapa berat badan ideal balita?

 

Kementerian Kesehatan RI telah mengeluarkan panduan berat badan ideal anak sesuai umur (BB/U) yang tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1995/Menkes/SK/XII/2010 mengenai Standar Antropometri Penilaian Status Gizi Anak. Panduan dalam Keputusan Kementerian Kesehatan tersebut juga sudah disesuaikan dengan panduan berat badan ideal balita menurut WHO (World Health Organization).

 

Selain dari usianya, berat badan ideal anak juga dibedakan berdasarkan jenis kelaminnya. Dalam artian, berat badan ideal balita laki-laki 1 tahun tidak sama dengan berat badan ideal balita perempuan 1 tahun. Berikut adalah daftar berat badan ideal balita laki-laki berdasarkan usianya:

 

  • 1 tahun: 7,7–12 kg.

  • 1 tahun, 6 bulan: 8,8–13,7 kg.

  • 2 tahun: 9,7–15,3 kg.

  • 2 tahun, 6 bulan: 10,5–16,9 kg.

  • 3 tahun: 11,3–18,3 kg.

  • 3 tahun, 6 bulan: 12–19,7 kg.

  • 4 tahun: 12,7–21,2 kg.

  • 4 tahun, 6 bulan: 13,4–22,7 kg.

  • 5 tahun: 14,1–24,2 kg.

 

Sementara itu, berat badan ideal balita perempuan berdasarkan usianya adalah sebagai berikut:

 

  • 1 tahun: 7–11,5 kg.

  • 1 tahun, 6 bulan: 8,1–13,2 kg.

  • 2 tahun: 9–14,8 kg.

  • 2 tahun, 6 bulan: 10–16,5 kg.

  • 3 tahun: 10,8–18,1 kg.

  • 3 tahun, 6 bulan: 11,6–19,8 kg.

  • 4 tahun: 12,3–21,5 kg.

  • 4 tahun, 6 bulan: 13–23,2 kg.

  • 5 tahun: 13,7–24,9 kg.

 

Cara mengukur berat badan ideal balita dapat dilakukan dengan melihat kurva WHO untuk memastikan apakah anak sudah memiliki berat yang normal dan sesuai dengan usianya. Selain itu, orang tua juga bisa melakukan pemeriksaan atau konsultasi langsung dengan dokter terkait pertumbuhan anak.

 

Faktor yang Memengaruhi Berat Badan Ideal Balita

 

Balita adalah kelompok usia anak-anak dalam rentang usia 1–5 tahun, atau yang lebih populer diartikan sebagai anak di bawah lima tahun. Pertumbuhan anak pada rentang usia tersebut sangat penting untuk diperhatikan. Jika tinggi atau berat badan anak tidak sesuai usianya, maka orang tua perlu waspada.

 

Misalnya, berat badan ideal anak 2 tahun adalah 9,7–15,3 kg (laki-laki) dan 9–14,8 kg (perempuan). Apabila anak memiliki berat badan lebih atau kurang dari angka tersebut, kemungkinan menandakan adanya kondisi kesehatan tertentu, seperti malnutrisi (jika memiliki berat badan di bawah normal).

 

Terdapat beberapa faktor yang dapat memengaruhi berat badan ideal balita, di antaranya faktor genetik, asupan gizi, aktivitas yang dilakukan, hingga kondisi medis tertentu, seperti:

 

 

Cara Menaikkan Berat Badan Anak

 

Penting bagi orang tua untuk memperhatikan setiap pertumbuhan anak. Setiap orang tua diharapkan peka terhadap perubahan tubuh anak sehingga bisa memastikan apakah pertumbuhan anak normal atau tidak. Misalnya, apabila berat badan anak 3 tahun kurang dari standar, yaitu 11,3 kg (laki-laki) dan 10,8 kg (perempuan), maka bantulah anak untuk mencapai berat badan ideal balita dengan menerapkan beberapa langkah sehat, seperti:

 

  • Memastikan jadwal makanan utama dan makanan selingan (snack) secara teratur. Usahakan pemberian makan sebaiknya tidak lebih dari 30 menit. Jangan menawarkan camilan lain saat makan kecuali minum.

  • Mengenalkan anak pada konsep kenyang dan lapar dengan membuat jadwal makan, seperti memberikan jeda makan selama dua jam. Misalnya, anak makan jam 12.00, maka berikan camilan lagi setelah jam 14.00.

  • Memberikan camilan sehat untuk anak sebanyak 1–2 kali sehari.

  • Memberikan anak makanan dan minuman yang kaya nutrisi, seperti susu.

  • Menghindari minuman yang mengandung gula tinggi, seperti sirup dan minuman bersoda.

  • Membatasi jenis makanan cepat saji, permen, atau keripik karena tidak mengandung nutrisi yang dibutuhkan tubuh.

  • Hindari memberikan minum terlalu banyak karena dapat menyebabkan anak mudah kenyang.

 

Cara Menurunkan Berat Badan Anak

 

Tidak hanya kekurangan berat badan, kelebihan berat badan pada anak juga perlu mendapatkan perhatian lebih dari orang tua. Pasalnya, anak dengan status kelebihan gizi justru dapat meningkatkan risiko anak mengalami berbagai penyakit, seperti diabetes, kolesterol, hingga hipertensi.

