Mengenal Enteritis, Peradangan yang Terjadi pada Usus Halus
Kesehatan Tubuh

Mengenal Enteritis, Peradangan yang Terjadi pada Usus Halus

21 Agustus 2025 3 menit waktu baca
enteritis adalah

 

Enteritis adalah peradangan pada usus halus yang dapat disebabkan oleh infeksi, efek samping terapi radiasi, atau penyakit autoimun. Lantas, apakah ada pengobatan untuk kondisi ini? Mari simak informasi selengkapnya melalui artikel berikut.

 

Apa Itu Enteritis?

 

Seperti yang sudah dijelaskan, enteritis adalah peradangan usus, tepatnya terjadi pada usus halus. Enteritis tidak mengacu pada salah satu bagian usus halus secara spesifik. Pada kondisi ini, usus halus yang terdampak bisa meliputi duodenum (usus dua belas jari), usus kosong (jejunum), dan usus penyerapan (ileum).

 

Sebagai informasi, enteritis adalah bagian dari gastroenteritis (muntaber atau flu perut), yakni peradangan yang terjadi di usus halus dan lambung. Kondisi ini umumnya tidak memerlukan penanganan medis khusus. Bahkan untuk kasus yang tergolong ringan, enteritis bisa sembuh dengan sendirinya.

 

Penyebab Enteritis

 

Penyebab utama enteritis adalah infeksi virus, bakteri, atau parasit yang biasanya diperoleh dengan mengonsumsi makanan atau minuman yang telah terkontaminasi. Ketika masuk ke dalam tubuh, bakteri tersebut dapat menyebabkan peradangan pada usus halus. Beberapa makanan yang kerap berpotensi terkontaminasi, di antaranya:

 

  • Daging unggas dan daging mentah.

  • Produk makanan segar.

  • Susu yang tidak dipasteurisasi.

 

Sementara itu, beberapa jenis bakteri, virus, dan parasit yang dapat menyebabkan enteritis adalah sebagai berikut:

 

A. Bakteri:

 

 

B. Virus:

 

 

C. Parasit:

 

  • Giardia.

  • Cryptosporidium.

  • Cyclospora.

 

Selain disebabkan oleh infeksi virus dan bakteri, enteritis juga dapat terjadi sebagai efek dari terapi radiasi. Tujuan utama dari terapi radiasi adalah membunuh sel kanker. Namun, pada beberapa kasus, terapi radiasi tidak hanya membunuh sel kanker, melainkan juga membunuh sel-sel sehat, seperti sel-sel di lambung dan usus. Hal ini dapat mengakibatkan terjadinya peradangan.

 

Enteritis juga dapat disebabkan oleh penyakit autoimun yang memengaruhi sistem pencernaan. Kondisi autoimun dapat menyebabkan sistem imun tubuh secara keliru mengira bahwa makanan dalam saluran pencernaan merupakan agen infeksi sehingga memicu respons peradangan. Adapun sejumlah penyakit autoimun tersebut, di antaranya:

 

 

Gejala Enteritis

 

Ketika usus halus mengalami iritasi dan peradangan, beberapa keluhan yang mungkin ditimbulkan dapat memengaruhi proses pencernaan. Biasanya, kondisi ini terjadi secara tiba-tiba dan hanya berlangsung selama beberapa hari. Gejala enteritis sebenarnya bisa berbeda-beda, tergantung dari penyebab yang mendasarinya. Namun secara umum, beberapa gejala enteritis adalah sebagai berikut:

 

  • Demam.

  • Nyeri dan kram perut.

  • Mual dan muntah.

  • Kehilangan nafsu makan.

  • Gangguan pencernaan, seperti diare.

  • BAB berdarah (tidak selalu).

 

Diagnosis Enteritis

 

Umumnya, enteritis didiagnosis berdasarkan gejala, riwayat kesehatan, dan hasil pemeriksaan fisik pada pasien. Namun, pada beberapa kasus, dokter mungkin memerlukan pemeriksaan tambahan guna memastikan penyebab yang mendasari terjadinya enteritis. Beberapa pemeriksaan tersebut yaitu:

 

  • Pemeriksaan feses, dilakukan dengan menganalisis sampel kotoran penderita di laboratorium untuk mengidentifikasi jenis infeksi yang dialami.

  • Tes rontgen, untuk melihat kondisi usus halus.

  • Endoskopi, dilakukan bersamaan dengan mengambil sampel jaringan usus halus untuk dianalisis di laboratorium.

 

Cara Mengatasi Enteritis

 

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, enteritis adalah kondisi yang bisa sembuh dengan sendirinya tanpa penanganan medis khusus. Istirahat yang cukup dan memperbanyak air putih sangat disarankan untuk mendukung pemulihan. Meski disebabkan oleh infeksi, tubuh biasanya dapat melawan infeksi tersebut tanpa bantuan. Namun, jika tak kunjung membaik, dokter dapat meresepkan antibiotik.

 

Sementara itu, bila disebabkan oleh terapi radiasi, dokter akan menyarankan pasien untuk menghentikan terapi sementara waktu atau permanen. Sedangkan, jika penyebabnya adalah penyakit autoimun, dokter akan melakukan tindakan untuk mengatasi kondisi autoimun tersebut terlebih dahulu.

 

Penting untuk diketahui bahwa artikel ini bertujuan untuk edukasi semata dan tidak dapat menggantikan diagnosis maupun saran pengobatan dari tenaga medis profesional. Sejumlah penyebab serta gejala yang disebutkan di atas pun tidak spesifik mewakili kondisi enteritis. 

 

Artinya, penyebab atau gejala tersebut bisa serupa dengan kondisi medis lainnya. Oleh karena itu, apabila Anda mengalami demam, nyeri atau kram perut, hingga mual dan muntah, jangan ragu untuk mengunjungi Dokter Spesialis Penyakit Dalam di Siloam Hospitals terdekat agar mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

 

Sebagai informasi, tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang Anda jalani dapat berbeda bergantung pada fasilitas kesehatan masing-masing rumah sakit. Tenaga medis profesional akan menentukan tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang disesuaikan dengan kondisi medis setiap pasien. 

 

Sebagai upaya deteksi dini berbagai masalah pencernaan, Anda juga dapat memesan paket Skrining Pencernaan dari Siloam Hospitals. Pemesanan paket tersebut dapat dilakukan dengan praktis melalui aplikasi MySiloam. Mari unduh aplikasi MySiloam sekarang untuk menikmati berbagai fitur yang memudahkan perjalanan kesehatan Anda.

 

Aplikasi My Siloam

Dokter Kami
dr-albertus-daniel-sppd

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Albertus Daniel, SpPD

Penyakit Dalam

Spesialis Penyakit Dalam


Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-ra-aditya-adhi-puruhita-sppd

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Ra Aditya Adhi Puruhita, M.M.R., SpPD

Penyakit Dalam

Spesialis Penyakit Dalam


Siloam Hospitals Putera Bahagia

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-juliyanti-sppd

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Juliyanti, SpPD, FINASIM

Penyakit Dalam

Spesialis Penyakit Dalam


Siloam Hospitals Kelapa Dua

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail