Kesehatan Tubuh
Mengenal Jenis-Jenis Hepatitis yang Perlu Dipahami

Table of Contents
Hepatitis adalah peradangan pada hati yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari infeksi virus, konsumsi alkohol, penyakit autoimun, dan lain sebagainya. Inilah yang membedakan satu jenis hepatitis dengan jenis lainnya. Untuk memahami lebih lanjut tentang jenis-jenis hepatitis, mari simak ulasan di bawah ini sampai tuntas.
Mengenal Jenis-Jenis Hepatitis
Hepatitis adalah peradangan pada hati yang bisa dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari hepatitis virus, hepatitis alkoholik, hingga hepatitis neonatal memiliki penyebab yang berbeda-beda. Lebih jelasnya, simak uraian selengkapnya tentang jenis hepatitis berikut.
1. Hepatitis Virus
Jenis hepatitis yang pertama adalah hepatitis virus. Seperti namanya, hepatitis ini disebabkan oleh virus yang menginfeksi dan merusak sel hati sehingga menyebabkan peradangan pada hati sebagai respons sistem imun tubuh terhadap infeksi tersebut. Adapun beberapa jenis penyebab hepatitis virus adalah sebagai berikut:
-
Virus hepatotropik (virus dengan target organ utama adalah hati):
-
Hepatitis A. Virus ini menyebabkan hepatitis akut. Kondisi ini bisa berlangsung selama beberapa bulan dan terkadang cukup berat hingga dapat menyebabkan gagal hati akut. Virus hepatitis A dapat ditularkan melalui konsumsi air atau makanan yang terkontaminasi.
-
Hepatitis B. Virus ini mulanya menyebabkan infeksi akut, namun bisa berkembang menjadi hepatitis kronis pada beberapa kasus. Penularan virus hepatitis B adalah melalui darah, semen, atau cairan tubuh lainnya, misalnya melalui ibu hamil ke anaknya, kontak seksual, penggunaan jarum suntik bersama, transfusi darah, serta pemakaian sikat gigi, alat cukur, atau alat pemotong kuku bersama.
-
Hepatitis C. Virus ini juga menjadi salah satu penyebab umum hepatitis kronis yang biasanya juga dimulai dengan infeksi akut. Sama seperti hepatitis B, penularan hepatitis C bisa melalui paparan darah dan cairan tubuh orang yang terinfeksi melalui jarum suntik, sikat gigi, alat cukur dan hubungan seksual.
-
Hepatitis D. Hepatitis ini disebabkan oleh infeksi hepatitis delta virus (HDV). Virus ini menginfeksi orang yang sudah menderita hepatitis B sebelumnya yang dapat menyebabkan hepatitis kronis. HDV adalah jenis virus RNA yang belum terbentuk dengan sempurna, sehingga membutuhkan HBV (hepatitis B) sebagai inang untuk bereplikasi.
-
Hepatitis E. Infeksi virus ini paling umum terjadi di Asia. Hepatitis E dapat menyebabkan infeksi akut sekaligus hepatitis akut. Seseorang bisa terinfeksi virus hepatitis E saat mengonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi.
-
Virus nonhepatotropik:
-
Virus Epstein-Barr. Virus ini dapat menyebabkan mononukleosis infeksiosa dan hepatitis akut.
-
Cytomegalovirus (CMV). Infeksi CMV dapat menyebabkan hepatitis akut pada orang dengan sistem imun tubuh yang lemah.
-
Herpes simplex virus (HSV).
-
Dengue virus. Virus ini dapat meyebabkan penyakit demam dengue.
-
Adenovirus.
2. Hepatitis Toksik
Racun dalam aliran darah juga dapat menyebabkan hepatitis toksik, terutama dalam dosis yang lebih tinggi dengan kondisi hati yang sudah tertekan karena kondisi lain. Sebetulnya, fungsi hati adalah menyaring racun dari darah setiap hari. Namun, jika terlalu banyak racun, kinerja hati akan menurun atau bahkan menyebabkan kerusakan hepar. Kerusakan ini bisa bersifat akut atau kronis, tergantung dari seberapa parah atau sering seseorang terpapar racun.
Adapun beberapa racun bagi tubuh yang dapat meningkatkan risiko jenis hepatitis ini adalah sebagai berikut:
-
Bahan kimia industri, seperti vinil klorida, karbon tetraklorida, pestisida, atau herbisida tertentu.
-
Obat yang dijual bebas, terutama obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) seperti asetaminofen yang dikonsumsi melebihi dosis rekomendasi dan pada jangka waktu yang lama.
-
Obat resep, termasuk statin, antibiotik tertentu, dan antikejang.
-
Obat yang tidak diresepkan, seperti ekstasi, kokain, atau penggunaan steroid anabolik yang tidak sesuai anjuran.
-
Beberapa jenis herbal dan suplemen dalam dosis besar.
3. Hepatitis Alkoholik
Hepatitis alkoholik adalah jenis hepatitis yang disebabkan oleh konsumsi alkohol secara berlebihan. Jenis hepatitis ini bisa terjadi secara akut, yaitu setelah minum alkohol dalam waktu singkat. Selain itu, hepatitis jenis ini juga dapat terjadi akibat penggunaan alkohol terlalu banyak dan jangka panjang. Konsumsi alkohol secara berlebihan dapat menyeabkan fatty liver, hepatitis alkoholik akut, atau sirosis hati.
4. Hepatitis Autoimun
Pada beberapa kasus, hepatitis kronis bisa terjadi sebagai penyakit autoimun. Pada kondisi ini, sistem imun tubuh secara keliru menyerang jaringan hati sendiri. Sebagian besar kasus autoimun tidak diketahui penyebabnya secara pasti. Selain itu, terdapat penyakit autoimun lainnya dapat memengaruhi saluran empedu seperti kolangitis sklerosis primer.
5. Hepatitis Terkait Disfungsi Metabolik
Salah satu contoh hepatitis yang dikaitkan dengan disfungsi metabolik adalah non alcoholic fatty liver disease (NFLD). Steatohepatitis adalah jenis hepatitis yang disebabkan oleh lemak. Sering kali, kondisi ini merupakan komplikasi dari fatty liver, yaitu kondisi ketika hati menyimpan lemak ekstra di jaringannya.
Konsumsi alkohol adalah pemicu utama fatty liver. Namun, jika tidak berkaitan dengan alkohol disebut sebagai steatohepatitis terkait disfungsi metabolik. Beberapa faktor lain yang dapat kondisi ini adalah:
-
Hiperlipidemia (lemak berlebih dalam darah).
-
Kelebihan berat badan atau obesitas.
-
Gula darah tinggi (hiperglikemia), resistensi insulin, dan diabetes tipe 2.
-
Tekanan darah tinggi (hipertensi).
-
Penyakit kardiovaskular.
Itulah penjelasan mengenai jenis-jenis hepatitis yang perlu Anda ketahui. Namun, perlu diingat bahwa informasi di atas hanya bersifat edukatif dan tidak dapat menggantikan diagnosis yang akurat secara medis. Oleh sebab itu, bila Anda mengalami sejumlah gejala yang mengarah pada hepatitis, jangan ragu berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Penyakit Dalam di Siloam Hospitals terdekat.
Namun, tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang Anda jalani terkait kondisi ini mungkin berbeda di satu fasilitas kesehatan dengan yang lain. Tenaga medis akan menentukan tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang tepat sesuai dengan kondisi medis setiap pasien.
Manfaatkan aplikasi MySiloam untuk mengakses berbagai fitur kesehatan yang memudahkan Anda, mulai dari melihat jadwal dokter, membuat janji temu dengan dokter terkait, hingga memantau hasil pemeriksaan. Mari unduh aplikasi MySiloam sekarang untuk menikmati berbagai fitur yang memudahkan perjalanan kesehatan Anda.
Sumber
World Health Organization. Hepatitis. Diakses pada 2024 | Cleveland Clinic. Hepatitis. Diakses pada 2024 | UCLA. Hepatitis. Diakses pada 2024 | Healthline. Hepatitis. Diakses pada 2024 | Johns Hopkins Medicine. Hepatitis. Diakses pada 2024 | Johns Hopkins Medicine. Neonatal Hepatitis. Diakses pada 2024 |
Artikel Terkait
Dokter Kami
Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Putera Bahagia
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Kelapa Dua
Tersedia :
Tersedia hari ini