 

Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menurunkan berat badan dan mencapai berat badan ideal balita adalah sebagai berikut:

 

  • Menerapkan pola makan sehat, seperti rutin mengonsumsi buah, sayur, dan susu tanpa lemak serta memperbanyak asupan air putih.

  • Mengurangi konsumsi minuman dan makanan tinggi lemak dan manis.

  • Membimbing anak untuk melakukan aktivitas fisik, seperti berjalan-jalan atau berolahraga ringan.

  • Mengurangi waktu pasif anak dengan mengajaknya melakukan aktivitas yang aktif, seperti membaca buku dan bermain bersama.

 

Pertanyaan yang Sering Diajukan seputar Berat Badan Balita

 

Terdapat sejumlah pertanyaan yang cukup sering diajukan mengenai berat badan balita. Berikut adalah di antaranya:

 

 

Berat badan normal balita bervariasi, tergantung dari usia dan jenis kelaminnya. Berdasarkan standar WHO, berat normal badan balita adalah:

 

Usia

Laki-Laki

Perempuan

1 tahun

7,7–12 kg

7–11,5 kg

1 tahun, 6 bulan 

8,8–13,7 kg

8,1–13,2 kg

2 tahun

9,7–15,3 kg

9–14,8 kg

2 tahun, 6 bulan

10,5–16,9 kg

10–16,5 kg

3 tahun

11,3–18,3 kg

10,8–18,1 kg

3 tahun, 6 bulan 

12–19,7 kg

11,6–19,8 kg

4 tahun

12,7–21,2 kg

12,3–21,5kg

4 tahun, 6 bulan

13,4–22,7 kg

13–23,2 kg

5 tahun

14,1–24,2 kg

13,7–24,9 kg

 

 

Ada sejumlah faktor yang dapat menyebabkan berat badan anak susah naik, seperti kurangnya asupan kalori (dapat diakibatkan oleh pola makan yang kurang sehat atau kondisi medis tertentu), malabsorbsi atau penyerapan nutrisi oleh tubuh yang kurang optimal (dapat diakibatkan oleh gangguan sistem pencernaan, seperti inflammatory bowel disease dan penyakit celiac), serta adanya peningkatan kebutuhan kalori (dapat diakibatkan oleh fase pertumbuhan, penyakit kronis, seperti kelainan jantung bawaan dan penyakit ginjal).

 

 

Sejumlah faktor yang memengaruhi berat badan ideal anak adalah usia, jenis kelamin, faktor genetik, asupan gizi, aktivitas sehari-hari, hingga kondisi medis yang dialami.

 

 

Berat badan ideal anak menurut WHO adalah rentang berat badan anak sesuai usia dan jenis kelamin yang dapat dijadikan standar untuk memantau tumbuh kembang serta status gizi anak.

 

 

Orang tua perlu khawatir ketika berat badan anak yang berusia 1 tahun tidak berada di rentang berat badan ideal balita menurut WHO, yaitu 7,7–12 kg (laki-laki) atau 7–11,5 kg (perempuan). Perhatikan juga apakah anak mengeluhkan gejala-gejala yang tidak biasa, seperti terlihat lemas, penurunan nafsu makan, dan lain-lain.

 

 

Untuk mengecek apakah berat badan anak sudah ideal atau belum, orang tua dapat mengikuti standar yang ditetapkan oleh WHO terkait berat badan ideal balita. Selain itu, lakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin dengan dokter spesialis anak untuk mengetahui kondisi kesehatan anak secara menyeluruh.

 

Penting untuk diketahui bahwa informasi di atas bertujuan untuk edukasi dan tidak dapat menggantikan diagnosis resmi serta saran perawatan dari tenaga medis profesional. Jika membutuhkan konsultasi lebih lanjut untuk mendapatkan arahan yang tepat dalam menurunkan atau menaikkan berat badan anak, orang tua disarankan untuk berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Pediatri di Siloam Hospitals terdekat.

 

Anda bisa menggunakan aplikasi MySiloam untuk melihat jadwal praktik dokter, membuat janji temu dengan dokter terkait, serta memantau hasil pemeriksaan kesehatan secara online. Mari unduh aplikasi MySiloam sekarang untuk menikmati berbagai fitur yang memudahkan perjalanan kesehatan Anda.

 

Digital Booking Lab&Rad - KV 4

Dokter Kami
dr-lanny-christiawati-spgk

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Lanny Christiawati, SpGK

Gizi Klinik

Spesialis Gizi Klinik


Siloam Hospitals TB Simatupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-samuel-oetoro-spgk

Kunjungi Rumah Sakit

Dr. dr. Samuel Oetoro, MS, SpGK (K)

Gizi Klinik

Subspesialis Nutrisi pada Kelainan Metabolisme Gizi


MRCCC Siloam Hospitals Semanggi

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-christopher-andrian-mgizi-spgk

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Christopher Andrian, M.Gizi, SpGK

Gizi Klinik

Spesialis Gizi Klinik


Siloam Hospitals TB Simatupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail