Macam-Macam Gangguan pada Usus Besar dan Pencegahannya
Kesehatan Tubuh

Macam-Macam Gangguan pada Usus Besar dan Pencegahannya

22 Mei 2025 4 menit waktu baca
gangguan pada usus besar

Usus besar adalah bagian dari sistem pencernaan yang memiliki peran penting di dalam tubuh. Namun, sama seperti bagian tubuh lainnya, usus besar juga rentan terhadap berbagai gangguan yang dapat memengaruhi kesehatan dan kualitas hidup seseorang. Lantas, apa saja gangguan yang sering menyerang usus besar? Mari simak informasi selengkapnya mengenai macam-macam gangguan pada usus besar di bawah ini.

 

Macam-Macam Gangguan pada Usus Besar

 

Fungsi utama usus besar adalah menyerap vitamin dan cairan dari sisa makanan, sebelum mengubahnya menjadi feses. Adanya gangguan pada usus besar dapat menyebabkan proses penyerapan sisa makanan menjadi feses terhambat. Berikut adalah uraian selengkapnya tentang macam-macam gangguan pada usus besar yang sebaiknya diwaspadai.

 

1. Radang Usus Besar

 

Salah satu gangguan pada usus besar adalah kolitis atau radang pada kolon (bagian terpanjang usus besar). Kondisi ini biasanya ditandai dengan nyeri perut hebat, yang dapat disertai diare serta munculnya darah pada feses. Belum diketahui secara pasti apa penyebab kolitis. Namun, terdapat dugaan bahwa kondisi ini dipicu oleh reaksi sistem imun tubuh yang terlalu sensitif terhadap bakteri atau zat asing yang masuk ke dalam usus.

 

2. Polip Usus

 

Penyakit usus besar berikutnya adalah polip usus, yaitu benjolan kecil yang terbentuk di bagian dalam lapisan usus besar. Sebagian besar kondisi ini tidak berbahaya, namun pada beberapa kasus dapat berkembang menjadi kanker usus besar. Pada umumnya, polip usus biasanya tidak menimbulkan gejala. Namun, sebagian penderita dapat mengalami BAB berdarah dan nyeri perut.

 

3. Divertikulitis

 

Divertikulitis adalah peradangan pada divertikula (kantong-kantong kecil) di sepanjang saluran pencernaan, namun paling sering ditemukan pada usus besar. Belum diketahui secara pasti apa penyebab divertikulitis. Namun, terdapat dugaan bahwa kondisi ini bisa terjadi akibat mengonsumsi makanan rendah serat dan tinggi lemak. Adapun beberapa gejala divertikulitis adalah mual dan muntah, BAB berdarah, nyeri perut bagian kiri bawah, dan demam.

 

4. Irritable Bowel Syndrome (IBS)

 

Gangguan pada usus besar lainnya adalah irritable bowel syndrome (IBS) atau sindrom iritasi pada usus, yaitu sistem pencernaan bagian bawah (usus kecil dan usus besar). Istilah IBS mengacu pada sekelompok gejala pencernaan yang terjadi di saat bersamaan. Beberapa gejala tersebut adalah nyeri perut berulang, kembung, sembelit atau diare, dan lain-lain. 

 

Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko IBS adalah stres, infeksi saluran cerna, dan ketidakseimbangan bakteri baik pada usus. Selain itu, beberapa jenis obat-obatan seperti antibiotik atau antidepresan juga dapat meningkatkan risiko IBS.

 

5. Obstruksi Usus Besar

 

Obstruksi usus besar terjadi ketika usus besar mengalami penyumbatan. Sumbatan tersebut bisa berasal dari dalam usus, seperti makanan atau feses, namun bisa juga dari luar, misalnya tumor. Gangguan pada usus besar ini dapat menimbulkan gejala berupa sulit buang angin serta sulit buang air besar (sembelit). Selain itu, gejala mual dan muntah, nyeri perut, dan pembengkakan pada perut juga dapat dialami.

 

6. Crohn’s Disease

 

Crohn’s disease atau penyakit Crohn adalah peradangan pada dinding saluran cerna, paling sering terjadi pada usus kecil, namun dapat terjadi juga pada usus besar. Penyakit ini dapat menyebabkan penderitanya merasakan nyeri perut, diare berdarah, penurunan berat badan, dan cepat lelah.

 

Belum diketahui secara pasti apa penyebab penyakit Crohn. Namun, beberapa faktor yang diketahui dapat meningkatkan risikonya adalah sering mengonsumsi obat-obatan golongan tertentu (misalnya antibiotik), menderita depresi, serta merokok.

 

7. Kanker Usus Besar

 

Gangguan pada usus besar yang perlu diwaspadai berikutnya adalah kanker usus besar atau kanker kolorektal. Kondisi ini berbahaya karena biasanya tidak menimbulkan gejala apa pun pada tahap awal, sehingga baru disadari ketika penyakit sudah semakin berkembang. Seperti halnya jenis kanker lain, kanker kolorektal terjadi akibat adanya mutasi genetik yang menyebabkan pertumbuhan sel-sel menjadi tidak normal.



Cara Mencegah Gangguan pada Usus Besar

 

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, gangguan pada usus besar cukup beragam, dan semuanya dapat memicu gejala pencernaan yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari Untuk itu, sebaiknya Anda menjaga kesehatan sistem pencernaan, termasuk usus besar, sejak dini dengan menerapkan beberapa langkah berikut ini:

 

  • Mengonsumsi makanan tinggi serat yang cukup.

  • Membatasi konsumsi makanan berlemak.

  • Membatasi makanan tinggi garam dan gula.

  • Mencukupi kebutuhan cairan tubuh setiap hari.

  • Mengonsumsi obat-obatan hanya sesuai petunjuk dokter.

  • Hindari kebiasaan merokok.

  • Membatasi konsumsi alkohol dan kafein.

  • Mengelola stres.



Penting untuk diketahui bahwa penyebab serta gejala yang disebutkan di atas tidak spesifik mewakili kondisi esophageal rupture. Artinya, penyebab atau gejala tersebut bisa serupa dengan kondisi medis atau penyakit lainnya. Oleh karenanya, sangat penting untuk memperoleh diagnosis yang tepat dan akurat dengan mengunjungi Dokter Spesialis Penyakit Dalam di Siloam Hospitals terdekat.

 

Sebagai informasi, tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang Anda jalani terkait kondisi esophageal rupture dapat berbeda bergantung pada fasilitas kesehatan masing-masing rumah sakit. Tenaga medis profesional akan menentukan tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang disesuaikan dengan kondisi medis setiap pasien. 

 

Saat ini, Anda juga dapat melakukan Skrining Sistem Pencernaan Lengkap di Siloam Hospitals sebagai langkah efektif untuk menjaga kesehatan organ pencernaan. Paket pemeriksaan tersebut bisa Anda pesan secara praktis melalui aplikasi MySiloam.

 

Aplikasi My Siloam

 

Dokter Kami
dr-albertus-daniel-sppd

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Albertus Daniel, SpPD

Penyakit Dalam

Spesialis Penyakit Dalam


Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-ra-aditya-adhi-puruhita-sppd

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Ra Aditya Adhi Puruhita, M.M.R., SpPD

Penyakit Dalam

Spesialis Penyakit Dalam


Siloam Hospitals Putera Bahagia

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-juliyanti-sppd

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Juliyanti, SpPD, FINASIM

Penyakit Dalam

Spesialis Penyakit Dalam


Siloam Hospitals Kelapa Dua

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail