Kesehatan Tubuh
Mengenal Rheumatologist, Peran, dan Penyakit yang Ditangani

Table of Contents
Dokter subspesialis reumatologi atau rheumatologist adalah dokter yang telah menjalani pendidikan subspesialis dalam bidang reumatologi. Secara umum, rheumatologist dapat menangani penyakit radang sendi, serta kondisi lain, seperti masalah tendon, otot, dan ligamen. Mari simak informasi lebih lanjut mengenai rheumatologist melalui ulasan di bawah ini.
Apa itu Rheumatologist?
Seperti yang sudah dijelaskan, rheumatologist adalah dokter spesialis penyakit dalam yang telah menjalani pendidikan lanjutan (subspesialis) untuk menangani kondisi muskuloskeletal (otot dan tulang) dan kondisi autoimun sistemik yang dikenal juga sebagai penyakit rematik. Penyakit ini dapat memengaruhi sendi, otot, dan tulang, yang menyebabkan nyeri, pembengkakan, kekakuan, hingga kelainan bentuk sendi.
Di Indonesia, rheumatologist memiliki gelar Sp.PD, Subsp.R (dulu dikenal sebagai Sp.PD-KR). Untuk mendapatkan gelar tersebut, seseorang harus menjalani sekolah kedokteran umum selama kurang lebih 4 tahun. Kemudian, dilanjutkan dengan program profesi selama 2 tahun dan program internsip selama 1 tahun.
Selanjutnya, dokter umum diharuskan untuk menjalani pendidikan spesialis penyakit dalam selama 4,5–5 tahun, tergantung institusi masing-masing. Setelah itu, agar bisa menjadi rheumatologist, diperlukan pendidikan tambahan (subspesialisasi) dalam bidang reumatologi selama 1–2 tahun.
Kondisi yang Ditangani Rheumatologist
Rheumatologist dapat mendiagnosis, mengobati, dan mengelola berbagai macam kondisi, termasuk gangguan peradangan (rematik) yang memengaruhi otot, sendi, dan tulang, dan penyakit jaringan ikat yang memengaruhi struktur pendukung, seperti ligamen atau tendon, serta penyakit autoimun.
Secara lebih spesifik, beberapa jenis penyakit (baik yang berkaitan dengan sendi, tendon, otot, atau penyakit menurun) yang umumnya ditangani oleh rheumatologist adalah sebagai berikut:
a. Masalah sendi:
b. Masalah tendon:
-
Patellar tendonitis.
-
De Quervain’s tendinosis.
-
Masalah rotator cuff (sekelompok tendon dan otot yang mengelilingi bahu).
c. Masalah otot:
-
Miopati.
-
Rhabdomyolysis.
d. Penyakit kompleks lainnya:
Tindakan Medis yang Dilakukan Rheumatologist
Tindakan rheumatologist umumnya dimulai dengan proses anamnesis (wawancara medis) untuk mengetahui gejala dan riwayat medis lengkap pasien, termasuk keluarganya. Pasalnya, riwayat kesehatan keluarga sangat penting dalam mendiagnosis penyakit rematik. Rheumatologist juga dapat melakukan pemeriksaan fisik untuk mencari tanda dan gejala yang bisa memberikan petunjuk mengenai penyebab keluhan pasien.
Rheumatologist juga dapat meminta tes laboratorium tambahan, tes pencitraan, dan tes lain yang diperlukan dalam mendiagnosis masalah pada pasien. Selain itu, beberapa perawatan yang bisa diberikan oleh rheumatologist adalah sebagai berikut:
-
Meresepkan obat-obatan, seperti kortikosteroid, NSAID, dan imunosupresan.
-
Mmeberikan suntikan di sendi atau tendon.
-
Memberikan rujukan untuk fisioterapi atau terapi okupasi.
-
Memberikan rujukan ke spesialis lain, misalnya ke dokter bedah ortopedi untuk prosedur bedah guna memperbaiki atau mengganti sendi yang sakit.
Selama janji temu, rheumatologist juga bisa menangani kondisi berulang pada pasien atau memberikan informasi mengenai obat-obatan, mekanisme penanganan, teknik untuk mencegah komplikasi atau mengembalikan fungsi tubuh, serta cara meningkatkan kualitas hidup pasien.
Kapan Harus Mengunjungi Rheumatologist
Anda disarankan mengunjungi rheumatologist atau dokter spesialis reumatologi apabila memiliki keluarga dengan riwayat penyakit rematik atau penyakit autoimun. Selain itu, jangan tunda untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis reumatologi bila memiliki kondisi tertentu yang perlu diobati atau kondisi tersebut menimbulkan gejala yang muncul tiba-tiba dan memburuk dengan cepat. Kondisi dan gejala tersebut, di antaranya:
-
Kekakuan sendi, terutama yang memburuk saat bangun tidur.
-
Nyeri hebat berulang pada sendi yang tidak membaik dengan obat-obatan biasa.
-
Penurunan fungsi sendi hingga sulit digerakkan.
-
Perubahan bentuk sendi.
-
Kelelahan berlebihan.
-
Ruam merah di kedua pipi (butterfly rash).
-
Penurunan berat badan tiba-tiba.
-
Dermatitis (peradangan atau iritasi di kulit).
-
Mata kering.
-
Mulut kering.
-
Kelelahan.
Itu dia penjelasan mengenai rheumatologist yang penting untuk dipahami. Apabila Anda mengalami sejumlah kondisi yang mengarah pada penyakit radang sendi, segera konsultasikan dengan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Subspesialis Reumatologi di Siloam Hospitals terdekat. Bersama Siloam Hospitals, Anda juga dapat memperoleh penanganan lebih lanjut sesuai dengan kondisi tubuh.
Sebagai informasi, tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang direkomendasikan oleh dokter bisa berbeda-beda di setiap rumah sakit, tergantung dari fasilitas yang tersedia. Kendati demikian, tenaga medis akan memastikan tahapan pemeriksaan dan pengobatan telah sesuai dengan kondisi medis setiap pasien.
Bila ingin membuat janji temu dengan dokter terkait, Anda bisa memanfaatkan fitur yang tersedia di aplikasi MySiloam. Melalui aplikasi ini, Anda juga dapat melihat riwayat kesehatan secara virtual. Mari unduh aplikasi MySiloam sekarang untuk menikmati berbagai fitur yang memudahkan perjalanan kesehatan Anda.
Sumber
Cleveland Clinic. Rheumatologist. Diakses pada 2024 | American College of Rheumatology. Rheumatologist. Diakses pada 2024 | Hospital for Special Surgery (HSS). What Is a Rheumatologist and What Conditions Do They Treat?. Diakses pada 2024 |
Artikel Terkait
Dokter Kami
Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Putera Bahagia
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Kelapa Dua
Tersedia :
Tersedia hari ini






