Alami Vertigo dan Tubuh Mudah Lelah? Waspadai Gejala Ependymoma!
Kesehatan Tubuh

Alami Vertigo dan Tubuh Mudah Lelah? Waspadai Gejala Ependymoma!

15 Mei 2025 4 menit waktu baca
ependymoma adalah

 

Ependymoma adalah jenis tumor yang tumbuh di sistem saraf pusat. Tumor ini mulanya ditemukan di otak atau sumsum tulang belakang, tepatnya pada sel ependymal. Untuk mengetahui cara mengobatinya, mari simak pembahasan selengkapnya di bawah ini.

 

Apa itu Ependymoma?

 

Ependymoma adalah tumor yang tumbuh di dalam otak atau sumsum tulang belakang. Tumor ini termasuk ke dalam golongan glioma, yaitu tumor yang cenderung tumbuh secara lambat dan tidak menyebar ke bagian tubuh lainnya. 

 

Ependymoma awalnya tumbuh pada sel ependymal, yaitu sel yang melapisi saluran cairan serebrospinal. Cairan serebrospinal adalah cairan yang berada di sekeliling otak dan sumsum tulang belakang dan berfungsi untuk melindungi otak dan sumsum tulang belakang.

 

Terdapat berbagai jenis ependymoma. Beberapa di antaranya tumbuh menekan jaringan di dekatnya secara lambat dan tergolong jinak (nonkanker). Namun, terkadang ependymoma bisa tumbuh cepat dan menjadi tumor ganas (kanker). Ependymoma ganas bisa menyerang dan menghancurkan jaringan di sekitarnya. Pada ependymoma ganas, sel-sel kanker bisa menyebar di dalam otak atau sumsum tulang belakang.

 

Ependymoma bisa menyerang orang dewasa dan anak-anak. Namun, kebanyakan kasusnya ditemukan pada anak-anak. Umumnya, anak-anak yang menderita ependymoma mengeluhkan sakit kepala dan kejang. Sementara itu, ependymoma pada orang dewasa lebih sering menyerang sumsum tulang belakang dan menyebabkan kelemahan pada bagian tubuh tertentu. 

 

Berdasarkan hasil pemeriksaan jaringan, ependymoma dibagi menjadi tiga tingkat, yaitu:

 

  • Tingkat 1: Subependymoma yang merupakan tumor di otak atau tulang belakang yang lebih sering ditemukan pada orang dewasa daripada anak-anak. Sementara itu, jenis myxopapillary ependymoma bisa tumbuh di sumsum tulang belakang bagian bawah dan lebih sering ditemukan pada pria dewasa.

  • Tingkat 2: Ependymoma tingkat ini lebih mudah kambuh jika tidak bisa diangkat sepenuhnya melalui operasi. Adapun ependymoma konvensional tingkat 2 biasanya ditemukan pada otak atau tulang belakang dan bisa terjadi pada orang dewasa maupun anak-anak.

  • Tingkat 3: Ependymoma anaplastik yang tumbuh secara cepat dan tergolong ganas. Biasanya, ependymoma ini cenderung tumbuh di dekat pangkal otak dan bisa menyebar ke bagian otak lainnya. Tumor ini dapat berpotensi sering kambuh meskipun penderitanya telah menjalani pengobatan.

 

Penyebab Ependymoma

 

Hingga saat ini, ahli medis masih belum mengetahui secara pasti penyebab ependymoma. Sel kanker umumnya tumbuh ketika terjadi mutasi genetik. Adapun kasus ependymoma lebih sering ditemukan pada penderita penyakit genetik neurofibromatosis tipe 2 (NF2).

 

Gejala Ependymoma

 

Ependymoma menunjukkan beberapa gejala yang berkaitan dengan lokasi tumor. Sejumlah gejala dari ependymoma di otak adalah pusing, sakit kepala, mual, dan muntah. Sementara itu, ependymoma pada tulang belakang mungkin menyebabkan nyeri punggung, masalah usus, atau seksual, serta mati rasa pada bagian tubuh tertentu, seperti lengan, kaki, atau batang tubuh.

 

Secara umum, ependymoma pada anak-anak dan orang dewasa dapat menimbulkan sejumlah gejala lain, seperti:

 

  • Penglihatan kabur.

  • Kesulitan berbicara.

  • Masalah pendengaran.

  • Nyeri leher.

  • Masalah keseimbangan.

  • Vertigo

  • Otot lemah.

  • Cenderung merasa sangat lelah.

  • Mudah lapar dan mengalami kenaikan berat badan.

  • Kejang, utamanya jika tidak ada riwayat kejang.

  • Sulit buang air kecil.

 

Diagnosis Ependymoma

 

Pemeriksaan ependymoma membutuhkan beberapa spesialis, di antaranya adalah dokter spesialis saraf, dokter spesialis bedah saraf, dokter spesialis patologi anatomi, dan lain-lain. 

 

Prosedur pemeriksaan akan diawali dengan anamnesis (wawancara medis) untuk mengetahui riwayat medis pasien dan keluarga. Selanjutnya, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik secara menyeluruh pada pasien, terutama pemeriksaan neurologis atau saraf. Kemudian, dokter akan melanjutkan dengan sejumlah tes untuk mendiagnosis ependymoma, seperti:

 

 

Pengobatan Ependymoma

 

Dokter bisa merekomendasikan sejumlah prosedur untuk menangani ependymoma. Beberapa di antaranya adalah:

 

  • Pembedahan: Ahli bedah saraf mengangkat tumor sebanyak mungkin, namun dengan menjaga jaringan yang sehat tetap utuh.

  • Radioterapi: Ahli onkologi radiasi menggunakan sinar energi kuat untuk menghancurkan sel tumor. Prosedur ini biasanya dijalankan sebelum atau setelah pembedahan.

  • Kemoterapi: Konsumsi obat-obatan untuk menghancurkan sel tumor yang tumbuh secara cepat dan menyebar ke bagian tubuh lain.

  • Imunoterapi: Konsumsi obat untuk merangsang sistem imunitas tubuh dalam melawan sel kanker yang mungkin telah menyebar ke bagian tubuh lain.

  • Terapi target: Penggunaan obat atau zat lain yang menargetkan sel tertentu untuk menyerang sel kanker atau mencegah pertumbuhannya.

 

Ependymoma dapat menyerang otak atau sumsum tulang belakang. Namun, sejumlah gejala yang ditulis di atas tidak selalu mengindikasikan kondisi ependymoma. Oleh karenanya, Anda bisa berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Neurologi di Siloam Hospitals terdekat apabila kerap mengalami penglihatan kabur hingga kesulitan berbicara.

 

Setiap pasien akan menjalani prosedur diagnosis dan mendapatkan penanganan sesuai dengan kondisi medisnya. Dokter akan menentukan serangkaian tes dan memberikan rekomendasi pengobatan sesuai dengan fasilitas kesehatan yang tersedia di masing-masing rumah sakit sehingga tahapannya mungkin berbeda di satu lokasi dan lainnya.

 

Jika Anda membutuhkan pemeriksaan dan pengobatan kanker yang komprehensif, jangan ragu untuk mengunjungi MRCCC Siloam Hospitals Semanggi. Pusat pengobatan kanker unggulan dari Siloam Hospitals Group ini dapat membantu Anda mendapatkan penanganan ependymoma yang lengkap, termasuk kemoterapi dan radioterapi untuk membantu mengatasi kondisi Anda.

Sumber

National Cancer Institute. Ependymoma: Diagnosis and Treatment. Diakses pada 2024 | Mayo Clinic. Brain Tumor. Diakses pada 2024 | Cleveland Clinic. Ependymoma. Diakses pada 2024 | National Library of Medicine. Ependymoma. Diakses pada 2024 | Cancer Research UK. Ependymoma. Diakses pada 2024 |

Dokter Kami
dr-donny-argie-spbs

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Donny Argie, SpBS, NVas, FINPS, FICS

Bedah Saraf

Spesialis Bedah Saraf


Siloam Hospitals Kupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-ivanmorl-ruspanah-spbs

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Ivanmorl Ruspanah, SpBS

Bedah Saraf

Spesialis Bedah Saraf


Siloam Hospitals Ambon

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-bagus-sasongko-spbs

Online & Kunjungi Rumah Sakit

Dr. dr. Bagus Sasongko, SpBS, M.Kes, FN-TB, FINSS

Bedah Saraf

Spesialis Bedah Saraf


Siloam Hospitals Lippo Cikarang

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail