Kesehatan Tubuh
Apa itu Bezoar? Ini Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya

Table of Contents
Bezoar adalah bahan padat yang tidak tercerna atau tercerna sebagian yang menggumpal di dalam saluran pencernaan. Penting untuk mewaspadai kondisi ini karena bisa menyebabkan terjadinya penyumbatan pada lambung maupun usus. Mari kenali apa itu bezoar, mulai dari penyebab, gejala, hingga pengobatannya melalui artikel berikut ini.
Apa itu Bezoar?
Bezoar adalah gumpalan benda asing yang tertelan, biasanya berupa rambut atau serat tertentu, di dalam saluran pencernaan. Zat asing tersebut tidak tercerna atau hanya tercerna sebagian, sehingga dapat menyebabkan terbentuknya gumpalan di dalam perut yang tidak berhasil melewati usus. Berdasarkan komposisinya, bezoar dapat dibedakan menjadi beberapa jenis, yaitu:
-
Phytobezoar: Terdiri dari bagian tumbuhan seperti kulit atau biji yang tidak tercerna. Ini merupakan jenis bezoar yang paling umum terjadi.
-
Diospyrobezoar: Terdiri dari serat buah kesemek yang tidak tercerna.
-
Trichobezoar: Terdiri dari partikel rambut dan bulu yang tidak tercerna.
-
Pharmacobezoar: Terdiri dari obat-obatan yang belum larut.
-
Lactobezoar: Terdiri dari protein susu dan lendir (mukus).
-
Foreign body bezoar: Jenis bezoar ini biasanya terdiri dari benda asing yang tidak sengaja tertelan, seperti tisu, plastik, tanah, hingga cacing parasit.
Secara keseluruhan bezoar dapat ditemukan di lambung pada kurang dari 0,5% orang yang menjalani pemeriksaan esophagogastroduodenoscopy dan di usus kecil pada 0,4–4,8% dari semua kasus obstruksi (penyumbatan) usus.
Penyebab Bezoar
Penyebab utama terbentuknya bezoar adalah penumpukan bahan-bahan tertentu yang tidak bisa dicerna oleh lambung. Pada dasarnya, kondisi ini bisa dialami oleh siapa saja. Namun, sejumlah faktor yang dapat meningkatkan risiko terbentuknya bezoar adalah sebagai berikut:
-
Pernah menjalani operasi lambung, seperti gastrectomy atau pyloroplasty.
-
Menderita kondisi tertentu yang menyebabkan terhambatnya proses pengosongan lambung, biasanya karena diabetes, gangguan autoimun, atau mixed connective tissue disease.
-
Mengalami kondisi tertentu yang menyebabkan seseorang kesulitan mengunyah, seperti menggunakan gigi palsu yang tidak sesuai.
-
Penyandang disabilitas intelektual atau anak-anak yang mengalami gangguan emosi. Anak dengan kondisi ini biasanya memiliki kebiasaan memakan benda-benda asing, seperti rambut, kuku, dan lain sebagainya. Umumnya, bezoar paling banyak terlihat pada wanita berusia 10 hingga 19 tahun.
Gejala Bezoar
Dalam kebanyakan kasus, bezoar tidak menunjukkan gejala tertentu karena tidak sepenuhnya menyumbat saluran pencernaan. Namun, pada sebagian kasus lainnya, kondisi ini bisa menimbulkan gejala yang mengganggu sistem pencernaan. Beberapa gejala tersebut, di antaranya sebagai berikut:
-
Mudah kenyang meskipun baru makan dengan porsi sedikit.
-
Penurunan nafsu makan.
-
Mual dan muntah.
-
Nyeri pada perut.
-
Penurunan berat badan.
-
Perut kembung.
-
BAB berdarah, terutama jika gumpalan bezoar telah melukai lapisan saluran pencernaan.
Diagnosis Bezoar
Dalam menegakkan diagnosis bezoar, dokter akan terlebih dahulu melakukan wawancara medis (anamnesis) terkait dengan keluhan, riwayat kesehatan, dan pola makan pasien selama beberapa waktu terakhir.
Setelah itu dokter dapat melakukan pemeriksaan fisik secara menyeluruh pada pasien, terutama pada bagian abdomen (perut). Kemudian, beberapa prosedur pemeriksaan yang dapat digunakan untuk membantu mengonfirmasi diagnosis bezoar adalah:
Pengobatan Bezoar
Pengobatan bezoar dapat dilakukan sesuai dengan tingkat keparahannya. Jika menimbulkan gejala yang tergolong ringan, dokter dapat menyarankan pasien untuk mengonsumsi obat-obatan tertentu guna melarutkan bezoar di dalam saluran pencernaan.
Namun, apabila bezoar berukuran cukup besar atau tidak larut setelah mengonsumsi obat-obatan tertentu, dokter dapat mengangkat gumpalan tersebut melalui pembedahan seperti prosedur pembedahan terbuka (laparotomi), pendekatan bedah invasif minimal dengan laparoskopi, dan endoskopi intraoperatif.
Komplikasi Bezoar
Apabila tidak segera ditangani dengan tepat, bezoar dapat melukai lapisan saluran pencernaan dan menyebabkan tukak lambung, perforasi (kebocoran) usus, ileus, intususepsi, hingga penyumbatan usus. Di samping itu, penyumbatan usus akibat bezoar bisa menyebabkan kematian (nekrosis) pada sebagian jaringan usus.
Penting untuk diketahui bahwa penyebab serta gejala yang disebutkan di atas tidak spesifik mewakili kondisi bezoar. Artinya, penyebab atau gejala tersebut bisa serupa dengan kondisi medis atau penyakit lainnya. Oleh karenanya, sangat penting untuk memperoleh diagnosis yang tepat dan akurat dengan mengunjungi Dokter Spesialis Penyakit Dalam di Siloam Hospitals terdekat.
Sebagai informasi, tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang Anda jalani terkait kondisi bezoar dapat berbeda bergantung pada fasilitas kesehatan masing-masing rumah sakit. Tenaga medis profesional akan menentukan tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang disesuaikan dengan kondisi medis setiap pasien.
Selain itu, Siloam Hospitals juga menyediakan paket Skrining Sistem Pencernaan Lengkap yang memungkinkan Anda untuk deteksi dini berbagai gangguan sistem pencernaan. Pemesanan paket tersebut dapat dilakukan dengan praktis melalui fitur dalam aplikasi MySiloam. Selain itu, MySiloam juga bisa digunakan untuk membuat janji temu dengan dokter serta melihat hasil pemeriksaan kesehatan secara online.
Artikel Terkait
Dokter Kami
Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Putera Bahagia
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Kelapa Dua
Tersedia :
Tersedia hari ini
Skrining Sistem Pencernaan Basic
Skrining Lite
6 Service/Item
Rp1.250.000
TERPOPULER
Skrining Sistem Pencernaan Lengkap
Skrining Lite
13 Service/Item
Rp2.000.000
TERPOPULER
Abdomen AP (BNO) / Rontgen Perut
Rontgen / X-Ray
Rp214.000
TERPOPULER
CT Whole ABD Non-CNTRS / CT Scan Perut
CT Scan
Rp2.495.000
TERPOPULER
Complete Abdomen USG / USG Perut
USG
Rp676.000







