Liver Metastasis, Penyebaran Kanker dari Organ Lain ke Hati
Kesehatan Tubuh

Liver Metastasis, Penyebaran Kanker dari Organ Lain ke Hati

26 Mei 2025 4 menit waktu baca
liver metastasis

 

Liver metastasis adalah kanker hati yang disebabkan oleh penyebaran sel kanker yang berasal dari bagian tubuh lain. Kondisi ini disebut juga sebagai kanker hati sekunder. Kanker hati metastasis paling sering berasal dari paru-paru, payudara, usus besar, pankreas, atau lambung. Simak penjelasan selengkapnya mengenai liver metastasis melalui ulasan di bawah ini.

 

Apa itu Liver Metastasis?

 

Liver metastasis adalah kondisi ketika kanker yang berada di tempat lain di dalam tubuh berkembang di hati. Hal ini berbeda dengan kanker hati primer yang bermula dari hati itu sendiri. Jika beberapa sel kanker terlepas dari kanker primer, sel-sel tersebut dapat bergerak melalui sistem limfatik atau peredaran darah ke bagian tubuh lain dan membentuk tumor baru.

 

Penyebab Liver Metastasis

 

Seperti yang sudah dijelaskan, liver metastasis disebabkan oleh penyebaran kanker dari tempat lain ke hati. Sebagai catatan, kanker apa pun dapat menyebar ke hati. Adapun jenis kanker yang paling umum menyebar adalah:

 

 

Gejala Liver Metastasis

 

Gejala awal liver metastasis sering kali tidak jelas atau mirip dengan kondisi yang mungkin tidak 

serius. Gejala tersebut meliputi penurunan berat badan, nafsu makan yang buruk, dan demam. Adapun beberapa gejala lainnya adalah:

 

  • Mual.

  • Rasa tidak nyaman atau nyeri di sisi kanan perut (abdomen).

  • Cegukan.

  • Merasa tidak enak badan secara umum.

  • Kelelahan.

  • Kulit dan bagian putih mata menguning (jaundice), terkadang kulit menjadi gatal.

  • Penumpukan cairan di perut (asites).

 

Seiring perkembangan penyakit, gejala jaundice akan semakin memburuk. Pasien mungkin menjadi bingung dan mengantuk akibat penumpukan racun di otak yang disebabkan oleh kerusakan hati yang parah sehingga membuat racun tidak bisa dikeluarkan dari tubuh. Kondisi ini disebut juga sebagai ensefalopati hepatik.

 

Diagnosis Liver Metastasis

 

Untuk mendiagnosis liver metastasis, dokter akan melakukan anamnesis (wawancara medis) mengenai gejala dan riwayat kesehatan pasien, termasuk jenis kanker yang diderita pasien sebelumnya. Kemudian, dokter juga akan melakukan pemeriksaan fisik secara menyeluruh.

 

Dokter biasanya mencurigai liver metastasis pada pasien yang mengalami penurunan berat badan dan pembesaran hati, atau menderita kanker yang cenderung menyebar ke hati. Untuk mengonfirmasi diagnosis, dokter biasanya menggunakan beberapa tes penunjang, seperti:

 

  • Tes darah untuk memeriksa darah lengkap, fungsi hati, penanda tumor, panel metabolik lengkap, dan lain-lain.

  • Tes pencitraan, seperti USG, CT scan, MRI, atau PET scan.

  • Biopsi liver.

 

Pengobatan Liver Metastasis

 

Pengobatan liver metastasis tergantung pada seberapa jauh kanker telah menyebar dan jenis kanker primernya. Pilihan pengobatannya meliputi:

 

  • Kemoterapi: Obat yang dapat mengecilkan tumor sementara dan meningkatkan harapan hidup pasien, namun kemungkinan tidak dapat mematikan sel kanker secara keseluruhan. 

  • Radioterapi: Radioterapi dapat membantu mengendalikan pertumbuhan metastasis hati dan dapat menjadi pilihan terapi pada pasien yang tidak dapat dilakukan operasi.

  • Terapi hormonal: Terapi hormonal dapat digunakan untuk membantu memperlambat pertumbuhan liver metastasis dan membantu meredakan gejala. Terapi ini digunakan untuk beberapa jenis kanker yang telah menyebar ke hati, terutama kanker payudara. 

  • Terapi target: Pengobatan yang menargetkan bagian sel kanker tertentu agar sel tersebut tidak bisa terus tumbuh.

  • Imunoterapi: Membantu sistem kekebalan tubuh membunuh sel kanker.

  • Ablasi: Perawatan ini bisa menjadi pilihan bagi orang yang tidak dapat menjalani operasi. Ablasi menggunakan teknik seperti laser atau suhu ekstrem untuk menghancurkan tumor dan sel.

  • Embolisasi: Ini adalah perawatan yang menghalangi aliran darah ke area tumor. Terkadang, prosedur ini digunakan untuk mengobati kanker hati sekunder.

  • Operasi: Prosedur ini disarankan jika hanya ditemukan satu tumor atau beberapa tumor kecil di hati. Prosedur ini menjadi pilihan, terutama jika tumor tersebut berasal dari usus kolorektal.

 

Perlu dipahami bahwa tanda serta gejala yang disebutkan di atas tidak spesifik mewakili kondisi liver metastasis. Dengan kata lain, tanda dan gejala tersebut bisa terjadi pada kondisi medis lainnya. Karena itu, penting untuk berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Subspesialis Hematologi Onkologi Medik di Siloam Hospitals terdekat agar mendapatkan diagnosis yang akurat jika mengalami nyeri perut, malaise, dan jaundice.

 

Penting pula untuk dicatat bahwa proses pemeriksaan dan pengobatan di setiap rumah sakit bisa berbeda-beda, tergantung dari fasilitas kesehatan yang disediakan. Namun, tenaga medis tentu akan memastikan bahwa tahapan pemeriksaan dan pengobatan sesuai dengan kondisi masing-masing pasien.

 

Jika ingin mendapatkan perawatan yang efektif dan tepercaya terhadap kanker, Anda dapat mengunjungi MRCCC Siloam Hospitals Semanggi. Sebagai salah satu pusat unggulan kanker di Siloam Hospitals Group, MRCCC menyediakan beragam layanan kesehatan untuk menangani kanker, mulai dari deteksi dini, onkologi bedah, kemoterapi, radioterapi, dan lain sebagainya.

 

Manfaatkan aplikasi MySiloam untuk mengakses berbagai fitur kesehatan yang memudahkan Anda, mulai dari melihat jadwal dokter, membuat janji temu dengan dokter terkait, hingga memantau hasil pemeriksaan. Mari unduh aplikasi MySiloam sekarang untuk menikmati berbagai fitur yang memudahkan perjalanan kesehatan Anda.

Sumber

Healthline. Understanding Secondary Liver Cancer. Diakses pada 2024 | Patient Info. Secondary liver cancer. Diakses pada 2024 | MSD Manual. Metastatic Liver Cancer ByDanielle. Diakses pada 2024 | Cancer Research UK. What is secondary liver cancer?. Diakses pada 2024 | StatPearls Publishing. Liver Metastasis. Diakses pada 2024 |

message

ArticleDetail