Berbagai Penyebab Telat Haid yang Penting untuk Diketahui
Kesehatan Tubuh

Berbagai Penyebab Telat Haid yang Penting untuk Diketahui

12 November 2024 5 menit waktu baca
penyebab telat haid

 

Terlambat haid sebenarnya umum terjadi, namun pada beberapa kasus tertentu, hal tersebut perlu diwaspadai karena dapat menandakan adanya masalah medis tertentu. Terdapat berbagai faktor yang bisa menjadi penyebab telat haid, mulai dari stres, gaya hidup, hingga kondisi medis tertentu, seperti PCOS. Mari simak ulasan selengkapnya mengenai penyebab telat haid di bawah ini.

 

Berapa Lama Telat Haid yang Normal?

 

Menstruasi adalah siklus bulanan yang dialami oleh setiap wanita yang ditandai dengan keluarnya darah dari vagina. Menstruasi terjadi ketika tidak ada pembuahan sel telur sehingga dinding rahim luruh dan menyebabkan darah keluar melalui vagina. Normalnya, siklus menstruasi wanita berkisar 21–35 hari, dihitung dari hari pertama haid terakhir hingga hari datangnya menstruasi berikutnya.

 

Kebanyakan wanita memiliki siklus menstruasi 28 hari. Namun, siklus tersebut tetap dikatakan normal jika  terjadi antara 21–35 hari. Jika menstruasi tidak terjadi meskipun sudah melebihi  rentang tersebut, dapat dikatakan bahwa wanita terlambat menstruasi. Apabila hal ini berlangsung selama 90 hari atau lebih, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter.

 

Penyebab Telat Haid

 

Salah satu penyebab umum telat haid adalah kehamilan. Namun, sebenarnya telat haid tidak selalu terjadi akibat kehamilan, terlebih pada wanita yang sedang tidak dalam program hamil. Telat haid bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari masalah psikologis seperti stres hingga kondisi kondisi medis tertentu. Berikut uraian selengkapnya.

 

1. Polycystic Ovary Syndrome (PCOS)

 

Salah satu penyebab telat haid yang paling umum adalah polycystic ovary syndrome (PCOS). PCOS adalah suatu kondisi yang menyebabkan tubuh wanita memproduksi lebih banyak androgen (hormon pria). Kondisi ini juga dapat menyebabkan kista terbentuk pada ovarium akibat ketidakseimbangan hormon. Pada akhirnya, PCOS dapat membuat ovulasi menjadi tidak teratur atau menghentikannya sama sekali.

 

2. Stres

 

Telat haid sering kali disebabkan oleh stres. Pasalnya, stres dapat mengganggu produksi gonadotrophin-releasing hormone (GnRH), yaitu salah satu hormon bertanggung jawab mengatur ovulasi dan siklus menstruasi. Penelitian dalam BMC Women’s Health menunjukkan bahwa seseorang yang sedang dalam kondisi stres kronis dapat mengalami siklus menstruasi tidak teratur.

 

Jika tidak segera ditangani, stres dapat menyebabkan kenaikan atau penurunan berat badan dan penyakit lain yang turut memengaruhi siklus menstruasi. Apabila mengalami telat haid karena stres berkepanjangan, segeralah berkonsultasi dengan dokter.

 

3. Obesitas

 

Menurut penelitian berjudul The effects of obesity on the menstrual cycle, obesitas dapat menyebabkan tubuh memproduksi hormon estrogen secara berlebihan. Pasalnya, terlalu banyak estrogen justru dapat menyebabkan ketidakteraturan dalam siklus, bahkan menghentikan menstruasi. Apabila penyebab telat haid adalah obesitas, pasien biasanya disarankan untuk memulai perubahan gaya hidup guna mendapatkan kembali berat badan idealnya.

 

4. Berat Badan Turun Drastis

 

Dilansir dari Cleveland Clinic Journal of Medicine, ketika tubuh kekurangan lemak dan nutrisi lainnya akibat penurunan berat badan secara drastis. Sebagai contoh, pada kondisi anoreksia, tubuh tidak bisa memproduksi hormon sebagaimana mestinya. Alhasil, proses produksi dan pelepasan hormon menjadi terganggu dan menyebabkan siklus menstruasi menjadi tidak normal.

 

5. Olahraga Berlebihan

 

Olahraga selama 1–2 jam seharusnya tidak memengaruhi siklus menstruasi. Namun, menurut jurnal dalam Pediatric Annals, olahraga berlebihan dapat menyebabkan perubahan pada hormon hipofisis dan hormon tiroid. Kedua hormon tersebut berpengaruh terhadap ovulasi dan siklus menstruasi.

 

6. Merokok

 

Seperti yang diketahui, rokok mengandung berbagai zat kimia beracun yang berbahaya bagi tubuh. Zat kimia dalam rokok, seperti nikotin, diketahui bisa memengaruhi perubahan hormon, termasuk estrogen yang berperan dalam siklus menstruasi.

 

7. Primary Ovarian Insufficiency (POI)

 

Penyebab telat haid berikutnya adalah primary ovarian insufficiency (POI) atau kegagalan ovarium prematur. POI terjadi ketika ovarium berhenti berfungsi secara normal sebelum seseorang berusia 40 tahun. POI dapat menyebabkan siklus menstruasi tidak teratur dan masalah kesuburan yang dimulai sebelum usia perimenopause.

 

8. Hormon Prolaktin Berlebih

 

Kadar prolaktin yang tinggi dapat mengganggu produksi normal hormon lain, seperti estrogen dan progesteron. Hal ini dapat mengubah atau menghentikan ovulasi (pelepasan sel telur dari ovarium), serta bisa menyebabkan menstruasi yang tidak teratur atau terlewat.

 

Hal ini juga didukung oleh penelitian dalam Indian Journal of Endocrinology and Metabolism bahwa beberapa kondisi yang menyebabkan hormon prolaktin tinggi, seperti tumor (prolaktinoma makro atau mikro) dan efek samping obat, bisa mengakibatkan siklus menstruasi tidak teratur dan lebih dari 35 hari.

 

9. Pil KB

 

Penggunaan pil KB juga dapat menjadi penyebab telat haid. Pasalnya, pil KB mengandung hormon estrogen dan progestin yang mencegah indung telur melepaskan sel telur. Umumnya, diperlukan waktu hingga 3–6 bulan agar siklus menstruasi kembali normal setelah berhenti minum pil KB. 

 

10. Gangguan Tiroid

 

Kelenjar tiroid yang terlalu aktif (hipertiroid) atau kurang aktif (hipotiroid) juga bisa menjadi penyebab telat haid. Pasalnya, kelenjar tiroid berfungsi untuk mengatur metabolisme tubuh sehingga kadar hormon juga bisa terpengaruh. Kondisi ini biasanya bisa diobati dengan obat-obatan. Setelah itu, siklus menstruasi akan kembali normal.

 

11. Penyakit kronis

 

Penyakit kronis, seperti diabetes dan penyakit celiac, juga berpotensi menjadi penyebab telat haid. Pasalnya, perubahan kadar gula darah berkaitan dengan perubahan hormon. Jadi, meskipun cukup jarang, diabetes yang tidak dikelola dapat menyebabkan siklus menstruasi menjadi tidak teratur.

 

Di sisi lain, penyakit celiac menyebabkan peradangan yang dapat mengakibatkan kerusakan pada usus kecil. Akibatnya, tubuh kesulitan menyerap nutrisi penting. Menurut penelitian berjudul Celiac Disease and Obstetrical-Gynecological Contribution, kekurangan nutrisi dapat menyebabkan siklus menstruasi tidak teratur.

 

12. Perimenopause atau Menopause Dini

 

Perimenopause adalah masa menjelang menopause. Pada masa ini, wanita akan mengalami berbagai perubahan yang menyebabkan siklus menstruasinya tidak teratur, bisa lebih jarang, lebih sering, lebih berat, atau lebih ringan. Telat haid juga bisa menjadi tanda bahwa seseorang mengalami menopause dini (terjadi sebelum usia 40 tahun). Menopause dini biasanya disebabkan oleh operasi (misalnya pengangkatan rahim), kemoterapi, atau masalah lainnya.

 

Perlu dipahami bahwa informasi yang disebutkan hanya untuk tujuan edukasi dan tidak dapat menggantikan diagnosis maupun saran perawatan dari dokter. Berbagai kondisi yang dijelaskan di atas pun tidak secara spesifik mewakili penyebab telat haid. Telat haid mungkin disebabkan oleh kondisi lain yang memerlukan pemeriksaan dokter.

 

Apabila mengalami gejala-gejala tidak biasa yang berkaitan dengan kondisi ini, penting untuk memperoleh diagnosis yang akurat dengan mengunjungi Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi di Siloam Hospitals terdekat. Bersama Siloam Hospitals, Anda juga dapat memperoleh penanganan lebih lanjut sesuai dengan kondisi tubuh.

 

Namun, tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang Anda jalani terkait kondisi ini mungkin berbeda di satu fasilitas kesehatan dengan yang lain. Tenaga medis akan menentukan tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang tepat sesuai dengan kondisi medis setiap pasien.

 

Manfaatkan aplikasi MySiloam untuk mengakses berbagai fitur kesehatan yang memudahkan Anda, mulai dari melihat jadwal dokter, membuat janji temu dengan dokter terkait, hingga memantau hasil pemeriksaan. Mari unduh aplikasi MySiloam sekarang untuk menikmati berbagai fitur yang memudahkan perjalanan kesehatan Anda.

 

Aplikasi My Siloam

Sumber

Very Well Health. 14 Reasons for Why Your Period's Late. Diakses pada 2024 | Healthline. Why Is My Period Late? 8 Reasons Besides Pregnancy. Diakses pada 2024 | American Society of Reproductive Medicine. Hyperprolactinemia (High Prolactin Levels). Diakses pada 2024 |

Dokter Kami
dr-lenny-khosal-spog

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Lenny Khosal, M.Kes, SpOG

Obstetri dan Ginekologi (Kandungan)

Spesialis Obstetri dan Ginekologi


Siloam Hospitals Makassar

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-tia-indriana-spog

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Tia Indriana, SpOG

Obstetri dan Ginekologi (Kandungan)

Spesialis Obstetri dan Ginekologi


Siloam Hospitals Purwakarta

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-danny-wiguna-spog

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Danny Wiguna, SpOG

Obstetri dan Ginekologi (Kandungan)

Spesialis Obstetri dan Ginekologi


Siloam Hospitals Yogyakarta

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail