Kesehatan Tubuh
Benjolan di Ketiak Apakah Berbahaya? Kenali Penyebabnya!

Table of Contents
Munculnya benjolan di bagian tubuh secara tiba-tiba kerap membuat seseorang merasa khawatir, seperti ketika muncul benjolan di ketiak. Benjolan pada ketiak merupakan salah satu kondisi kesehatan yang tidak boleh diabaikan begitu saja. Sebab pada beberapa kasus, benjolan tersebut dapat menandakan adanya gangguan kesehatan yang membutuhkan penanganan medis lebih lanjut.
Maka dari itu, penting untuk mengetahui penyebab dan gejala benjolan di sekitar ketiak agar dapat mengidentifikasi masalah kesehatan dalam tubuh yang menyebabkan kondisi tersebut. Mari simak informasi seputar benjolan pada ketiak selengkapnya melalui artikel berikut ini.
Apakah Benjolan di Ketiak Berbahaya?
Pada umumnya, benjolan di ketiak tidak berbahaya. Namun, ada kalanya benjolan tersebut merupakan tanda dari suatu gangguan kesehatan yang cukup serius. Oleh karena itu, dibutuhkan penegakkan diagnosis oleh dokter untuk dapat memastikan seberapa berbahayanya benjolan di sekitar ketiak tersebut.
Pengawasan khusus dan penanganan medis oleh dokter perlu dilakukan apabila:
-
Benjolan tidak kunjung hilang setelah dua minggu.
-
Benjolan menjadi semakin besar seiring waktu, terutama jika pembesaran benjolan terjadi dalam waktu yang cepat.
-
Benjolan terasa kasar dan sakit ketika disentuh.
-
Benjolan tumbuh kembali setelah diangkat sebelumnya.
-
Munculnya benjolan yang disertai dengan demam dan tanda-tanda infeksi lainnya.
Penyebab Benjolan di Ketiak
Benjolan di ketiak bisa dialami oleh pria dan wanita tanpa terkecuali. Benjolan biasanya muncul sebagai tanda dari pembengkakan kelenjar getah bening yang terdapat di ketiak akibat memproduksi banyak sel-sel imun tubuh untuk melawan infeksi bakteri, virus, atau kuman lainnya.
Adapun beberapa faktor lain yang dapat memicu timbulnya benjolan di sekitar ketiak adalah:
-
Infeksi virus, seperti influenza dan mononucleosis.
-
Tumor jinak, seperti fibroadenoma payudara.
-
Tumor ganas (kanker), seperti limfoma, kanker payudara, sarkoma jaringan lunak, leukemia, dan lain-lain.
-
Cedera karena peregangan tubuh yang berlebihan atau kecelakaan.
-
Penumpukan lemak berlebih yang menyebabkan lipoma.
-
Gangguan autoimun seperti lupus yang dapat menyebabkan peradangan kelenjar getah bening.
-
Reaksi alergi terhadap obat-obatan atau makanan tertentu.
-
Efek samping setelah dilakukan vaksinasi yang merupakan respons dari sistem imun tubuh.
-
Masalah yang muncul karena folikel rambut tersumbat oleh sel-sel kulit mati, seperti kista, rambut tumbuh ke dalam (ingrown hair), folikulitis, bisul, hidradenitis suppurativa, dan lain-lain.
-
Gangguan atau penyakit kulit, seperti lipoma, impetigo, ruam kulit, iritasi kulit akibat mencukur, skin tag, dan lain-lain.
Gejala Benjolan di Ketiak
Benjolan yang biasa ditemukan di area ketiak umumnya memiliki gejala yang berbeda-beda, tergantung dari penyebab yang mendasarinya. Namun, beberapa gejala yang sering kali dialami oleh penderita dengan benjolan di ketiak adalah sebagai berikut:
-
Rasa gatal di area benjolan.
-
Kemerahan di area kulit ketiak.
-
Lengan yang membengkak.
-
Sensasi terbakar di area ketiak.
-
Memar di area ketiak yang bukan diakibatkan oleh kontak langsung dengan benda keras.
-
Muntah.
-
Demam.
-
Nafsu makan dan berat badan menurun.
-
Membesarnya kelenjar getah bening di area tubuh lain.
-
Benjolan membesar saat melakukan aktivitas fisik dan mengecil saat beristirahat.
-
Benjolan berisi nanah dan bergerak sedikit ketika ditekan.
-
Benjolan yang muncul di payudara menjelang atau pada saat menstruasi dan hilang saat menstruasi selesai.
Diagnosis Benjolan di Ketiak
Jika benjolan di ketiak tidak kunjung hilang dan menyebabkan sejumlah gejala berlebihan yang mengganggu aktivitas sehari-hari, segera konsultasikan hal tersebut dengan dokter untuk dilakukan pemeriksaan. Proses penegakkan diagnosis akan dimulai dengan melakukan wawancara medis (anamnesis) dengan pasien untuk mengetahui keluhan serta riwayat kesehatan pasien secara keseluruhan.
Setelah itu, dokter akan melanjutkannya dengan melakukan pemeriksaan fisik, seperti:
-
Pemeriksaan di area sekitar ketiak, termasuk leher, lengan, dada, dan kepala.
-
Mengecek ukuran, konsistensi, dan pergerakan benjolan.
-
Pemeriksaan untuk mengecek perubahan pada kulit di sekitar benjolan, seperti warna dan tekstur kulit.
Di samping mengecek kondisi fisik, dokter pun akan merekomendasikan tes-tes penunjang untuk mengidentifikasi penyebab benjolan di ketiak secara akurat melalui:
Pengobatan untuk Benjolan di Ketiak
Apabila ditemukan benjolan di ketiak, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mengamatinya secara mandiri. Benjolan tersebut kemungkinan besar tidak berbahaya bila hilang dengan sendirinya dan tidak muncul lagi dalam waktu lama. Namun, jika benjolan terasa nyeri, tumbuh dengan cepat, memengaruhi kulit sekitarnya, dan tidak menghilang dalam waktu yang lama, segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang diperlukan.
Berikut adalah beberapa pengobatan dan cara mengatasi benjolan di ketiak yang umumnya direkomendasikan oleh dokter:
-
Kompres hangat dan konsumsi obat antiinflamasi nonsteroid untuk meredakan rasa nyeri.
-
Obat antibiotik untuk meredakan pembengkakan akibat infeksi.
-
Kemoterapi atau radioterapi untuk benjolan yang merupakan kanker.
-
Operasi pengangkatan benjolan apabila benjolan tersebut adalah tumor jinak maupun ganas, lipoma, atau kista yang berukuran besar.
Pencegahan Benjolan di Ketiak
Seperti yang telah dijelaskan, benjolan pada ketiak umumnya tidak berbahaya. Namun, tidak menutup kemungkinan apabila kondisi tersebut menjadi salah satu gejala dari penyakit serius. Untuk menghindari munculnya benjolan di ketiak, langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut:
-
Menerapkan gaya hidup sehat.
-
Menjaga kebersihan tubuh dengan mandi secara rutin minimal dua kali sehari.
-
Menjalani program diet yang sehat.
-
Olahraga dengan teratur untuk mengurangi lemak dalam tubuh.
-
Menghindari penggunaan kosmetik yang mengandung bahan aluminium untuk ketiak.
-
Melakukan medical check up secara rutin apabila memiliki riwayat tumor atau kanker.
Penting untuk diingat bahwa informasi di atas bertujuan untuk edukasi semata dan tidak dapat menggantikan diagnosis resmi serta saran perawatan dari tenaga medis profesional. Beberapa penyebab serta gejala yang disebutkan juga tidak secara spesifik mewakili kondisi benjolan pada ketiak karena mungkin mengindikasikan kondisi lainnya.
Oleh karena itu, apabila Anda mengalami gejala-gejala yang berkaitan dengan kondisi ini, seperti munculnya benjolan di area ketiak disertai rasa gatal dan sensasi terbakar yang tak kunjung menghilang, segera kunjungi Dokter Spesialis Penyakit Dalam di Siloam Hospitals terdekat untuk memperoleh diagnosis serta penanganan yang tepat.
Sebagai informasi, tahapan pemeriksaan dan tindakan medis yang dijalani terkait kondisi ini akan disesuaikan dengan ketersediaan fasilitas kesehatan sehingga mungkin berbeda di setiap rumah sakit. Tenaga medis profesional akan memastikan seluruh tahapan pemeriksaan dan pengobatan telah sesuai dengan kondisi medis spesifik pasien.
Anda dapat menggunakan aplikasi MySiloam untuk mengakses berbagai fitur kesehatan, mulai dari melihat jadwal dokter, membuat janji temu dengan dokter terkait, hingga memantau hasil pemeriksaan secara online. Mari unduh aplikasi MySiloam dan nikmati berbagai fitur untuk mempermudah perjalanan kesehatan Anda.
Artikel Terkait
Dokter Kami
Siloam Hospitals Makassar
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Putera Bahagia
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Denpasar
Tersedia :
Tersedia hari ini
TERPOPULER
Full Blood Count (CBC + DIFF + LED) / Hematologi Lengkap
Darah, Imunologi, Infeksi
1 Service/Item
Rp113.400
TERPOPULER
Complete Blood Count (HB, HT, E, LEUKOCYTE, PLATELET, MCV, MCH, MCHC) / Hematologi Rutin
Darah
1 Service/Item
Rp90.900
TERPOPULER
Rontgen Sendi Bahu
Rontgen / X-Ray
Rp353.000
TERPOPULER
MRI Sendi Bahu/Shoulder Non-Kontras (1 Sisi)
MRI / MRA
Rp2.870.000







