Penyakit Katup Jantung & Penyakit Jantung Koroner, ini Bedanya Sebelum Terlambat!
Kesehatan Tubuh

Penyakit Katup Jantung & Penyakit Jantung Koroner, ini Bedanya Sebelum Terlambat!

30 April 2025 5 menit waktu baca
perbedaan penyakit katup jantung dan penyakit jantung koroner

 

Jantung adalah salah satu organ vital dalam tubuh. Namun, organ ini juga rentan mengalami gangguan, seperti penyakit katup jantung dan penyakit jantung koroner. Kedua kondisi ini cukup serius dan perlu mendapatkan perawatan medis sesegera mungkin. Untuk memahami lebih lanjut mengenai perbedaan penyakit katup jantung dan penyakit jantung koroner, mulai dari penyebab, gejala, hingga pengobatannya, simak ulasan di bawah ini sampai tuntas.

 

Perbedaan Penyakit Katup Jantung dan Penyakit Jantung Koroner

 

Penyakit katup jantung dan penyakit jantung koroner adalah gangguan jantung yang umum terjadi. Dua kondisi ini memiliki perbedaan yang signifikan, mulai dari penyebab hingga pengobatannya. Namun, beberapa orang mungkin masih belum memahami perbedaan antara keduanya. Berikut uraian selengkapnya tentang perbedaan penyakit katup jantung dan penyakit jantung koroner.

 

1. Definisi

 

Perbedaan penyakit katup jantung dan penyakit jantung koroner bisa dilihat dari definisinya. Penyakit katup jantung adalah kondisi ketika salah satu atau lebih katup jantung tidak berfungsi dengan baik. Katup jantung adalah bagian jantung yang berfungsi seperti pintu. Katup jantung membuka dan menutup agar darah dapat mengalir dengan tepat melalui keempat ruang jantung dan tubuh serta membantu memastikan darah mengalir pada waktu dan arah yang tepat.

 

Bila terjadi gangguan pada katup-katup jantung tersebut, maka katup jantung tidak bisa membuka atau menutup dengan normal. Kondisi ini dapat menyebabkan aliran darah melalui jantung ke seluruh tubuh menjadi tidak stabil dan sulit dipompa dari jantung. Jika tidak segera ditangani, kondisi ini dapat menyebabkan berbagai komplikasi serius seperti gagal jantung, stroke, gangguan irama jantung, hingga pembekuan atau penggumpalan darah yang dapat menyumbat aliran darah.

 

Sementara itu, penyakit jantung koroner adalah kondisi ketika pembuluh darah arteri koroner (pembuluh darah arteri yang memasok darah kaya oksigen ke otot jantung) mengalami penyempitan atau penyumbatan akibat penumpukan plak di dinding pembuluh darah arteri. Pada kondisi ini, suplai darah menuju otot jantung menjadi tidak tercukupi, atau bahkan berhenti. 

 

Penyakit jantung koroner yang tidak segera ditangani dengan tepat juga berisiko menimbulkan komplikasi serius seperti angina pektoris (nyeri dada akibat berkurangnya aliran darah dan oksigen ke otot jantung), serangan jantung, gagal jantung, dan gangguan irama jantung.   

  

2. Penyebab

 

Perbedaan penyakit katup jantung dan penyakit jantung koroner selanjutnya bisa dilihat dari penyebabnya. Berdasarkan penyebabnya, penyakit katup jantung terbagi menjadi dua, yaitu penyakit katup jantung bawaan (kongenital) dan didapat selama hidup (acquired). Penyakit katup jantung bawaan terjadi akibat adanya gangguan pada proses perkembangan jantung janin di dalam rahim. Sedangkan, penyakit katup jantung yang didapat (acquired) biasanya disebabkan oleh:

 

 

Di sisi lain, penyakit jantung koroner disebabkan oleh penumpukan plak yang tersusun dari lemak, kolesterol, dan zat-zat lainnya di dinding pembuluh darah arteri koroner jantung. Penumpukan plak ini dapat menyebabkan pembuluh darah arteri koroner menjadi kaku dan menyempit sehingga menghalangi aliran darah (aterosklerosis). 

 

Plak juga bisa pecah dan mengakibatkan pembentukan bekuan darah di dalam pembuluh darah arteri yang dapat menyebabkan penyumbatan aliran darah sehingga risiko serangan jantung dan stroke pun meningkat. Adapun beberapa faktor risiko dari penyakit jantung koroner adalah:

 

  • Peningkatan usia.

  • Diabetes.

  • Tekanan darah tinggi (hipertensi). 

  • Kolesterol tinggi.

  • Kurangnya berolahraga atau aktivitas fisik.

  • Kelebihan berat badan atau obesitas.

  • Kebiasaan merokok.

  • Riwayat keluarga dengan penyakit jantung.

  • Pola makan yang tidak sehat seperti mengonsumsi makanan tinggi lemak jenuh, lemak trans, garam, dan gula.

  • Konsumsi alkohol secara berlebihan.

  • Stres emosional.

  • Kualitas tidur yang tidak baik.

  • Riwayat penyakit ginjal kronis.

 

3. Gejala

 

Sebagian penderita penyakit katup jantung mungkin tidak mengalami gejala selama bertahun-tahun. Penderita biasanya baru merasakan gejala apabila kondisi penyakit katup jantung sudah semakin memberat. Gejala yang umumnya muncul mungkin meliputi:

 

  • Sesak napas, baik saat sedang beristirahat, beraktivitas atau berbaring.

  • Kelelahan.

  • Nyeri dada.

  • Pusing.

  • Pembengkakan pada pergelangan kaki dan kaki.

  • Pingsan.

  • Detak jantung tidak teratur.

 

Gejala penyakit jantung koroner biasanya muncul ketika jantung sudah tidak mendapatkan suplai darah kaya oksigen yang cukup. Gejala tersebut di antaranya:

 

  • Nyeri dada atau dada terasa seperti tertekan atau tertindih benda berat (angina), biasanya terasa di bagian tengah atau sisi kiri dada. Aktivitas atau emosi yang kuat dapat memicu angina.

  • Sesak napas.

  • Mudah merasa lelah.

 

Pada kondisi yang lebih parah atau ketika pembuluh darah arteri koroner sudah tersumbat sepenuhnya, kondisi ini dapat menyebabkan serangan jantung. Jika mengalami serangan jantung, maka beberapa gejalanya meliputi:

 

  • Nyeri dada yang mungkin terasa seperti tertekan, sesak, atau terjepit.

  • Nyeri atau ketidaknyamanan di dada yang menjalar ke bahu, lengan, punggung, leher, rahang, gigi, atau perut bagian atas.

  • Kelelahan.

  • Keringat dingin.

  • Sensasi perih dan panas seperti terbakar di dada.

  • Mual.

  • Sesak napas.

  • Pusing. 

 

4. Pengobatan

 

Perbedaan penyakit katup jantung dan penyakit jantung koroner lainnya terletak pada pilihan pengobatannya. Adapun pilihan pengobatan untuk penyakit katup jantung adalah:

 

  • Perubahan pola makan dan gaya hidup.

  • Obat-obatan untuk mengelola gejala dan mencegah pembekuan atau penggumpalan darah.

  • Operasi perbaikan katup jantung.

 

Sementara itu, beberapa pilihan pengobatan untuk penyakit jantung koroner adalah sebagai berikut:

 

  • Perubahan gaya hidup, termasuk menghentikan kebiasaan merokok, mengonsumsi makanan sehat dengan gizi seimbang, menjaga berat badan ideal, menghentikan konsumsi alkohol, dan berolahraga secara teratur.

  • Obat-obatan, meliputi obat kolesterol, aspirin, beta-blocker, obat antihipertensi, dan lain-lain.

  • Operasi untuk memperbaiki pembuluh darah arteri yang tersumbat dan memulihkan  aliran darah ke jantung.

 

Demikian penjelasan mengenai perbedaan penyakit katup jantung dan penyakit jantung koroner yang sekiranya penting untuk diketahui. Namun, penting untuk dipahami bahwa informasi dalam artikel ini hanya bersifat edukatif sehingga tidak dapat menggantikan diagnosis dan saran perawatan dari dokter secara langsung.

 

Apabila Anda atau kerabat Anda sering mengalami sejumlah gejala berupa detak jantung tidak beraturan, nyeri dada, keringat dingin, dan pusing, jangan ragu untuk segera mengunjungi Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah di Siloam Hospitals terdekat agar mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

 

Namun, tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang Anda jalani terkait kondisi ini mungkin berbeda di satu fasilitas kesehatan dengan yang lain. Tenaga medis akan menentukan tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang tepat sesuai dengan kondisi medis setiap pasien.

 

Siloam Hospitals juga menyediakan paket Skrining Jantung yang bisa Anda pesan secara praktis melalui aplikasi MySiloam. Anda dapat melakukan transaksi di aplikasi MySiloam dari mana saja, lalu tinggal datang ke rumah sakit sesuai tanggal janji temu yang sudah dijadwalkan.

Sumber

Mayo Clinic. Heart valve disease. Diakses pada 2024 | Mayo Clinic. Coronary artery disease. Diakses pada 2024 | Cleveland Clinic. Heart Valve Disease. Diakses pada 2024 | Cleveland Clinic. Coronary Artery Disease. Diakses pada 2024 |

Dokter Kami
dr-kadek-satrya-kurnia-suratna-spjp

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Kadek Satrya Kurnia Suratna, SpJP

Kardiologi (Jantung)

Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah


Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-ronald-a-ulaan

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Rinaldi Agustinus Ulaan, SpJP

Kardiologi (Jantung)

Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah


Rumah Sakit Umum Siloam Lippo Village

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-magma-purnawan-putra-spjp

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Magma Purnawan Putra, SpJP (K), FIHA, FESC

Kardiologi (Jantung)

Subspesialis Kardiologi Intervensi


Siloam Hospitals Kupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail