Apa itu Ovarium? Ini Fungsi dan Penyakit yang Bisa Terjadi
Pola Hidup Sehat

Apa itu Ovarium? Ini Fungsi dan Penyakit yang Bisa Terjadi

28 Oktober 2024 4 menit waktu baca
Ovarium adalah

Ovarium adalah salah satu organ reproduksi wanita yang berperan penting dalam siklus menstruasi dan kehamilan. Jika fungsi ovarium berjalan dengan baik, potensi kehamilan pun juga semakin tinggi. Itulah mengapa, penting bagi setiap wanita untuk menjaga kondisi kesehatan organ reproduksinya yang satu ini dengan baik. 

 

Mari simak pembahasan selengkapnya mulai dari struktur, fungsi, hingga gangguan kesehatan yang dapat terjadi di ovarium melalui ulasan di bawah ini.

 

Apa itu Ovarium (Indung Telur)?

 

Indung telur atau ovarium adalah kelenjar berbentuk oval dan berukuran kecil yang terletak di kedua sisi rahim. Secara umum, ovarium diketahui sebagai tempat untuk memproduksi dan menyimpan ovum (sel telur). Apabila terjadi pembuahan (fertilisasi) oleh sperma, kehamilan akan terjadi.

 

Terkadang, ovarium dapat melepaskan lebih dari satu sel telur, sehingga terjadilah kehamilan kembar atau multiple. Di samping itu, bagian sistem reproduksi wanita ini juga menghasilkan hormon untuk mengontrol siklus menstruasi serta kehamilan. Namun, setelah wanita mengalami menopause, ovarium akan berhenti melepaskan sel telur. Inilah sebabnya wanita menopause sudah tidak mengalami menstruasi lagi.

 

Struktur Ovarium

 

Ukuran ovarium wanita berbeda-beda, tergantung dari usianya. Biasanya, ovarium berukuran sebesar kiwi (sekitar 6 cm) sebelum wanita memasuki masa menopause. Ukuran tersebut bisa semakin mengecil seiring pertambahan usia hingga 2 cm. Struktur ovarium terbagi menjadi tiga lapisan, di antaranya sebagai berikut:

 

  • Lapisan luar, lapisan yang mirip dengan lapisan kapsul pada obat-obatan.

  • Korteks ovarium, lapisan bagian tengah yang terdiri dari jaringan ikat dan berisi folikel ovarium.

  • Medulla, lapisan paling dalam yang berisi pembuluh limfatik dan darah.

 

Fungsi Ovarium

 

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, ovarium berperan penting dalam siklus menstruasi dan proses kehamilan. Namun tak hanya itu, organ ini juga berkaitan dengan tingkat kesuburan wanita. Lebih jelasnya, berikut adalah beberapa fungsi penting ovarium pada wanita yang perlu diketahui.

 

1. Tempat Berkembangnya Sel Telur

 

Fungsi utama ovarium adalah sebagai tempat sel telur dihasilkan dan dikembangkan guna mempersiapkan pembuahan. Setiap ovarium memiliki ribuan folikel ovarium yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan sel telur yang belum matang. 

 

Setelah itu, pada hari ke-6 dan ke-14 dalam siklus menstruasi, hormon perangsang folikel (FSH) akan dilepaskan agar sel telur di ovarium menjadi matang. Meski matang secara bersamaan, biasanya hanya akan ada satu ovum yang berkembang.

 

Apabila sel telur di dalam ovarium sudah matang, akan terjadi peningkatan luteinizing hormone (LH) yang dilepaskan oleh kelenjar hipofisis. Hormon ini dapat merangsang pelepasan sel telur melalui pecahnya folikel. Proses inilah yang disebut sebagai proses ovulasi.

 

2. Memproduksi Hormon Seks Wanita

 

Fungsi lain dari ovarium adalah memproduksi hormon seks wanita, meliputi hormon estrogen, progesteron, serta beberapa hormon yang lebih rendah seperti relaxin dan inhibin. Hormon-hormon tersebut berperan penting bagi tubuh wanita.

 

  • Hormon estrogen, digunakan untuk membantu mengembangkan karakteristik wanita dewasa, misalnya pertumbuhan payudara dan pinggul yang berperan dalam siklus reproduksi. Estrogen adalah hormon terbanyak yang diproduksi selama paruh pertama siklus menstruasi.

