Invasive Ductal Carcinoma: Penyebab, Gejala, & Pengobatannya
Kesehatan Tubuh

Invasive Ductal Carcinoma: Penyebab, Gejala, & Pengobatannya

28 Mei 2025 4 menit waktu baca
Invasive Ductal Carcinoma adalah

 

Invasive ductal carcinoma adalah jenis kanker payudara yang paling umum di antara kanker payudara. Sekitar 80% kasus kanker payudara pada wanita merupakan jenis invasive ductal carcinoma (IDC). Kondisi ini tidak hanya bisa terjadi pada wanita, namun dapat terjadi juga pada pria. Mari kenali invasive ductal carcinoma lebih jauh melalui pembahasan di bawah ini.

 

Apa itu Invasive Ductal Carcinoma?

 

Invasive ductal carcinoma adalah jenis kanker payudara yang disebabkan oleh pertumbuhan sel-sel abnormal pada lapisan milk duct pada payudara. Milk duct adalah saluran yang mengalirkan susu dari kelenjar susu (lobulus) ke puting. IDC bisa terjadi jika sel-sel pada lapisan milk duct bermutasi dan menyerang jaringan payudara di luar dinding saluran tersebut.

 

Sel kanker yang menyebar dapat masuk ke kelenjar getah bening atau aliran darah dan menjalar ke area lain di dalam tubuh. Kondisi ini disebut sebagai metastasis. Adapun beberapa jenis IDC yang paling umum ditemukan adalah:

 

  • Kanker payudara triple negative.

  • Kanker payudara HER2-positive.

  • Kanker payudara ER-positive.

  • Kanker payudara PR-positive.

 

Jenis-jenis IDC tersebut dikelompokkan berdasarkan jenis reseptor hormon tumor. Reseptor di sini merupakan molekul protein di dalam atau pada permukaan sel yang dapat menempel pada zat tertentu dalam darah. Dalam hal ini, hormon estrogen dan progesteron dapat menempel dan membantu pertumbuhan tumor kanker. Dokter dapat memutuskan metode pengobatan yang paling efektif dengan mengetahui jenis reseptor hormon tumor kanker payudara.

 

Penyebab Invasive Ductal Carcinoma

 

Hingga saat ini, penyebab Invasive Ductal Carcinoma masih belum diketahui. Namun, bisa dipastikan bahwa faktor-faktor berikut bisa meningkatkan risikonya, yaitu:

 

  • Merokok.

  • Obesitas.

  • Konsumsi minuman beralkohol.

  • Menstruasi pertama (menarche) yang lebih awal daripada perempuan lainnya.

  • Hamil atau melahirkan anak di usia tua.

  • Memiliki riwayat anggota keluarga yang menderita IDC.

  • Pernah menjalani terapi radiasi di area dada.

 

Gejala Invasive Ductal Carcinoma

 

Layaknya mayoritas kanker payudara lainnya, invasive ductal carcinoma ditandai dengan munculnya benjolan yang dapat dirasakan saat memeriksa payudara. Maka dari itu, penting untuk melakukan mammografi agar bisa mendeteksi benjolan yang masih berukuran kecil untuk dirasakan atau kalsifikasi abnormal pada payudara. Berikut adalah beberapa gejala IDC yang paling umum:

 

  • Benjolan kecil berukuran seperti kacang polong.

  • Benjolan atau penebalan di dalam atau di dekat payudara selama siklus menstruasi.

  • Benjolan di dalam atau di dekat ketiak yang muncul selama siklus menstruasi.

  • Perubahan ukuran, bentuk, atau kontur payudara.

  • Perubahan tekstur kulit pada payudara atau puting. Kulit payudara atau puting menjadi berkerut, meradang, berlesung (dimpling), atau memerah.

  • Puting masuk ke dalam (retraksi).

  • Keluar cairan bernoda darah atau berwarna bening dari puting.

 

Diagnosis Invasive Ductal Carcinoma

 

Dokter akan melakukan diagnosis invasive ductal carcinoma dengan melakukan anamnesis (wawancara medis) guna mengetahui riwayat medis pasien dan keluarga. Setelahnya, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik untuk mengecek adanya benjolan pada payudara. Selain itu, dokter juga akan memeriksa pembengkakan kelenjar getah bening di ketiak. Berikut adalah tes-tes lain yang mungkin direkomendasikan oleh dokter:

 

 

Dokter akan menentukan stadium kanker berdasarkan beberapa faktor, seperti lokasi persebaran dan ukuran tumor. Adapun pembagian stadium invasive ductal carcinoma adalah sebagai berikut:

 

  • Stadium 0: Kanker hanya berada di milk duct.

  • Stadium I: Kanker telah menyebar ke luar milk duct dan menyerang jaringan payudara, namun belum sampai ke kelenjar getah bening atau sebaliknya.

  • Stadium II: Muncul tumor kecil pada satu hingga tiga kelenjar getah bening, atau tumor berukuran besar yang belum menyebar ke kelenjar getah bening.

  • Stadium III: Terdapat sel kanker di lebih dari tiga kelenjar getah bening atau kanker yang menyebabkan peradangan kulit payudara.

  • Stadium IV: Sel kanker sudah menyebar ke organ lain yang jauh, seperti hati, paru-paru, otak, dinding dada, tulang, atau kelenjar getah bening di bagian tubuh yang lebih jauh.

 

Pengobatan Invasive Ductal Carcinoma

 

Metode pengobatan Invasive Ductal Carcinoma bisa ditentukan sesuai dengan kondisi pasien. Dokter akan mempertimbangkan stadium kanker dan pilihan yang diambil pasien secara pribadi. Berikut adalah beberapa pilihan pengobatan IDC yang umumnya direkomendasikan oleh dokter:

 

 

Penanganan invasive ductal carcinoma tidak berhenti pada prosedur operasi dan terapi saja. Dokter akan memeriksa kondisi pasien secara bertahap untuk memastikan pemulihan berjalan dengan baik. Namun, perlu dicatat bahwa gejala-gejala di atas juga bisa mengindikasikan kondisi medis lain.

 

Oleh karena itu, jika Anda mengalami gejala-gejala serupa, segera konsultasikan kondisi Anda dengan Dokter Spesialis Onkologi di Siloam Hospitals terdekat untuk mendapatkan evaluasi, diagnosis, serta penanganan yang tepat dari tenaga medis profesional.

 

Setiap pasien akan melalui prosedur diagnosis dan perawatan yang disesuaikan dokter dengan kondisinya. Dokter juga akan menyesuaikan pemeriksaan dan penanganan IDC sesuai dengan ketersediaan fasilitas kesehatan di masing-masing rumah sakit sehingga langkah-langkahnya bisa berbeda-beda.

 

Selain itu, bila memerlukan perawatan kanker secara komprehensif, Anda dapat mengunjungi MRCCC Siloam Hospitals Semanggi. Sebagai pusat unggulan kanker di Siloam Hospitals Group, MRCCC menawarkan berbagai layanan kesehatan untuk penanganan kanker, mulai dari deteksi dini, onkologi bedah, kemoterapi, hingga radioterapi dan layanan lainnya.

Sumber

Cleveland Clinic. Invasive Ductal Carcinoma. Diakses pada 2024 | Johns Hopkins Medicine. Invasive Ductal Carcinoma (IDC). Diakses pada 2024 | Breast Cancer.org. Invasive Ductal Carcinoma (IDC). Diakses pada 2024 | Breast Cancer Research Foundation. Invasive Ductal Carcinoma: What To Know About the Most Common Type of Breast Cancer. Diakses pada 2024 |

Dokter Kami
dr-ralph-girson-gunarsa-sppd-khom

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Ralph Girson Gunarsa, SpPD-KHOM, FINASIM

Onkologi (Kanker)

Spesialis Penyakit Dalam Subspesialis Hematologi Onkologi Medik


MRCCC Siloam Hospitals Semanggi

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-jeffry-beta-tenggara-sppd-khom

Online & Kunjungi Rumah Sakit

Dr. dr. Jeffry Beta Tenggara, SpPD-KHOM

Onkologi (Kanker)

Spesialis Penyakit Dalam Subspesialis Hematologi Onkologi Medik


MRCCC Siloam Hospitals Semanggi

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-elisabeth-maria-de-haan-sppd

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Elisabeth Maria De Haan, SpPD-KHOM

Onkologi (Kanker)

Spesialis Penyakit Dalam Subspesialis Hematologi Onkologi Medik


Siloam Hospitals Kupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail