Inhibitor Aromatase, Pengobatan untuk Kanker Payudara
Kesehatan Tubuh

Inhibitor Aromatase, Pengobatan untuk Kanker Payudara

28 Mei 2025 3 menit waktu baca
inhibitor aromatase

Inhibitor aromatase (aromatase inhibitors) adalah salah satu jenis golongan obat yang digunakan untuk terapi hormon, misalnya pada pasien kanker payudara. Terapi ini dapat membantu mengurangi risiko kanker payudara kembali setelah dilakukan operasi. 

 

Begitupun dengan seseorang yang berisiko tinggi terkena kanker payudara, inhibitor aromatase adalah pengobatan yang bisa mengurangi risiko tersebut. Lalu, seperti apa cara kerja inhibitor aromatase dan apa efek sampingnya? Simak penjelasan selengkapnya tentang aromatase inhibitors melalui ulasan di bawah ini.

 

Apa itu Inhibitor Aromatase?

 

Inhibitors aromatase adalah jenis golongan obat yang digunakan untuk terapi hormon pada pasien kanker. Terapi ini biasanya digunakan sebagai penanganan kanker payudara dengan estrogen receptor positif (ER-positif) yang lebih sering menyerang wanita berusia 50 tahun, atau sudah mengalami menopause.

 

Sebagai informasi, wanita penderita kanker payudara yang belum mengalami menopause biasanya tidak direkomendasikan menerima terapi ini karena indung telurnya masih memproduksi hormon estrogen. Beberapa jenis aromatase inhibitors yang sering digunakan dokter untuk mengatasi kanker payudara adalah:

 

  • Exemestane.

  • Letrozole

  • Anastrozole.

 

Manfaat Inhibitor Aromatase

 

Inhibitor aromatase adalah lini pengobatan pertama untuk kanker payudara dengan ER-positif. Potensi yang paling signifikan dari aromatase inhibitors untuk kanker payudara ER-positif adalah membunuh sel kanker sepenuhnya. Pasalnya, sebagian orang yang menerima terapi ini tidak menunjukkan tanda-tanda kekambuhan kanker payudara dalam lima tahun setelah pengobatan selesai, baik pada payudara yang sama atau sisi lainnya. 

 

Cara Kerja Inhibitor Aromatase

 

Inhibitor aromatase bekerja dengan cara mengurangi jumlah estrogen di dalam tubuh. Sebagai informasi, estrogen adalah hormon penting yang mendukung kesehatan seksual dan reproduksi. Hormon ini juga mengatur proses-proses penting pada organ tulang, jantung, dan saraf pusat yang berpengaruh pada kesehatan secara keseluruhan.

 

Namun, kadar hormon estrogen yang terlalu tinggi justru dapat meningkatkan risiko kanker payudara ER-positif. Dalam hal ini, aromatase inhibitors akan mengurangi kadar estrogen dengan memblokir enzim aromatase, yaitu enzim yang mengubah hormon lain menjadi estrogen. Menurunnya kadar estrogen dapat mencegah sel kanker tumbuh dan menyebar.

 

Inhibitor aromatase adalah obat berbentuk pil. Kebanyakan orang menggunakan obat ini selama 5 tahun dan bisa menghentikannya sesuai petunjuk dokter, jika tidak ditemukan tanda-tanda kanker payudara yang kambuh atau kanker payudara baru. Hal ini juga menandakan bahwa pasien telah mencapai remisi.

 

Efek Samping Inhibitor Aromatase

 

Inhibitor aromatase bekerja dengan mengurangi kadar estrogen di dalam tubuh guna mencegah penyebaran kanker payudara. Namun, di sisi lain, estrogen juga berperan penting untuk menjaga kesehatan tulang dan jantung. Jika tubuh kekurangan estrogen, maka beberapa efek samping yang bisa terjadi, di antaranya:

 

  • Rasa kering pada vagina.

  • Berkeringat dan merasa kepanasan.

  • Nyeri otot (myalgia).

  • Nyeri atau kaku pada sendi.

  • Meningkatkan risiko osteoporosis atau patah tulang.

  • Meningkatkan risiko penyakit jantung dan pembuluh darah.

 

Itulah sebabnya, di beberapa kasus, dokter akan merekomendasikan pasien menjalani DEXA scan terlebih dahulu untuk mengetahui tingkat kepadatan tulang. Hasil tes ini dapat membantu menentukan apakah pasien perlu mengonsumsi obat penguat tulang di waktu yang sama dengan inhibitor aromatase.

 

Inhibitor aromatase adalah pengobatan yang dapat dilakukan jika dokter sudah menegakkan diagnosis dan merekomendasikannya kepada pasien. Dokter akan terlebih dahulu mempertimbangkan kondisi medis pasien guna memastikan pasien memenuhi syarat untuk mendapatkan pengobatan ini.

 

Apabila Anda, keluarga, atau kerabat dekat mengalami sejumlah gejala yang berkaitan dengan kanker, silakan mengunjungi Dokter Spesialis Penyakit Dalam Subspesialis Hematologi Onkologi Medik di Siloam Hospitals terdekat guna memperoleh evaluai, diagnosis, dan penanganan yang tepat.

 

Lebih lanjut, bila Anda ingin memahami lebih mendalam terkait pengobatan inhibitor aromatase, Anda dapat mengunjungi MRCCC Siloam Hospitals Semanggi sebagai pusat unggulan penanganan kanker di Siloam Hospitals Group. 

 

Sebagai informasi, tahapan pemeriksaan dan langkah pengobatan kanker di setiap rumah sakit mungkin berbeda-beda, tergantung dari fasilitas kesehatan yang tersedia. Kendati demikian, tenaga medis profesional akan menentukan pemeriksaan dan pengobatan sesuai dengan kondisi kesehatan pasien.


Anda bisa menggunakan aplikasi MySiloam untuk melihat jadwal praktik dokter, membuat janji temu dengan dokter terkait, serta memantau hasil pemeriksaan kesehatan secara online. Mari unduh aplikasi MySiloam sekarang untuk menikmati berbagai fitur yang memudahkan perjalanan kesehatan Anda.

 

Digital Booking Laboratorium

message

ArticleDetail