  • Hormon progesteron, memiliki peran dalam proses kehamilan dan siklus menstruasi. Hormon ini akan meningkat selama paruh kedua siklus menstruasi guna mempersiapkan rahim apabila terdapat sel telur yang dibuahi oleh sperma.

  • Relaxin, untuk mengendurkan ligamen panggul agar bisa meregang lebih mudah saat proses melahirkan.

  • Inhibin, bertugas untuk mencegah produksi hormon oleh kelenjar pituitari.

 

3. Melepaskan Sel Telur

 

Fungsi berikutnya dari ovarium adalah melepaskan sel telur ketika wanita berada di pertengahan paruh siklus menstruasi (sekitar hari ke-14 dari siklus 28 hari). Perlu diketahui bahwa ovarium wanita memiliki kurang lebih 150–500 ribu folikel, dan setiap folikelnya mengandung sel telur yang aktif maupun tidak. Namun, seiring bertambahnya usia, jumlah folikel tersebut akan semakin berkurang.

 

Cara Menjaga Kesehatan Ovarium

 

Menjaga kesehatan ovarium sangat penting untuk menjaga kesuburan dan kesehatan reproduksi secara keseluruhan. Menjaga kesehatan ovarium bisa dilakukan dengan memperbanyak asupan makanan berikut ini:

 

  • Makanan yang mengandung vitamin A, dapat membantu ovarium memulai proses meiosis yang berkaitan dengan proses produksi sel telur. Contoh makanan yang kaya akan vitamin A adalah telur, kangkung, wortel, labu kuning, dan lain-lain.

  • Makanan yang kaya selenium, bermanfaat untuk melindungi ovarium dari kerusakan oksidatif karena memiliki sifat sebagai antioksidan.

  • Makanan yang mengandung vitamin C, bermanfaat untuk mencegah penyakit kanker dengan cara membantu mengaktifkan sistem kekebalan tubuh yang bisa melawan kanker.

 

Penyakit pada Ovarium

 

Ovarium atau indung telur adalah organ reproduksi wanita yang memiliki peran penting dalam siklus menstruasi dan kesuburan. Sayangnya, organ vital ini juga rentan terhadap berbagai macam penyakit. Beberapa penyakit yang bisa menyerang atau terjadi di ovarium adalah sebagai berikut:

 

 

Adapun sejumlah gejala yang menandakan adanya gangguan pada ovarium adalah sebagai berikut:

 

  • Siklus menstruasi yang tidak teratur.

  • Sensasi perut seperti ditekan.

  • Mual dan diare.

  • Perut kembung dan nyeri pada pinggul.

  • Anovulasi (ovarium tidak melepaskan sel telur ketika menstruasi).

  • Keputihan.

  • Dismenore (nyeri perut saat haid).

  • Perdarahan abnormal pada vagina.

 

Itulah informasi seputar ovarium yang penting untuk diketahui. Namun, perlu dipahami bahwa seluruh informasi yang tertulis di atas bertujuan untuk edukasi semata dan tidak dapat menggantikan saran dari tenaga medis profesional. Oleh karena itu, apabila Anda memiliki keluhan terkait sistem reproduksi, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi di Siloam Hospitals terdekat.

 

Anda bisa menggunakan aplikasi MySiloam untuk mendapatkan berbagai kemudahan akses, mulai dari melihat jadwal praktik dokter, membuat janji temu dengan dokter terkait, hingga memantau hasil pemeriksaan kesehatan secara online. Mari unduh aplikasi MySiloam sekarang dan nikmati fitur-fitur yang memudahkan perjalanan kesehatan Anda.

 

Digital Booking Lab&Rad - KV 4

Dokter Kami
dr-lenny-khosal-spog

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Lenny Khosal, M.Kes, SpOG

Obstetri dan Ginekologi (Kandungan)

Spesialis Obstetri dan Ginekologi


Siloam Hospitals Makassar

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-tia-indriana-spog

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Tia Indriana, SpOG

Obstetri dan Ginekologi (Kandungan)

Spesialis Obstetri dan Ginekologi


Siloam Hospitals Purwakarta

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-danny-wiguna-spog

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Danny Wiguna, SpOG

Obstetri dan Ginekologi (Kandungan)

Spesialis Obstetri dan Ginekologi


Siloam Hospitals Yogyakarta

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail