Kesehatan Tubuh
Torsade de Pointes - Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya

Table of Contents
Torsade de Pointes (TdP) adalah gangguan irama jantung (aritmia) yang ditandai dengan ventrikel (bilik) jantung berdetak sangat cepat. Kondisi ini kerap terjadi akibat komplikasi long QT syndrome atau penggunaan obat-obatan tertentu. Untuk mengetahui apa itu TdP selengkapnya, Anda dapat menyimak artikel berikut ini sampai tuntas.
Apa itu Torsade de Pointes?
Torsade de Pointes adalah salah satu jenis takikardia (kondisi ketika jantung berdetak terlalu cepat) yang terjadi pada ventrikel (ruang bagian bawah) jantung, sehingga tidak selaras dengan denyut jantung pada atrium (ruang bagian atas jantung). Pada kondisi normal, denyut jantung umumnya berkisar antara 60–100 denyut per menit (beats per minute atau bpm). Sementara itu, pada kasus TdP, denyut ventrikel jantung bisa mencapai 150–300 bpm.
Penyebab Torsade de Pointes
TdP biasanya muncul sebagai komplikasi dari long QT syndrome. Sebagai informasi, long QT syndrome merupakan kelainan bawaan yang ditandai dengan gangguan aktivitas listrik pada bilik jantung. Selain itu, kondisi ini juga bisa dipicu oleh efek samping penggunaan obat-obatan tertentu, seperti:
-
Antijamur.
-
Antipsikotik.
-
Antiemetik atau antimual.
-
Antiaritmia.
-
Obat kemoterapi untuk menangani kanker.
Di sisi lain, sejumlah faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami Torsade de Pointes:
-
Berjenis kelamin wanita. TdP cenderung lebih sering terjadi pada wanita dibandingkan pria.
-
Berusia di atas 65 tahun.
-
Memiliki riwayat penyakit jantung, penyakit liver, atau penyakit ginjal.
-
Memiliki keluarga dengan riwayat long QT syndrome.
-
Mengalami hipokalsemia (kondisi ketika kadar kalsium dalam darah terlalu rendah), hipomagnesemia (kondisi ketika kadar magnesium dalam darah terlalu rendah), atau hipokalemia (kondisi ketika kadar kalium dalam darah terlalu rendah).
-
Mengalami muntah-muntah atau diare yang parah.
-
Mengalami bradikardia.
Gejala Torsade de Pointes
Pada sebagian kasus, TdP kerap tidak menunjukkan gejala tertentu (asimtomatik). Namun, jika menimbulkan gejala, penderita Torsade de Pointes dapat mengalami beberapa kondisi berikut ini:
-
Palpitasi (jantung berdebar)
-
Pusing.
-
Nyeri kepala ringan.
-
Mual.
-
Keringat dingin.
-
Nyeri dada.
-
Sinkop (pingsan).
Gejala-gejala yang muncul bisa berbeda pada setiap individu, tergantung pada kondisi kesehatan secara keseluruhan dan lama waktu episode tersebut berlangsung. Apabila TdP berkaitan dengan long QT syndrome, gejala-gejala tersebut dapat dipicu oleh stres, cemas, aktivitas fisik yang berat, serta kondisi-kondisi lain yang memicu peningkatan detak jantung.
Diagnosis Torsade de Pointes
Dalam menegakkan diagnosis TdP, dokter akan melakukan tanya jawab medis (anamnesis) terlebih dahulu guna mengetahui keluhan, riwayat kesehatan pasien dan keluarga, serta jenis obat-obatan yang sedang dikonsumsi. Pemeriksaan fisik, seperti pemeriksaan dada menggunakan stetoskop juga dapat dilakukan untuk mengevaluasi detak jantung pasien.
Kemudian, untuk membantu menegakkan diagnosis, dokter dapat menggunakan beberapa pemeriksaan penunjang berikut ini:
-
Holter monitor, yaitu alat yang digunakan oleh pasien untuk merekam aktivitas listrik jantung selama 1–2 hari.
-
Tes pencitraan, seperti ekokardiogram dan rontgen dada.
-
Tes darah, untuk memeriksa kadar elektrolit dalam darah.
Pada kasus gawat darurat, dokter mungkin tidak melakukan pemeriksaan di atas secara berurut. Dokter akan lebih terfokus pada pemeriksaan untuk menegakkan diagnosis, agar dapat segera memberikan penanganan untuk menyelamatkan nyawa.
Pengobatan Torsade de Pointes
Apabila pasien dalam keadaan tidak sadarkan diri, dokter dapat segera memberikan penanganan darurat dengan memasang infus dan alat bantu napas. Dokter juga dapat memasang automated external defibrillator (AED) untuk membantu mengembalikan irama jantung normal.
Kemudian, penanganan TdP dapat dilakukan sesuai dengan kondisi pasien dan penyebab yang mendasari terjadinya gangguan jantung tersebut untuk mencegah TdP timbul kembali. Misalnya, apabila TdP disebabkan oleh rendahnya kadar elektrolit di dalam tubuh, dokter dapat memberikan suntikan maupun infus magnesium dan/atau kalium. Di samping itu, beberapa metode yang umum digunakan untuk menangani Torsade de Pointes adalah:
-
Penggunaan beta-blocker.
-
Penggunaan obat isoprenaline untuk membantu menstabilkan aktivitas listrik jantung.
-
Pemasangan alat pacu jantung sementara maupun permanen.
-
Tindakan operasi untuk memotong saraf simpatik pada dada kiri yang berfungsi meningkatkan detak jantung.
Komplikasi Torsade de Pointes
Pada dasarnya, Torsade de Pointes merupakan kondisi darurat medis yang perlu segera mendapatkan penanganan yang tepat. Apabila tidak segera ditangani dengan tepat, kondisi ini bisa meningkatkan risiko terjadinya berbagai komplikasi yang berbahaya, seperti:
Pencegahan Torsade de Pointes
Pencegahan TdP pada dasarnya dapat dilakukan dengan menghindari berbagai faktor risikonya. Adapun beberapa upaya yang bisa dilakukan untuk meminimalkan risiko terjadinya Torsade de Pointes adalah:
-
Tidak mengonsumsi obat-obatan secara sembarangan dan tanpa pengawasan dari dokter.
-
Menerapkan pola hidup sehat dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang, rutin berolahraga, dan tidur yang cukup.
-
Menghentikan kebiasaan merokok dan menjauhi paparan asap rokok.
Perlu diingat, informasi yang dijelaskan di atas hanya untuk tujuan edukasi dan tidak dapat menggantikan diagnosis maupun saran perawatan dari dokter. Tanda dan gejala yang disebutkan pun tidak mewakili kondisi Torsade de Pointes secara spesifik, sehingga mungkin saja juga terjadi pada gangguan kesehatan lainnya.
Apabila Anda dan kerabat mengeluhkan gejala tidak biasa yang berkaitan dengan kondisi jantung, segera kunjungi Siloam Hospitals terdekat untuk berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah berpengalaman. Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan diagnosis yang akurat serta penanganan yang tepat dan sesuai kondisi tubuh.
Sebagai informasi, tahapan prosedur pemeriksaan dan pengobatan yang dilakukan di masing-masing rumah sakit mungkin akan berbeda, karena hal tersebut perlu disesuaikan dengan fasilitas medis yang tersedia. Namun, tenaga medis profesional akan merencanakan seluruh prosedur medis tersebut sesuai dengan kondisi kesehatan pasien.
Jika direkomendasikan oleh dokter, Anda juga dapat memesan paket Skrining Jantung dari Siloam Hospitals untuk deteksi dini berbagai masalah pada jantung. Praktis, pemesanan paket skrining ini dapat dilakukan secara online melalui fitur dalam aplikasi MySiloam.
Sumber
National Library of Medicine. Torsade de Pointes. Diakses pada 2024 | Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI. Ketahui Torsade de Pointes yang Dapat Menyebabkan Henti Jantung Mendadak. Diakses pada 2024 | Cleveland Clinic. Torsades de Pointes. Diakses pada 2024 | Medical News Today. What is torsades de pointes?. Diakses pada 2024 |
Artikel Terkait
Dokter Kami
Online & Kunjungi Rumah Sakit
dr. Kadek Satrya Kurnia Suratna, SpJP
Kardiologi (Jantung)
Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah
Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya
Tersedia :
Tersedia hari ini
Online & Kunjungi Rumah Sakit
dr. Rinaldi Agustinus Ulaan, SpJP
Kardiologi (Jantung)
Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah
Rumah Sakit Umum Siloam Lippo Village
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Magma Purnawan Putra, SpJP (K), FIHA, FESC
Kardiologi (Jantung)
Subspesialis Kardiologi Intervensi
Siloam Hospitals Kupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
TERPOPULER
Paket Spesial Skrining Jantung
Skrining Jantung
6 Service/Item
Rp1.200.000
TERPOPULER
Jantung Kuat
Skrining Jantung
2 Service/Item
Rp499.000
TERPOPULER
Jantung Sehat
Skrining Jantung
6 Service/Item
Rp999.000
TERPOPULER
Jantung Prima
Skrining Jantung
7 Service/Item
Rp1.399.000
TERPOPULER
Jantung Ultima
Skrining Jantung
8 Service/Item
Rp1.900.000






