Apakah setelah Menopause Bisa Subur Kembali dan Hamil?
Ibu dan Anak

Apakah setelah Menopause Bisa Subur Kembali dan Hamil?

25 Agustus 2025 4 menit waktu baca
menopause subur kembali

Menopause adalah kondisi berakhirnya masa reproduksi wanita yang ditandai dengan tidak lagi menstruasi. Namun, beberapa orang mungkin ingin tahu, apakah wanita yang sudah menopause dapat subur kembali dan memiliki peluang untuk hamil? Mari simak penjelasan selengkapnya mengenai hal ini dalam ulasan berikut sampai tuntas.

 

Mengenal Perimenopause, Menopause, dan Postmenopause

 

Sebelumnya, perlu diketahui bahwa menopause tidak terjadi dalam satu waktu sekaligus, melainkan terbagi menjadi beberapa tahap, yaitu perimenopause, menopause, dan postmenopause. Perimenopause adalah masa ketika wanita biasanya mulai merasakan tanda-tanda menopause, seperti siklus menstruasi yang tidak teratur, namun masih bisa hamil.

 

Sementara itu, menopause adalah kondisi ketika wanita sudah tidak menstruasi lagi setidaknya selama 1 tahun. Biasanya, wanita memasuki masa menopause pada usia 40–55 tahun. Umumnya, wanita sudah tidak lagi berovulasi sehingga kemungkinannya tidak bisa hamil lagi.

 

Sedangkan, postmenopause adalah kondisi ketika kadar hormon tidak lagi berada dalam kisaran yang sesuai untuk ovulasi dan hamil. Biasanya, tidak lagi diperlukan alat kontrasepsi untuk mencegah kehamilan ketika wanita sudah memasuki masa postmenopause atau pascamenopause.

 

Bayi Tabung setelah Menopause, Apakah Mungkin?

 

Seperti yang sudah dijelaskan bahwa pada masa menopause, wanita umumnya sudah tidak bisa lagi mengalami ovulasi. Dengan kata lain, tanpa adanya ovulasi maka tidak ada pula peluang kehamilan secara alami. Namun, bisakah melakukan bayi tabung untuk mendapatkan anak lagi setelah menopause?

 

Pada dasarnya, sel telur wanita pascamenopause tidak bisa lagi digunakan. Namun, menjalani program bayi tabung (in vitro fertilization/IVF) bisa menjadi alternatif bagi pasangan yang masih ingin memiliki anak pada usia tersebut. Program bayi tabung tersebut dapat dilakukan dengan memanfaatkan sel telur yang sudah dibekukan sebelumnya atau menggunakan sel telur donor. Selain itu, juga diperlukan terapi hormon guna mempersiapkan tubuh untuk implantasi dan mengandung bayi hingga cukup bulan.

 

Namun, bila dibandingkan dengan wanita yang belum menopause, kehamilan IVF pascamenopause lebih berpotensi menimbulkan komplikasi, baik yang ringan hingga berat. Untuk itu, dokter perlu memastikan terlebih dahulu apakah kondisi seorang wanita yang sudah menopause tersebut masih memenuhi syarat untuk menjalani IVF.

 

Apakah Wanita yang Sudah Menopause Dapat Subur Kembali?

 

Meski memiliki peluang kehamilan dengan memanfaatkan program bayi tabung atau in vitro fertilization (IVF), apakah wanita yang sudah menopause bisa subur kembali? Perlu diketahui bahwa proses produksi sel telur sehat memerlukan peran berbagai hormon, seperti estrogen, progesteron, luteinizing hormone (LH), dan hormon stimulasi folikel (follicle stimulating hormone/FSH). 

 

Ketika memasuki masa menopause, kadar hormon-hormon tersebut akan berfluktuasi secara perlahan, biasanya terjadi dalam waktu 1–2 tahun. Artinya, wanita yang sudah menopause tidak lagi memiliki hormon yang cukup untuk memproduksi sel telur sehingga cenderung tidak akan kembali subur lagi.

 

Apakah Wanita yang Sudah Menopause Bisa Hamil Lagi?

 

Jika masih ada pertanyaan apakah wanita yang sudah menopause bisa hamil lagi secara alami, maka jawabannya adalah tidak. Sudah dipastikan bahwa hal ini tidak akan terjadi, kecuali jika sudah menyiapkan sel telur yang dibekukan terlebih dahulu dan kehamilan tersebut terjadi dari proses bayi tabung.

 

Berbeda dengan wanita yang masih sedang dalam masa perimenopause atau masih mengalami menstruasi, mereka bisa memiliki peluang kehamilan dengan melakukan pengobatan, seperti menggunakan plasma kaya trombosit (platelet rich plasma). Namun, sekali lagi, metode ini tidak berlaku bagi wanita yang sudah menopause. Jadi, bisa disimpulkan bahwa wanita yang telah menopause tidak bisa hamil lagi secara alami.

 

Risiko Hamil setelah Menopause

 

Meski terdapat kemungkinan untuk hamil melalui program bayi tabung, kehamilan tersebut cukup berisiko bagi wanita yang sudah menopause. Seperti yang telah diinformasikan sebelumnya, usia menopause wanita pada umumnya adalah 40–55 tahun. Secara umum, kehamilan setelah usia 35 tahun termasuk kehamilan risiko tinggi, sehingga dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kehamilan, seperti:

 

 

Itulah penjelasan mengenai apakah wanita memungkinkan untuk subur kembali setelah menopause. Namun perlu diingat bahwa nformasi ini tidak bisa dijadikan acuan utama sebagai jawaban yang pasti maupun pengganti diagnosis dari medis. Jadi, ada baiknya bila Anda dan pasangan berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi di Siloam Hospitals terdekat mengenai hal ini.

 

Tahapan pemeriksaan dan perencanaan kehamilan (jika memungkinkan) yang direkomendasikan oleh dokter atau tenaga medis lainnya terkait dengan kondisi ini juga bisa berbeda-beda setiap rumah sakit, tergantung dari fasilitas yang tersedia. Kendati demikian, tenaga medis akan menyesuaikan dan pengobatan sesuai dengan kondisi medis setiap pasien.

 

Anda dan pasangan juga bisa mengunjungi Siloam Fertility and Minimal Invasive Center di Siloam Hospitals Lippo Village untuk mendapatkan saran mengenai perencanaan kehamilan yang tepat. Fasilitas ini menerapkan konsep one stop solution fertility center yang memberikan layanan komprehensif mengenai program kehamilan, termasuk pemeriksaan kesuburan, bayi tabung, dan inseminasi buatan.

Sumber

Healthline. Menopause Pregnancy. Diakses pada 2024 |

Dokter Kami
dr-lenny-khosal-spog

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Lenny Khosal, M.Kes, SpOG

Obstetri dan Ginekologi (Kandungan)

Spesialis Obstetri dan Ginekologi


Siloam Hospitals Makassar

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-tia-indriana-spog

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Tia Indriana, SpOG

Obstetri dan Ginekologi (Kandungan)

Spesialis Obstetri dan Ginekologi


Siloam Hospitals Purwakarta

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-danny-wiguna-spog

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Danny Wiguna, SpOG

Obstetri dan Ginekologi (Kandungan)

Spesialis Obstetri dan Ginekologi


Siloam Hospitals Yogyakarta

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail