4 Penyebab Stroke di Usia Muda & Gejala yang Harus Diketahui
Kesehatan Tubuh

4 Penyebab Stroke di Usia Muda & Gejala yang Harus Diketahui

20 Januari 2026 5 menit waktu baca
penyebab stroke di usia muda

 

Meski sering dikaitkan dengan orang berusia lanjut, stroke ternyata juga dapat menyerang usia muda. Penyebab stroke di usia muda dapat dipicu oleh faktor risiko tertentu, seperti hipertensi hingga gaya hidup yang tidak sehat. Sebagai informasi, stroke adalah kondisi ketika suplai darah ke bagian otak terganggu atau berkurang yang mengakibatkan jaringan otak tidak mendapatkan oksigen. 

 

Stroke merupakan penyakit serius yang dapat menyebabkan kecacatan dan membahayakan nyawa. Oleh sebab itu, pertolongan medis yang cepat dan tepat harus dilakukan untuk mengurangi risiko kerusakan otak dan berbagai komplikasi lainnya. Berikut penjelasan ciri dan penyebab stroke di usia muda.

 

Gejala Stroke di Usia Muda

 

Risiko terjadinya stroke umumnya meningkat dengan bertambahnya usia seseorang. Akan tetapi, stroke sebenarnya juga dapat terjadi di usia muda. Berikut adalah ciri-ciri atau gejala stroke di usia muda yang patut diwaspadai:

 

1. Perubahan Fungsi Pancaindra

 

Stroke ringan biasanya akan menyerang fungsi pancaindra terlebih dahulu, seperti perubahan fungsi mata, telinga, dan rasa. Kehilangan fungsi pancaindra tidak terjadi sekaligus, namun bisa saja hanya pada salah satunya. Jika mulai merasakan hilangnya fungsi dari salah satu pancaindra, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter mengingat kondisi ini bisa saja menjadi awal dari gejala stroke ringan di usia muda.

 

2. Kehilangan Keseimbangan dan Kesadaran

 

Ciri-ciri stroke di usia muda juga bisa ditandai dengan kehilangan keseimbangan tubuh, seperti kesulitan berjalan karena keseimbangan tubuh yang tidak stabil. Kondisi ini dapat dipicu oleh pusing di bagian kepala. Selain itu, kehilangan kesadaran seperti bingung, hilang ingatan, ataupun tidak sadarkan diri juga bisa menjadi gejala stroke. Segera periksakan diri ke dokter untuk mengetahui penyebab pasti dari gejala yang timbul.

 

3. Saraf Bermasalah

 

Stroke merupakan salah satu penyakit yang berhubungan dengan fungsi saraf. Bagian-bagian tubuh tertentu misalnya wajah, kaki, atau tangan dapat ditandai dengan rasa kesemutan yang cukup sering atau tidak kunjung hilang, serta mati rasa pada satu sisi tubuh.

 

4. Perubahan Mental

 

Selain tiga ciri di atas, stroke di usia muda juga bisa ditandai dengan perubahan mental, contohnya merasa bingung atau lupa ingatan. Kesulitan memahami perkataan seseorang serta sulit membaca dan mendengar juga merupakan tanda gejala awal stroke.

 

Penyebab Stroke di Usia Muda

 

Stroke dapat disebabkan oleh berbagai macam faktor, bisa karena faktor risiko yang diturunkan dalam keluarga, seperti hipertensi, ataupun gaya hidup yang tidak sehat. Berikut ini beberapa faktor penyebab stroke di usia muda lainnya yang perlu diketahui:

 

1. Hipertensi

 

Meningkatnya tekanan darah dalam tubuh merupakan salah satu penyebab stroke. Tekanan darah tinggi atau hipertensi dapat menyebabkan dinding pembuluh darah menjadi rapuh yang dapat berujung pada pecahnya pembuluh darah dan akhirnya memicu stroke.

 

2. Cedera Kepala

 

Cedera berat pada kepala juga bisa menjadi salah satu penyebab stroke terjadi di usia muda. Benturan yang cukup keras pada kepala bisa membentuk gumpalan darah di bagian kepala. Kondisi tersebut dapat menyebabkan gegar otak serta mengganggu sistem kekebalan tubuh dan sel darah yang dapat berujung menjadi stroke.

 

3. Anemia Sel Sabit

 

Anemia sel sabit berasal dari kelainan genetik sejak lahir dengan kondisi sel-sel darah merah berbentuk seperti bulan sabit. Kondisi tersebut mengakibatkan pembuluh darah kehilangan pasokan darah sehat dan oksigen untuk dialirkan ke seluruh tubuh. 

 

Pasokan darah dan oksigen yang tidak dialirkan secara sempurna terutama ke bagian kepala dapat menyebabkan terjadinya stroke. Dibutuhkan perawatan medis khusus agar kondisi ini tidak menyebabkan gangguan pada organ tubuh lainnya.

 

4. Kolesterol Tinggi

 

Stroke di usia muda juga bisa disebabkan oleh kolesterol tinggi. Meningkatnya kolesterol jahat (low density lipoprotein/LDL) dalam darah bisa menyebabkan penumpukan plak di pembuluh darah otak yang menimbulkan aterosklerosis (sumbatan atau penyempitan pembuluh darah). Kondisi tersebut memerlukan penanganan secepatnya karena bisa mengakibatkan stroke atau penyakit lainnya seperti penyakit jantung koroner.

 

Faktor Risiko Stroke di Usia Muda

 

Pemicu stroke pada usia lanjut dapat berbeda dengan stroke di usia muda. Apa saja faktor-faktor yang bisa menjadi penyebab stroke di usia muda? Berikut penjelasannya.

 

1. Gaya Hidup Tidak Sehat

 

Selain dapat mengganggu kesehatan dan menurunkan sistem imun, gaya hidup tidak sehat, seperti merokok, mengonsumsi minuman keras, dan penggunaan obat-obatan terlarang, juga dapat meningkatkan risiko terjadinya stroke di usia muda. Gaya hidup yang tidak sehat ini pun dapat menyebabkan penurunan kesehatan dan kualitas hidup di kemudian hari.

 

2. Penyakit Jantung

 

Seseorang dengan riwayat penyakit jantung diketahui lebih rentan terserang stroke dibandingkan dengan orang tanpa kondisi serupa. Penyakit jantung, seperti jantung koroner, jantung rematik, atau pun kelainan pada jantung lainnya bisa meningkatkan risiko seseorang terserang stroke.

 

3. Gangguan Pembekuan Darah

 

Hemofilia atau kelainan bawaan yang dapat menyebabkan darah sulit beku merupakan salah satu contoh gangguan pembekuan darah yang mungkin terjadi. Kondisi tersebut menyebabkan seseorang mudah mengalami perdarahan. Jika terjadi pada otak, orang tersebut dapat mengalami stroke hemoragik.

 

Pada dasarnya, stroke dapat dicegah sejak dini, baik untuk mengurangi faktor risiko pada usia muda maupun di usia lanjut. Upaya pencegahan ini dapat dilakukan dengan menerapkan gaya hidup sehat, rutin berolahraga, dan menjalani pemeriksaan kesehatan secara berkala melalui medical check-up.

 

Penting untuk dipahami bahwa informasi di atas hanya ditujukan sebagai edukasi dan tidak dapat menggantikan saran medis dari dokter. Beberapa penyebabnya juga bisa berkaitan dengan kondisi medis lainnya. Oleh karena itu, jika Anda memiliki faktor risiko atau gejala stroke, segera periksakan diri untuk mendapatkan diagnosis yang akurat dengan berkonsultasi ke Dokter Spesialis Neurologi di Siloam Hospitals terdekat.

 

Ingat, stroke dapat terjadi kapan saja dan di mana saja. Jika gejala stroke muncul, penanganan dalam 4,5 jam pertama (golden period) sangat penting untuk mencegah kerusakan otak yang lebih parah. Kecepatan dalam mendapatkan perawatan medis juga berpengaruh besar terhadap tingkat pemulihan pasien.

 

Oleh karena itu, jika Anda atau orang terdekat mengalami gejala stroke, segera hubungi emergensi stroke 1-500-911 untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Siloam Hospitals Group memiliki layanan Stroke Ready Hospitals yang dilengkapi dengan teknologi medis canggih serta tim dokter spesialis multidisiplin berpengalaman yang siap siaga 24 jam untuk memberikan penanganan yang cepat dan tepat.

 

Stroke Ready Article Banner

Dokter Kami
dr-rezy-sesareza-sps

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Rezy Sesareza Prakarsa, SpN

Neurologi (Otak dan Sistem Saraf)

Spesialis Neurologi


Siloam Hospitals Bekasi Timur

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-donny-argie-spbs

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Donny Argie, SpBS, NVas, FINPS, FICS

Bedah Saraf

Spesialis Bedah Saraf


Siloam Hospitals Kupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-ivanmorl-ruspanah-spbs

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Ivanmorl Ruspanah, SpBS

Bedah Saraf

Spesialis Bedah Saraf


Siloam Hospitals Ambon

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail