Bahaya Perokok Pasif, Hati-Hati akan Risiko Kanker!
Kesehatan Tubuh

Bahaya Perokok Pasif, Hati-Hati akan Risiko Kanker!

14 Juni 2025 5 menit waktu baca
bahaya perokok pasif

 

Rokok tak hanya dapat memberikan dampak buruk bagi perokok aktif, namun juga bagi perokok pasif. Bahaya perokok pasif tidak bisa disepelekan mengingat terdapat risiko penyakit serius yang mengintai. Menurut data dari WHO, terdapat setidaknya 8 juta kematian yang disebabkan oleh asap rokok dan sekitar 1,2 juta di antaranya termasuk perokok pasif. Lantas, apa saja bahaya perokok pasif? Ketahui penjelasan selengkapnya melalui ulasan berikut.

 

Apa Itu Perokok Pasif?

 

Perokok pasif adalah orang yang tidak merokok, namun terpapar dan menghirup asap rokok orang lain. Menjadi perokok pasif artinya berisiko terkena dampak buruk rokok meski tidak menghisapnya secara langsung. Sebagian besar asap yang berasal dari rokok akan dilepaskan ke udara, sehingga asap tersebut dapat terhirup oleh orang-orang di sekitarnya. Semakin sering terpapar asap rokok, maka semakin tinggi risiko perokok pasif mengalami gangguan kesehatan.

 

Kandungan Berbahaya dalam Asap Rokok

 

Asap tembakau yang berasal dari rokok mengandung sekitar 7 ribu bahan kimia, salah satunya adalah karsinogen. Zat karsinogen merupakan senyawa berbahaya yang diketahui dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker, terutama kanker paru-paru pada perokok pasif dan aktif.

 

Berdasarkan sejumlah penelitian, kerusakan akibat asap rokok bisa terjadi dalam waktu 5 menit pada perokok pasif. Setelah 5 menit, arteri menjadi kurang fleksibel seperti pada perokok aktif. Setelah 20–30 menit, darah mulai menggumpal dan timbunan lemak di pembuluh darah meningkat sehingga dapat meningkatkan risiko serangan jantung serta stroke. Dua jam kemudian, detak jantung menjadi tidak teratur sehingga dapat berkembang dan memicu serangan jantung atau penyakit jantung lainnya.

 

Macam-Macam Bahaya Perokok Pasif

 

Dampak buruk asap rokok bagi perokok pasif mungkin tidak terjadi secara instan. Akan tetapi, apabila terus-menerus menghirup asap rokok, maka risiko mengalami gangguan kesehatan akan semakin meningkat.

 

A. Bahaya Perokok Pasif pada Orang Dewasa

 

Berikut adalah sejumlah bahaya perokok pasif pada orang dewasa, termasuk wanita yang sedang hamil.

 

1. Penyakit Jantung

 

Sama halnya dengan perokok aktif, salah satu dampak buruk yang bisa terjadi pada perokok pasif adalah berisiko terkena penyakit jantung atau serangan jantung. Meski tidak pernah merokok, seorang perokok pasif memiliki peluang sekitar 25–30% mengalami penyakit jantung. Hal ini dikarenakan asap rokok dapat memicu kerusakan pada pembuluh darah koroner.

 

2. Penyakit Paru

 

Perokok pasif juga berisiko terkena penyakit paru. Zat berbahaya dari paparan asap rokok dapat merusak paru-paru, terutama bagi penderita asma atau penyakit paru obstruktif kronik (PPOK). Paparan asap rokok dapat mengakibatkan kondisi paru-paru penderitanya semakin memburuk sehingga bisa memicu sesak napas.

 

3. Kanker

 

Tidak hanya pada orang yang aktif merokok, ancaman kanker juga menjadi salah satu bahaya perokok pasif, salah satunya yaitu kanker paru-paru. Orang yang sering terkena asap rokok memiliki risiko sebesar 20–30% untuk mengidap kanker paru-paru. Selain kanker paru-paru, perokok pasif juga berisiko mengidap sejumlah kanker, seperti:

 

 

4. Mengganggu Kesuburan Wanita

 

Asap rokok juga bisa menyebabkan masalah kesuburan. Pada sebagian kasus, wanita yang terlalu sering terpapar asap rokok menjadi sulit untuk hamil. Hal ini diduga karena kandungan tembakau dan zat lain di dalam rokok mengganggu kadar hormon di dalam tubuh wanita.

 

5. Berbahaya Terhadap Kehamilan

 

Terlalu sering menghirup asap rokok saat hamil juga dapat membahayakan kehamilan. Asap rokok yang terhirup oleh ibu hamil akan masuk ke dalam aliran darah hingga sampai ke janin. Kondisi tersebut dapat berisiko buruk bagi kesehatan ibu maupun si kecil. Sejumlah bahaya asap rokok terhadap ibu hamil di antaranya:

 

 

B. Bahaya Perokok Pasif pada Anak-Anak

 

Bahaya perokok pasif tidak hanya dialami oleh orang dewasa saja, tetapi juga anak-anak. Berikut adalah sejumlah masalah kesehatan yang mengintai anak-anak perokok pasif.

 

1. Masalah Pernapasan Kronis

 

Bahaya asap rokok pada anak-anak yang pertama adalah timbulnya penyakit pernapasan, seperti pneumonia, bronkiolitis, dan bronkitis. Anak-anak yang menjadi perokok pasif juga rentan terkena flu, batuk, mengi, dan sesak napas. Bagi anak-anak yang mengidap asma, terkena paparan asap rokok akan membuat gejalanya mudah kambuh dan bahkan memperparah kondisi.

 

2. Penurunan Fungsi Paru-Paru

 

Paru-paru pada anak akan terus mengalami perkembangan hingga usia 4 tahun. Apabila anak terlalu sering terpapar asap rokok, maka fungsi paru-paru akan menurun bahkan berlanjut ke kerusakan paru lainnya. Akibatnya, anak menjadi lebih rentan mengalami masalah paru di kemudian hari.

 

3. Gangguan Kognitif

 

Bahaya perokok pasif pada anak-anak juga berpengaruh terhadap kemampuan belajar. Paparan asap rokok dapat meningkatkan risiko anak mengalami keterlambatan dalam membaca. Sering terpapar asap rokok juga dapat menyebabkan penurunan kemampuan kognitif pada anak.

 

Tips Menghindari Asap Rokok

 

Asap rokok adalah hal yang sulit dikendalikan, terlebih jika berada di ruang publik. Namun, ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menurunkan risiko dari bahaya asap rokok, seperti:

 

  • Menghindari perkumpulan orang yang merokok. Carilah tempat lain yang terbebas dari asap rokok.

  • Mengingatkan secara sopan apabila melihat orang yang merokok di sembarang tempat sekalipun sudah ada peringatan bebas asap rokok.

  • Mengingatkan keluarga atau orang lain untuk tidak merokok di dalam rumah, karena asapnya dapat menyebar ke seisi rumah.

  • Saat berada di tempat umum, usahakan untuk memilih ruangan bebas asap rokok atau ruangan ber-AC.

  • Menggunakan masker untuk mengurangi paparan asap rokok sekaligus polusi udara.

 

Penting untuk diketahui bahwa informasi pada artikel ini hanya untuk tujuan edukasi dan tidak dapat menggantikan diagnosis resmi dari tenaga medis profesional. Beberapa kondisi yang disebutkan di atas juga tidak serta-merta disebabkan oleh dampak negatif rokok, melainkan dapat dipicu oleh faktor-faktor lainnya.

 

Apabila Anda mengalami keluhan yang berkaitan dengan sistem pernapasan, seperti sesak napas yang tak kunjung membaik, penting untuk memperoleh diagnosis yang akurat dengan mengunjungi Dokter Spesialis Pulmonologi di Siloam Hospitals terdekat.

 

Sebagai informasi, tahapan pemeriksaan dan tindakan medis yang Anda jalani terkait kondisi ini akan disesuaikan dengan fasilitas kesehatan yang tersedia, sehingga mungkin berbeda antar rumah sakit. Tenaga medis profesional akan memastikan seluruh tahapan pemeriksaan dan pengobatan telah sesuai dengan kondisi medis pasien.

 

Gunakan aplikasi MySiloam untuk mengakses berbagai fitur kesehatan yang memudahkan Anda, mulai dari melihat jadwal dokter, membuat janji temu dengan dokter terkait, hingga memantau hasil pemeriksaan secara online. Mari unduh aplikasi MySiloam sekarang untuk menikmati berbagai fitur yang mempermudah perjalanan kesehatan Anda.

 

Digital Booking Lab&Rad - KV 2

Dokter Kami
dr-albertus-daniel-sppd

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Albertus Daniel, SpPD

Penyakit Dalam

Spesialis Penyakit Dalam


Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-ra-aditya-adhi-puruhita-sppd

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Ra Aditya Adhi Puruhita, M.M.R., SpPD

Penyakit Dalam

Spesialis Penyakit Dalam


Siloam Hospitals Putera Bahagia

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-juliyanti-sppd

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Juliyanti, SpPD, FINASIM

Penyakit Dalam

Spesialis Penyakit Dalam


Siloam Hospitals Kelapa Dua

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail